MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Asal Usul Manusia Indonesia Versi barat dan Islam!!!

Posted by Bustamam Ismail on July 7, 2011

Banyak artikel ilmiah tentang manusia piltdown, termasuk 500 tesis doktor tentangnya. Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun.

Budi Handrianto

Kandidat Doktor Pendidikan Islam, Univ Ibn Khaldun Bogor

Umumnya, di sekolah-sekolah dasar dan menengah diajarkan bahwa cikal bakal manusia Indonesia adalah manusia purba. Itu disimpulkan berdasarkan penemuan fosil-fosil manusia purba di beberapa lokasi di Jawa yang oleh para arkeolog diperkirakan berumur mulai dari 1,7 juta tahun (Sangiran) hingga 50 ribu tahun yang lalu (Ngandong).

Anggapan itu sejatinya perlu dikritisi. Fosil ini terdiri atas dua subspesies yang berbeda yaitu Homo Erectus Paleojavanicus yang lebih tua daripada Homo Soloensis. Disebutkan bahwa mereka hidup sezaman dengan manusia modern Homo Sapiens kurang lebih 50 ribu tahun lalu. Fosil-fosil manusia purba itu, katanya, merupakan nenek moyang manusia Indonesia saat ini.

Argumentasi yang digunakan adalah dengan menggunakan teori evolusi yang dicetuskan Charles Darwin, ahli biologi asal Inggris dalam bukunya yang sangat terkenal, The Origin of Species. Berdasarkan teori ini, keberadaan manusia sekarang merupakan produk dari evolusi makhluk hidup yang terjadi selama jutaan tahun yang lalu. Pada mulanya manusia berwujud seperti makhluk-makhluk purbakala yang dilukiskan mirip kera. Untuk mendukung argumen ini, dicarilah fosil-fosil manusia purba seperti yang ditemukan di Sangiran dan Ngandong.

Namun, apakah nenek moyang bangsa Indonesia memang manusia-manusia purba mirip kera dan orang utan itu? Para ahli pendukung teori evolusi manusia mengatakan, bahwa makhluk itu merupakan missing link (mata rantai yang hilang) dari ras manusia. Tetapi, bagi umat Islam dan banyak ilmuwan modern saat ini, keberadaan fosil manusia purba: diragukan. Para evolusionis (kaum yang menganut paham teori evolusi Darwin) yang memang ateis tidak punya pijakan siapa manusia pertama sehingga berasumsi, bahwa manusia yang sekarang ada merupakan perkembangan dari manusia purba.

Padahal, keberadaan manusia purba, termasuk binatang dinosaurus sudah banyak disangkal oleh para ilmuwan modern. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori manusia purba tidak benar alias tidak pernah ada. Selama ini, banyak orang mendapatkan pemahaman yang salah tentang asal usul manusia saat pendidikan dasar, ditambah dengan rekayasa film ala Hollywood yang memvisualisasi ke beradaan makhluk-makhluk zaman purba, di antaranya film Jurrasic Park. Keadaan menjadi ber tambah parah tatkala teori tentang manusia purba yang dikemukakan oleh para evolusionis ini diajarkan di sekolah-sekolah dasar dan menengah.

Para ilmuwan Barat yang sebagian besar menganut teori evolusi memasukkan Australopithecus atau ras kera yang telah punah sebagai ras nenek moyang manusia. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia. Perbedaan ini yang tidak bisa dijelaskan oleh mereka dan selanjutnya disebut dengan mata rantai yang hilang (missing link). Mata rantai yang hilang inilah yang sampai hari ini tidak pernah ditemukan bagaimana wujudnya. Kalaupun ada, tergambarkan hanyalah khayalan dan angan-angan para pendukung evolusionis.

Tatkala para evolusionis tak juga menemukan satu fosil pun yang bisa mendukung teori mereka, terpaksa mereka melakukan kebohongan. Contoh yang paling terkenal adalah manusia Piltdown yang dibuat dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia. Fosil ini telah membohongi dunia ilmu pengetahuan selama 40 tahun.

Kisahnya pada 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500 ribu tahun.

Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown di lakukan dan telah dipajang di berbagai museum sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya.

Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.

Harun Yahya, melalui bukunya, Atlas of Creation, memaparkan ratusan bukti-bukti penemuan fosil-fosil kuno hewan dan tumbuhan yang berumur jutaan tahun, dan ternyata sama persis dengan spesies sejenisnya, yang masih hidup sekarang.

