MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for July 31st, 2010

Sirah Nabi Muhammad dari Kerasulan sampai Islamnya Umar(bagian ketiga)

Posted by Bustamam Ismail on July 31, 2010

A.Abu Talib Mengajak  Banu Hasyim dan Banu Muthalib Membela Rasul

Sikap   dan   kata-kata   kemenakannya   itu  oleh  Abu  Talib disampaikan  kepada  Banu   Hasyim   dan   Banu   al-Muttalib. Pembicaranya  tentang  Muhammad  itu  terpengaruh oleh suasana yang dilihat dan dirasakannya ketika  itu.  Dimintanya  supaya Muhammad   dilindungi  dari  tindakan  Quraisy.  Mereka  semua menerima usul  ini,  kecuali  Abu  Lahab.  Terang-terangan  ia menyatakan  permusuhannya.  Ia  menggabungkan  diri pada pihak  lawan mereka. Permintaan mereka supaya ia dilindungi itu sudah tentu   karena   terpengaruh   oleh   fanatisma  golongan  dan permusuhan lama antara Banu Hasyim  dan  Banu  Umayya.  Tetapi bukan  fanatisma  itu  saya  yang  mendorong  Quraisy bersikap demikian. Ajarannya itu  sungguh  berbahaya  bagi  kepercayaan yang  biasa  dilakukan oleh leluhur mereka. Kedudukan Muhammad di  tengah-tengah  mereka,  pendiriannya  yang   teguh   serta ajarannya  pada kebaikan supaya orang hanya menyembah Zat Yang Tunggal, yang pada waktu  itu  memang  sudah  meluas  juga  di kalangan  kabilah-kabilah Arab, bahwa agama Allah itu bukanlah seperti yang ada pada mereka sekarang,  membuat  mereka  dapat membenarkan  juga  sikap kemenakan mereka itu, Muhammad, dalam menyatakan pendiriannya, seperti yang  pernah  dilakukan  oleh Umayya  b.  Abi’sh-Shalt  dan  Waraqa b. Naufal dan yang lain. Read the rest of this entry »

Posted in Kerasulan-Islm Umar | Tagged: , | Leave a Comment »

Sirah Nabi Muhammad dari Kerasulan sampai Islamnya Umar(bagian kedua)

Posted by Bustamam Ismail on July 31, 2010

A.Ali mrngikuti Rasul Memeluk Islam

Ia  minta  waktu  akan  berunding  dengan  ayahnya lebih dulu. Semalaman itu ia merasa gelisah. Tetapi  besoknya  ia  member tahukan  kepada  suami-isteri  itu,  bahwa  ia  akan mengikuti mereka berdua, tidak perlu minta pendapat  Abu  Talib.  “Tuhan menjadikan  saya  tanpa saya perlu berunding dengan Abu Talib. Apa gunanya saya harus berunding dengan  dia  untuk  menyembah Allah.”

Jadi  Ali  adalah  anak  pertama yang menerima Islam. Kemudian Zaid b. Haritha, bekas budak Nabi. Dengan demikian Islam masih terbatas   hanya   dalam  lingkungan  keluarga  Muhammad:  dia sendiri, isterinya, kemenakannya  dan  bekas  budaknya.  Masih juga  ia  berpikir-pikir, bagaimana akan mengajak kaum Quraisy itu. Tahu benar ia, betapa kerasnya mereka itu dan betapa pula kuatnya  mereka  berpegang  pada  berhala yang disembah-sembah nenek moyang mereka itu.

B.Islamnya Abu Bakr

Pada waktu itu Abu Bakr b. Abi Quhafa dari kabilah Taim adalah teman akrab Muhammad. Ia senang sekali kepadanya, karena sudah diketahuinya benar ia sebagai orang  yang  bersih,  jujur  dan dapat  dipercaya.  Oleh  karena  itu orang dewasa pertama yang diajaknya  menyembah   Allah   Yang   Esa   dan   meninggalkan penyembahan  berhala,  adalah  dia. Juga dia laki-laki pertama tempat dia membukakan isi hatinya  akan  segala  yang  dilihat serta  wahyu  yang  diterimanya. Abu Bakr tidak ragu-ragu lagi memenuhi ajakan Muhammad dan beriman pula akan ajakannya  itu. Jiwa  yang  mana  lagi yang memang mendambakan kebenaran masih

Read the rest of this entry »

Posted in Kerasulan-Islm Umar | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers