MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Ibarat sebatang “Pensil”

Posted by Bustamam Ismail on April 19, 2011

Dikisahkan bahwa pada awal pembuatan sebuah pensil, Si Pensil telah menerima pesan dari Sang Pembuatnya. Pesannya sebagai berikut: “Ada lima hal yang harus engkau ketahui sebelum Aku mengirimkanmu untuk berkarya. Ingatlah kelima hal itu, maka Engkau akan menjadi pinsil yang terbaik”

Apa kelima hal itu?.

Pertama: Bahwa Engkau akan mampu membuat karya-karya besar hanya bila Engkau membiarkan diri mu berada di tangan seseorang “Besar” yang memegang-mu;

Kedua:     Bahwa dari waktu ke waktu, Engkau akan mengalami pengalaman yang menyakitkan yang akan mempertajam diri mu,… dan, pengalaman itu adalah tuntutan mutlak untuk menjadi pensil yang terbaik;

Ketiga:   Bahwa Engkau memiliki kemampuan untuk memperbaiki kesalahan apapun yang pernah Engkau lakukan;

Keempat:  Bahwa bagian terpenting dari diri-mu adalah sesuatu yang ada pada bagian terdalam pada dirimu;

Kelima:  Bahwa apapun kondisinya, Engkau harus terus menulis. Engkau harus tetap meninggalkan jejak dan tanda yang jelas, sekalipun dalam kondisi yang sangat sulit.

 Demikian, Si Pinsil memahami dan berjanji akan selalu mengingatnya, kemudian masuk ke dalam kotaknya dengan penuh pemahaman akan tujuan Sang Pembuatnya, untuk segera dikirim guna melakukan karyanya.

Sekarang. … Gantilah “pinsil” tersebut dengan “nama Anda” sendiri, dan ingat pula selalu,… jangan pernah melupakan isi pesan tersebut, maka Anda akan menjadi seorang pribadi terbaik.

 Pertama, Anda akan mampu membuat hal-hal yang besar jika Anda membiarkan diri Anda selalu berada dalam tuntunan Yang Maha Pencipta; serta membiarkan sesama untuk mengakses talenta yang ada pada diri Anda.

Kedua, dari waktu ke waktu di dalam kehidupan Anda,.. Anda akan mengalami berbagai pengalaman yang menyakitkan melalui kesulitan-kesulitan dan masalah. Tetapi pengalaman-pengalaman itu memang Anda butuhkan untuk mengembangkan diri agar anda bisa menjadi pribadi yang kokoh, tegar, berkemampuan.

Ketiga, bahwa Anda memiliki kemampuan untuk memperbaiki kesalahan yang pernah Anda perbuat, dan melalui upaya perbaikan itu Anda akan tumbuh berkembang ke arah yang lebih baik.

Keempat, bahwa bagian terpenting dari diri Anda adalah bagian terdalam dari jati diri Anda, yaitu ruh dan hati nurani Anda.

Kelima, bahwa pada setiap jalan kehidupan yang Anda lalui, Anda harus dapat selalu meninggalkan hasil karya yang jelas dan bermakna.  Bagaimanapun situasinya, Anda harus terus mengabdi kepada Yang Maha Pencipta,  ya,..dalam segala hal.

 Demikian, setiap orang diciptakan secara unik untuk tujuan tertentu.

 Dengan memahami dan mengingat akan tujuan hidup kita di dunia, marilah kita lanjutkan panggilan profesi kita masing-masing, baik sebagai pegawai, sebagai Guru dan juga selaku Orantua, dengan penuh makna menjalin hubungan kerjasama yang erat dengan sesama kita, dan terus berkarya demi pengabdian  kepada Tuhan Yang Maha Pencipta, karena Anda diciptakan untuk melakukan hal-hal yang besar.

 Selamat berkarya, semoga Tuhan selalu beserta Anda.

Sumber Joko Suharto

One Response to “Ibarat sebatang “Pensil””

  1. aimans1172 said

    Masya Allah sebuah perumpaman yang mendorong diri untuk tetap berprestasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: