MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for the ‘mutiara akhlak’ Category

Open your eyes by Maher Zain

Posted by Bustamam Ismail on May 4, 2011

Open Your Eyes
Look around yourselves
Can’t you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let’s start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Look inside yourselves Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | Comments Off on Open your eyes by Maher Zain

Ibarat sebatang “Pensil”

Posted by Bustamam Ismail on April 19, 2011

Dikisahkan bahwa pada awal pembuatan sebuah pensil, Si Pensil telah menerima pesan dari Sang Pembuatnya. Pesannya sebagai berikut: “Ada lima hal yang harus engkau ketahui sebelum Aku mengirimkanmu untuk berkarya. Ingatlah kelima hal itu, maka Engkau akan menjadi pinsil yang terbaik”

Apa kelima hal itu?.

Pertama: Bahwa Engkau akan mampu membuat karya-karya besar hanya bila Engkau membiarkan diri mu berada di tangan seseorang “Besar” yang memegang-mu;

Kedua:     Bahwa dari waktu ke waktu, Engkau akan mengalami pengalaman yang menyakitkan yang akan mempertajam diri mu,… dan, pengalaman itu adalah tuntutan mutlak untuk menjadi pensil yang terbaik;

Ketiga:   Bahwa Engkau memiliki kemampuan untuk memperbaiki kesalahan apapun yang pernah Engkau lakukan;

Keempat:  Bahwa bagian terpenting dari diri-mu adalah sesuatu yang ada pada bagian terdalam pada dirimu;

Kelima:  Bahwa apapun kondisinya, Engkau harus terus menulis. Engkau harus tetap meninggalkan jejak dan tanda yang jelas, sekalipun dalam kondisi yang sangat sulit.

Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | 1 Comment »

Halal bi Halal menurut Budayawan Dr Umar Khayam.

Posted by Bustamam Ismail on October 21, 2010

Seorang budayawan terkenal Dr Umar Khayam (alm), menyatakan bahwa tradisi Lebaran merupakan terobosan akulturasi budaya Jawa dan Islam. Kearifan para ulama di Jawa mampu memadukan kedua budaya tersebut demi kerukunan dan kesejahteraan masyarakat. Akhirnya tradisi Lebaran itu meluas ke seluruh wilayah Indonesia, dan melibatkan penduduk dari berbagai pemeluk agama. Untuk mengetahui akulturasi kedua budaya tersebut, kita cermati dulu profil budaya Islam secara global. Di negara-negara Islam di Timur Tengah dan Asia (selain Indonesia), sehabis umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri tidak ada tradisi berjabatan tangan secara massal untuk saling memaafkan. Yang ada hanyalah beberapa orang secara sporadis berjabatan tangan sebagai tanda keakraban.

Menurut tuntunan ajaran Islam, saling memaafkan itu tidak ditetapkan waktunya setelah umat Islam menyelesaikan ibadah puasa Ramadan, melainkan kapan saja setelah seseorang merasa berbuat salah kepada orang lain, maka dia harus segera minta maaf kepada orang tersebut. Bahkan Allah SWT lebih menghargai seseorang yang memberi maaf kepada orang lain (Alquran Surat Ali Imran ayat 134).

Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | Leave a Comment »

Joseph Cohen(Yahudi Amerika) Menemukan Islam di Gaza

Posted by Bustamam Ismail on October 13, 2010

Ketika memutuskan pindah ke Israel sekitar sepuluh tahun lalu, Joseph Cohen, seorang Yahudi asal Amerika Serikat, hanya berkeinginan untuk menerapkan ajaran Yudaisme yang lebih baik. Dia sangat yakin, hijrah dirinya itu akan membuat keyakinan agamanya kian tebal.

Pindah dari Amerika, Cohen kemudian menetap di pemukiman Yahudi di Gush Qatif di Gaza, sebelum wilayah itu ditinggal pergi oleh tentara Israel pada 2005. Setelah tiga tahun menetap di rumah barunya, tanpa diduga, Cohen bertemu dengan seorang Syaikh asal Uni Emirat Arab. Pertemuan itu ternyata membuka pintu dialog antara dirinya dengan tokoh Muslim tersebut.

Keduanya lantas asik terlibat dalam dialog teologi meski dijalin secara berjauhan melalui internet. Rupanya, dialog itu secara perlahan menuntun Cohen pada cahaya Islam. Hatinya seperti mulai terbuka untuk menerima hidayah. Hingga kemudian, dia benar-benar memutuskan untuk mengucap dua kalimat syahadat setelah yakin akan kebenaran Islam yang disampaikan oleh Syaikh itu melalui proses dialog. Bahkan tanpa ragu, dia kemudian mengganti namanya dengan Yousef al-Khattab.

Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | 8 Comments »

Pentingnya Ilmu Sebelum Berkata dan Beramal

Posted by Bustamam Ismail on October 5, 2010

Pertama-tama, marilah kita tingkatkan kualitas taqwa kita pada Allah dengan berupaya maksimal melaksanakan apa saja perintah-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul saw. Pada waktu yang sama kita dituntut pula untuk meninggalkan apa saja larangan Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul Saw. Hanya dengan cara itulah ketakqawaan kita mengalami peningkatan dan perbaikan….

Selanjutnya, shalawat dan salam mari kita bacakan untuk nabi Muhammad Saw sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur’an :

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat atas Nabi (Muhammad Saw). Wahai orang-orang beriman, ucapkan shalawat dan salam atas Nabi (Muhammad) Saw. ( Al-Ahzab : 56) Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | 4 Comments »

DAMPINGILAH AKU SELAMANYA…..

Posted by Bustamam Ismail on June 19, 2010

Disebuah rumah sederhana yang asri tinggal sepasang suami istri yang sudah memasuki usia senja. Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yang telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yang mapan. Sang suami merupakan seorang pensiunan sedangkan istrinya seorang ibu rumah tangga.

Suami istri ini lebih memilih untuk tetap tinggal dirumah mereka menolak ketika putra-putri mereka menawarkan untuk ikut pindah bersama mereka. Jadilah mereka, sepasang suami istri yang hampir renta itu menghabiskan waktu mereka yang tersisa dirumah yang telah menjadi saksi berjuta peristiwa dalam keluarga itu. Suatu senja ba’da Isya disebuah mesjid tak jauh dari rumah mereka, sang istri tidak menemukan sandal yang tadi dikenakannya kemesjid tadi. Saat sibuk mencari, suaminya datang menghampiri

Read the rest of this entry »

Posted in cerita, mutiara akhlak | 10 Comments »

Belajar Adab, dengan Adab Sunnah Rasulullah saw

Posted by Bustamam Ismail on June 11, 2010

Kadang beranggapan,di dalam kamar sendiri dan mau lakukan apa saja tak ada siapapun yang lihat, didalam kamar laki2 dan perempuan bukan mahram,beranggapan tak ada siapapun yang lihat jadi bebas melakukan apa saja. Salah besar anggapan itu.karena itu hanya anggapan orang tak bertuhan. ALLAH selalu melihat kita,dimanapun itu,didalam lub…ang semut sekalipun,ditempat paling gelap sekalipun. Berzina dilihat Allah, walaupun ditempat tersembunyi.jangan berfikir Allah tak melihat.malaikat tak melihat. Orang zina untuk apa dilihat,yang hanya akan menghasilkan dosa dan mengeraskan hati kita.hanya akan merusak hati dan fikiran kita. Kalau penasaran?masih banyak hal baik yang harusnya kita lebih penasaran,yaitu ilmu agama.lebih baik kejar ilmu agama,di amalkan,amalnya bisa bantu kita,insyaAllah bisa lewati siksa kubur. Syaitan itu pandai menghasut manusia,jangan sampai kita kalah pada syaitan,kita ini manusia lebih mulia dari syaitan,jangan mau ikuti hasutan syaitan,dan jangan mau mengalah pada syaitan.

Posted in mutiara akhlak | 2 Comments »

Kalau ingin mensyukuri Nikmat Tuhan, Janganlah Bandingkan pendapatan kita dengan teman lainnya

Posted by Bustamam Ismail on June 2, 2010

“Lihatlah orang yang dibawah kita ,kita akan bersyukur, Memandang orang di atas kita,kita akan kecewa” ( muatiara -al-Hadits)

Membandingkan-bandingkan jumlah penghasilan dengan rekan sekantor atau anggota keluarga bisa menyebabkan perasaan tidak bahagia yang memicu stres.

Studi menganalisa data 19 ribu responden dari 24 negara di Eropa menemukan tiga perempat karyawan menganggap penting mengetahui gaji orang lain dan membandingkan pendapatan mereka dengan orang lain.

Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | Leave a Comment »

Menjadi Islam Kaffah dengan Muamalah yang Islami(Kafah Dan Kepasrahan)

Posted by Bustamam Ismail on May 30, 2010

Allah SWT telah berfirman yang artinya “Hai orang -orang yang beriman masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah, kepasrahan dan totalitas“. Ayat ini menegaskan kepada kita bahwa dalam hal beragama kita tidak boleh setengah-setengah, begitu pula dalam memeluk agama Islam, segala aktivitas kita dalam keseharian harus mengacu kepada nilai-nilai Islam. Read the rest of this entry »

Posted in Fikih, mutiara akhlak | 3 Comments »

Nasehat Rumah Tangga

Posted by Bustamam Ismail on April 17, 2010

1. KETIKA AKAN MENIKAH
Janganlah mencari isteri, tetapi carilah ibu bagi anak-anak kita Janganlah mencari suami, tetapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR
Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH
Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN
Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendo’akan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do’a mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA
Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA
Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG
Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.
Cintailah isteri atau suami anda 100%

Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | 1 Comment »