Visi Islam

Visi Islam tentang sejarah manusia dipaparkan dalam alquran. Sebab, dalam pandangan Islam, alquran adalah wahyu dari Allah yang pasti kebenarannya. Alquran adalah sumber sejarah yang diyakini kebenarannya oleh umat Islam. Islam memandang, manusia bukan hanya terdiri dari unsur fisik, tetapi juga unsur jiwa (nafs). Manusia bukan hanya terdiri atas daging dan tulang belulang. Tetapi, manusia juga memiliki ruh yang berasal dari Allah.

Maka, ketika melihat sejarah manusia, seorang Muslim tidak hanya melihat sejarah manusia dari unsur daging dan tulang belulang, sebagaimana dilakukan manusia sekuler. Seorang Muslim akan melihat sejarah manusia, bukan hanya ketika ia berada di dunia, melainkan juga ketika manusia masih hidup di alam arwah. Ketika itulah manusia melakukan perjanjian azali dengan Allah: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):

“Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Benar! (Engkau Tuhan kami), kami mengambil kesaksian. (Kami lakukan yang demikian itu), agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (Keesaan Allah)”. (QS al-A’raf: 172)

Seorang Muslim tidak bersifat sekularis dan dikotomis dalam mempelajari segala sesuatu. Ayat alquran tersebut memberikan petunjuk yang jelas tentang sejarah dan asal usul manusia. Tentu saja termasuk manusia Indonesia. Maka, dengan memahami sejarah manusia seperti ini, manusia diajarkan oleh Allah agar jangan melupakan asal usulnya. Karena itulah, melalui berbagai proses pendidikan, manusia harus mampu mengantarkannya untuk mengenal Tuhannya. Jangan sampai, karena masuknya ilmu-ilmu yang salah, atau karena terjebak oleh godaan hawa nafsu, manusia tidak mampu mengenal Tuhannya.

Jadi, ketika belajar sejarah manusia, seorang muslim dibimbing untuk belajar sejarah secara komprehensif; bukan hanya melihat manusia dari unsur fisik, tetapi juga unsur ruhnya. Manusia Muslim diajak menelaah jauh ke belakang, sebagaimana yang diberitakan dalam al-Quran. Maka, tidaklah patut jika dalam melihat asal-usul manusia, yang dilihat hanya sejarah tulang belulang.

Kamis, 23 Juni 2011 pukul 14:31:00

http://koran.republika.co.id/koran/0/137651/Asal_Usul_Manusia_Indonesia

Di publikasikan oleh Ahmad Antawirya

10 Responses to “Asal Usul Manusia Indonesia Versi barat dan Islam!!!”

  1. Free Spirit said

    Its good you have your opinion. You are entitled to say that Darwin could be wrong. But how about if I said there is no proof that Mohammed spoke to God or rode to the 7th level on a beast that never existed (Bouraq)? I think its good for people to have opinions and debate, however I think many conservative religious people are too sensitive to anyone questioning their beliefs. So hopefully you are mature and wise enough to accept some criticism of your opinions. Cheers!

    • There is different language of faith with scientific language, religion based on information that provides knowledge of the divine to man the choice is called the Apostle, delivered to the people as the belief was absolute according to adherents. While the scientific language is the assumption that relative. If there is a more accurate verification of course that will be used, while the first human creation is not the field of faith. Thanks for your comment , I am happy , people think surely there must be differences in understanding

  2. fera andriani said

    saya setuju dengan artikel ini
    menurut saya teori evolusi itu BOHONG
    Karena charles darwin tidak mampu membuktikan teori – teori yang telah ia ungkapkan dan banyak kebohongan – kebohongan yang ia lakukan seperti yang telah disebutkan diatas tadi. namun saatkita ingin mempelajari tentang asal usul manusia kita tidak boleh hanya memandang dari satu sisi saja.

    • fera andriani said

      artikel ini sangat bagus, saya setuju dengan isi artikel ini
      sejak saya duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah, saya sudah belajar mengenai asal usul manusia, baik menurut Versi Barat (teori Charles Darwin) maupun Islam, terdapat banyak perbedaan antara keduanya. Dari inilah saya dapat menyimpulkan bahwa ternyata kebenaran teori Evolusi yang di kemukakan Charles Darwin masih di ragukan karena para evolusionis itu tidak memiliki pijakan mengenai siapa manusia pertama dan beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori manusia purba tidak benar alias tidak pernah ada.Sedangkan menurut Islam sudah jelas bahwa sejarah manusia dipaparkan dalam Al-Qur’an.

  3. fera andriani said

    Dengan adanya artikel ini , saya berpendapat bahwa sebagai umat islam yang mengakui dan meyakini rukun iman yang ke enam maka sudah sepantasnya kita mengakui bahwa Al Qur’an adalah satu-satunya literatur yang paling benar dan bersifat global bagi ilmu pengetahuan.

    “Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib…..” (QS. Al Baqarah (2) : 2-3)

    meskipun banyak penemuan manusia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sedemikian canggih. Misalnya penemuan Teori Evolusi yang di cetuskan oleh Charles Darwin pada tahun 1859 dalam bukunya The Origin of Species. Tetapi dalam Al Qur’an dan Hadits yang diturunkan 15 abad lalu hal ini sudah tercantum.

    Dalam Al Qur’an juga di paparkan mengenai Asal Usul Manusia.

    “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya ruh (ciptaan)-ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS. Al Hijr (15) : 28-29)

    Di dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa Adam diciptakan oleh Allah dari tanah yang kering kemudian dibentuk oleh Allah dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Setelah sempurna maka oleh Allah ditiupkan ruh kepadanya maka dia menjadi hidup. Hal ini ditegaskan oleh Allah di dalam firman-Nya :

    “Yang membuat sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah”. (QS. As Sajdah (32) : 7)

    “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”. (QS. Al Hijr (15) : 26)

    jadi, Ungkapan ilmiah dari Al Qur’an dan Hadits 15 abad silam telah menjadi bahan penelitian bagi para ahli biologi untuk memperdalam ilmu tentang organ-organ jasad manusia.

  4. bhinnekacatursilatunggalika said

    Agama Allah 110:1,2,3 siklus era globalisasi 17:104 18:99 101:4 yang dahulu disebut ilmu Adam 2:30-39, atau rasul yang ke-3 memperkuat disebut karunia 3:164 dan ilmu Adam siklus era globalisasi yang sekarang 7:27 20:117 juga disebut Aagama Allah munculnya di Indonesia sesuai dengan dalil 41:44.

    Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama Millennium ke-3 masehi.

  5. […] Nasionalisme adalah penyakit yang kekanak-kanakan. Itu adalah penyakit campak dari ras manusia […]

  6. […] Nasionalisme adalah penyakit yang kekanak-kanakan. Itu adalah penyakit campak dari ras manusia […]

  7. […] https://hbis.wordpress.com/2011/07/07/asal-usul-bangsa-indonesia-versi-manusia-purba/ […]

  8. sayyid said

    Assalamualaikum wr.wb,

    Untuk mengetahui makhluk purba ini kita harus mulai dengan penciptaan alam semesta yg telah tertera pada alquran yg berilmiah dan penuh dengan hikmah.
    “Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya…”(Q.S. AlAnbiya [21] :30)

    Dahulu sebelum penciptaan manusia yaitu Adam, langit(galaksi bima sakti) dan bumi(galaksi kita = bumi,matahari bulan,dan seluruh planit-planit pada tata surya kita) masih bersatu padu.
    pada saat ini Allah telah menciptakan makhluk( purba) tertera pada surat fushilat ayat 9/10
    Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam”.Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

    penciptaan galaksi(tata surya) kita ini termasuk kehidupan di atas bumi memerlukan waktu 4 masa,dalam waktu 4 masa ini sudah ada penghuninya(makhluk purba bukan manusia purba) kehidupan mereka berlangsung dengan 2 masa dalam keadaan yg penuh dengan bencana atas serangaan meteor-meteor yg berjatuhan pada permukaan bumi (mengingat bersatu padunya tata surya kita dan galaksi bima sakti(langit) menyebabkan belum adanya kestabilan.

    lantas berfirmanlah Allah kepada malaikat : pada surat Al Baqarah ayat 30.
    Dan ingatlah tatkala Tuhanmu berkata kepada para Malaikat:’Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi . Mereka bekata:’Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau? Tuhan berfirman:”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui ” (QS.Al-Baqarah: 30).

    Sedemikian rupa Allah telah meneruskan tujuannya untuk menciptakan alam semesta yg stabil agar manusia (adam) dapat hidup tanpa bencana hujan meteor yg dpt memusnahkan kehidupan mereka.Setelah pemisahanyg pertama antara galaksii kita(bumi, matahari,bulan dan seluruh planit2) dengan tujuh langit(bima sakti), Allah memerintahkan kepada bumi(galaksi kita) dan tujuh langit(bima sakti) agar mendekat karena Allah bermaksud untuk menghiasi langit pertama dengan bintang-bintang.
    penciptaan alam semesta ini berlangsung dengan firmanNYA, surat fushilat ayat 11/12.

    Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”.Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (LANGIT SAAT INI SUDAH TERPELIHARA.)

    Sebenarnya manusia purba tidak ada,itu hanya rekayasa kaum kafir agar kita percaya mereka dan mengikuti mereka.

    wassalamualaikum wr.wb,
    ustd.sayyid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: