MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Salah satu Mukjizat Al-Qur’an

Posted by Bustamam Ismail on September 2, 2011

Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Quran, ditegaskan bahwa masing-masing bergerak dalam orbitnya atau garis edarnya masing-masing.

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS Al-Anbiyaa: 33).

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu: “Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS Yasin :38).

Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Quran ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu kilometer per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex.

Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.

Sebagaimana komet-komet lain di alam raya, seperti komet Halley juga bergerak mengikuti orbit atau garis edarnya yang telah ditetapkan. Komet ini memiliki garis edar khusus dan bergerak mengikuti garis edar ini secara harmonis bersama-sama dengan benda-benda langit lainnya.

Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan garis edar seperti ini dinyatakan dalam Al Quran sebagai berikut: “Demi langit yang mempunyai jalan-jalan.” (QS Adz-Dzaariyat: 7).

Terdapat sekitar 200 miliar galaksi di alam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang. Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet dan sebagian besar planet-planet ini mempunyai bulan. Semua benda langit tersebut bergerak dalam garis peredaran yang diperhitungkan dengan sangat teliti.

Selama jutaan tahun masing-masing seolah ‘berenang’ sepanjang garis edarnya dalam keserasian dan keteraturan yang sempurna bersama dengan yang lain. Selain itu sejumlah komet juga bergerak bersama sepanjang garis edar yang ditetapkan baginya.

Semua benda langit termasuk planet, satelit yang mengiringi planet, bintang dan bahkan galaksi, memiliki orbit atau garis edar mereka masing-masing. Semua orbit ini telah ditetapkan berdasarkan perhitungan yang sangat teliti dengan cermat. Yang membangun dan memelihara tatanan sempurna ini adalah Allah, pencipta seluruh sekalian alam.

Garis edar di alam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda-benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan pada kecepatan luar biasa dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terencana. Selama pergerakan ini, tak satupun dari benda-benda angkasa ini memotong lintasan yang lain atau bertabrakan dengan lainnya. Bahkan telah teramati bahwa sejumlah galaksi berpapasan satu sama lain tanpa satu pun dari bagian-bagiannya saling bersentuhan.

Dapat dipastikan bahwa pada saat Al Quran diturunkan manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun teknologi canggih untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer. Tidak pula pengetahuan fisika ataupun astronomi modern. Karenanya saat itu tidaklah mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa ‘dipenuhi lintasan dan garis edar’ sebagaimana dinyatakan dalam ayat tersebut. Akan tetapi hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam Al Quran yang diturunkan pada saat itu: karena Al Quran adalah firman Allah.

Sumber: Republika

Advertisements

3 Responses to “Salah satu Mukjizat Al-Qur’an”

  1. elfan said

    Salah satu yang juga mukjizat Nabi Muhammad SAW adalah tidak dianugerahi Allah SWT anak lelaki yang sampai mempunyai ‘keturunan’. Anak beliau yang mempunyai keturunan hanyalah anak perempuan seperti Bunda Fatimah dengan suaminya Saidina Ali bin Abi Thalib.

    Kalau merujuk pada ajaran Islam bahwa keturunan itu dilihat dari jalur ‘lelaki’, hal ini sesuai dengan QS. 33:4-5. Jadi ‘jalur’ nasab Saidina Muhammad SAW itu putus dan yang ada dari Bunda Fatimah bukanlah jalur nasabnya. Saidina Hasan dan Husein jelas bernasab pada Saidina Ali bin Abi Thalib. Sementara Saidina Ali bin Abi Thalib bukanlah keturunan’ Saidina Muhammad atau juga bukan sebagai ‘ahlul bait’-nya.

    Dengan demikian, istilah ‘keturunan nabi’ itu sebenarnya tidak dikenal dalam Al Quran. Karena kewenangan pengangkatn seorang nabi itu adalah haknya Allah SWT dan itu hanya melekat pada diri orang yang diangkat serta tidak bisa diwariskan atau diketurunkan. Kalau pun ada istilah keturunan Nabi Muhammad SAW maka istilahnya bukan keturunan nabi tapi —keturunan Muhammad—- saja. Dan jika istilah ini digunakan maka sesuai dengan makna Al Quran tadi, maka juga tidak ada ‘keturunan Muhammad’ karena beliau tidak ada anak lelaki yang sampai berkeluarga.

  2. Hari said

    Al Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab yg memiliki simbol huruf dan angka yang pertama itu SAMA.
    Huruf pertamanya adalah ALIF, simbolnya adalah I
    Angka 1 simbolnya juga 1
    Di sinilah terjadinya SATUnya simbol huruf dan angka pada huruf pertama dan angka 1

    Kita tahu bahwa dgn kesamaan huruf dan angka ini menandakan simbolisasi bagi soal keilmuan. Suatu sinergitas antara kata kata dengan matematika yang merupakan kekuatan TERBESAR dalam PENGEMBANGAN keilmuan.

    Kedua,
    Wahyu pertama adalah Iqro’ yg artinya BACALAH yg terdapat pada Surat Al Alaq yaitu Surat 96
    Kitab Suci Umat Islam namanya Al Qur’an yg artinya BACAAN
    Terjadi RELASI bukan ? Ada perintah BACALAH … Disediakan BACAANnya yaitu Al Qur’an.

    Ketiga,
    Surat di Al Quran itu sebanyak 114 surat, dari yg pertama, Surat Al Fatihah (Surat 1) sampai dengan Surat An Naas (Surat 114)

    Kalau …
    1 + 114 = 115
    2 + 113 = 115
    3 + 112 = 115
    Dst sampai dengan
    57 + 58 = 115

    115 itu kan hasil kali antara 5 dengan 23
    115 = 5 x 23

    Tahukah bahwa …
    5 dalam urutan surat di Al Qur’an adalah Surat Al Maidah. Yg arti Al Maidah itu sendiri adalah HIDANGAN.

    Sedangkan 23, dalam urutan surat di Al Qur’an adalah Surat Al Mu’minun. Yg arti Al Mu’minun itu sendiri adalah orang ber IMAN

    Jadi … Perintah BACALAH dengan disediakannya BACAANnya berupa Al Quran, bisa dianggap sebagai HIDANGAN sehingga memakannya dalam arti MEMBACAnya sesering mungkin dengan memahami pemaknaannya akan menjadikan seseorang menjadi Mukminun dan bukankah dengan kategori MUKMINUN ini, seseorang bisa masuk SURGA ?

    57 sendiri merupakan hasil kali 3 x 19
    Di Al Quran, 3 itu adalah nomor surat Ali Imran yg artinya Keluarga Imran
    Sedangkan 19 adalah Surat Maryam

    Antara surat 3 dan surat 19 terkait bukan ? Dimana …Maryam ini adalah anak Imran ? Ter KORELASI lagi bukan ?

    Itulah angka angka yg ter KORELASI. Bagaimana mungkin itu terjadi kalau bukan dari YANG MAHA yaitu Allah SWT ?

    Itulah salah satu RAHASIA dibalik penomoran surat yg ada dan RAHASIA RAHASIA lainnya bisa diungkap melalui angka angka penomoran ini.

    Diantaranya …

    Lihatlah S Al Baqarah ayat 23 dan ayat 24 ( S 2 : 23 – 24)
    Ayat 23
    Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah[31] satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

    Ayat 24
    Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) – dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir.

    Note (31) …
    Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Quran itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastera dan bahasa karena ia merupakan mukjizat Nabi Muhammad s.a.w.

    Coba dicermati ayat 23 dan 24 tsb. Bukankah kalau 23 + 24 = 47 ? Dan 47 adalah nomor surat Muhammad ? Dan kalau hal ini diteruskan maka sebelum surat 47 tersebut masih ada 46 surat sebelumnya dan 4 diantaranya adalah surat dengan nama nama Nabi.

    Surat 10 … Surat Yunus (Nabi Yunus)
    Surat 11 … Surat Hud (Nabi Hud)
    Surat 12 … Surat Yusuf (Nabi Yusuf)
    Surat 14 … Surat `Ibrahim (Nabi Ibrahim)

    Kalau 10 + 11 + 12 + 14 = 47 yg itu adalah nomor surat Muhammad. Lho kok ?

    Juga …
    Coba di lihat pada surat An Nahl … (Surat Lebah)
    Surat An Nahl ini adalah Surat yg ke 16. Jumlah ayatnya adalah 128. Hal ini bisa juga di lihat dari sisi lain, seperti

    16 = 2^4
    128 = 2^7

    Kalau pangkat 4 dan pangkat 7 digabung maka akan menjadi 47 dan bukankah 47 itu adalah nomor surat Muhammad ?

    Lebah atau Tawon ini, makanannya adalah sari sari bunga dan yg dikeluarkan adalah MADU. Dari sisi INPUT, yg dimasukan adalah sesuatu yg bernilai tinggi. Sedangkan dari sisi Output, yg dihasilkan adalah MADU yg MANFAATnya adalah begitu banyaknya bagi kebutuhan manusia.

    Bisa juga di lihat pada …
    Angka 96 itu kalau difaktorkan maka angka angka faktornya adalah 2 dan 3 saja.

    Kalau pemfaktorannya dimulai dengan angka 2 maka akan terlihat …

    96 : 2 = 48 dan 48 itu adalah nomor surat Al Fath yg artinya KEMENANGAN
    Bukankah kalau orang yang banyak BACA atas banyak hal, baik yg terSURAT maupun yang terSIRAT dan BERANI mengIMPLEMENTASIKANnya dalam dunia NYATA akan mendapatkan KEMENANGAN ?

    48 : 2 = 24 dan 24 itu adalah nomor surat An Nuur yg artinya CAHAYA
    Bukankah bagi PEMENANG terlihat berSINAR atau berCAHAYA ? Bukankah The WINNER itu sangat JAUH BEDAnya dengan The LOOSER ?

    24 : 2 = 12 dan 12 itu adalah nomor surat YUSUF yg artinya Nabi Yusuf
    Bukankah setiap PEMENANG itu menjadi MENARIK ? Sebagaimana menariknya Nabi YUSUF ?

    12 : 2 = 6 dan 6 itu adalah nomor surat Al Anam yg artinya BINATANG TERNAK
    Bukankah dengan KEMENANGAN itu maka kepemilikan binatang ternak menjadi MUDAH ?

    6 : 2 = 3 dan 3 itu adalah nomor surat Ali IMRAN yg artinya Keluarga Imran
    Bukankah BASIS kesuksesan itu berangkat dari KELUARGA ? Sebagaimana Keluarga Imran ?

    3 : 3 = 1 dan 1 itu adalah nomor surat Al FATIHAH yg artinya PEMBUKAAN
    Bukankah pada surat Al FATIHAH ini terSIRAT akan laku dan KOMITMEN seorang individu untuk SUKSES DUNIA AKHIRAT ?

    Terus
    Kalau di mulai dengan angka 3 maka hasilnya adalah …
    96 : 3 = 32 dan 32 itu adalah nomor surat As SAJDAH yg artinya Sujud
    Bukankah orang yg BANYAK BACA berarti banyak ILMUnya sehingga merunduklah dia bahkan sampai bersujud atas semakin banyaknya ketidak tahuannya atas banyak hal ?

    32 : 2 = 16 dan 16 itu adalah nomor surat An NAHL yg artinya LEBAH atau TAWON
    Bukankah perihal TAWON ini berkebalikan dengan LALAT, dimana kalau LALAT dikenakan pengertian GIGO (Garbage Input Garbage Output), sedangkan pada TAWON adalah sebaliknya yaitu apa apa yg menjadi inputan bagi dirinya adalah sesuatu yg ber NILAI TINGGI sehingga OUTPUTnyapun juga berNILAI TINGGI yaitu MADU.

    16 : 2 = 8 dan 8 itu adalah nomor surat Al ANFAL yg artinya RAMPASAN PERANG
    Bukankah harta RAMPASAN PERANG itu PEMENANG lah yang mendapatkannya ? Bukan sebaliknya yaitu si KALAH PERANG ?

    8 : 2 = 4 dan 4 itu adalah nomor surat An NIISAA’ yg artinya Wanita
    Bukankah harta RAMPASAN PERANG yg sering diambil pertama adalah WANITA ?

    4 : 2 = 2 dan 2 itu adalah nomor surat Al BAQARAH yg artinya Sapi Betina
    Bukankah daging sapi betina yang MUDA, TIDAK berCACAT dan TIDAK PERNAH bekerja membajak sawah adalah ter ENAK ?

    2 : 2 = 1 dan 1 itu adalah nomor surat Al FATIHAH yg artinya PEMBUKAAN
    Sebagaimana yg telah disampaikan di atas bahwa bukankah pada surat Al FATIHAH ini terSIRAT akan laku dan KOMITMEN seorang individu untuk SUKSES DUNIA AKHIRAT ?

    Itulah yg bisa di OTAK ATIK dalam rangka pengungkapan suatu MAKSUD dari yang terSIRAT agar dapat MENEGUHKAN orang orang berIMAN u- MENAPAK di JALAN Allah yang SARAT dengan GODAAN dan TANTANGAN …

    Kalau itu BENAR maka itu semata mata dari Allah SWT, tapi kalau SALAH maka itu adalah KESALAHAN PERSONAL.

  3. Hari said

    23 itu juga berarti lamanya turunnya wahyu kepada nabi Muhammad SAW yang selama 23 tahun, sedangkan 5 bisa diartikan sebagai kewajiban shalat 5 waktu dalam sehari tanpa henti sampai dengan meninggal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: