MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Baikuni(Babe) Pembunuh Mutilasi Berdarah dingin!!!

Posted by Bustamam Ismail on January 17, 2010

1.Babe Pernah Menikah 3 Kali

Magelang – Terungkapnya kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh Baikuni (59) alias Babe membuat keluarganya yang berada di Desa Mranggen RT 16/VI Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tidak percaya. Sebab, di mata keluarga dan lingkungan kampung halaman itu, Babe dikenal baik serta tidak menunjukkan sifat yang menyimpang. Selain itu, Babe juga dikenal sebagai sosok laki-laki yang dikenal dekat dengan anak-anak di sekitar lingkungan kampung halamanya.

Pernyataan itu disampaikan oleh Budiyanto, keponakan Babe saat ditemui detikcom di rumahnya di Desa Mranggen, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (16/01/10).”Kami sebagai anggota keluarga kaget ketika mendengar kabar bahwa paman saya (babe) menjadi pelaku pembunuhan mutilasi terhadap anak-anak asuhnya sendiri,” tegas Budiyanto.

Budiyanto, keponakan Babe yang sampai saat ini mendiami rumah Babe yang berada di Magelang, sangat terhenyak ketika beberapa hari ini melihat dan menonton berita televisi soal pamannya yang menjadi tersangka pelaku pembunuhan dan mutilasi tujuh anak jalanan.
Budi menjelaskan, di mata keluarga, Babe dikenal sebagai pria yang baik serta perhatian terhadap keluarga.”Paman Baikuni menyukai anak-anak sebab, dari pernikahanya selama tiga kali dia tidak dikaruniai anak. Sehingga apabila ada anak-anak yang butuh perhatian dia selalu memberikan perhatian hingga menjadi anak asuhnya,” tegas Budiyanto.

Sebulan Sekali ke Magelang Budi menambahkan, setiap bulannya apabila Babe pulang ke kampung halamanya selalu mengajak seorang anak bahkan sempat ada dua orang anak yang disekolahkan oleh Babe di Magelang. Babe sendiri merupakan anak keempat dari lima bersaudara dari pasangan Sahri dan Bothok. Keempat saudara kandungnya yang lain diantaranya adalah Kotiyah (Almarhum), Kalimah (Almarhum), Sambudi (almarhum) dan Daliyah.

Babe pernah menikah selama tiga kali diantaranya dengan tiga perempuan yaitu Paryatun perempuan yang tinggal di desa tetangga, tepatnya di Desa Bambu Sari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lalu Carwik dan Neng Erah yang keduanya warga Bandung, Jawa Barat. Ketiganya bercerai dengan Babe lantaran mereka selama menikah tidak dikaruniai anak.

Babe sendiri merantau ke Jakarta sudah semenjak tahun 1970-an dengan berprofesi sebagai pedagang asongan. Budiyanto juga menegaskan, sebetulnya pihak keluarga ingin sekali menjenguk Babe di tahanan Polda Metrojaya. “Sebetulnya kami sangat ingin menjenguk dia di Polda Metrojaya. Tetapi karena terbentur masalah biaya kita tidak bisa berangkat ke Jakarta,” terang Budiyanto. (rdf/rdf)

Mutilasi Berantai Babe Parwito – detikNews

2. Rekonstruksi Pembunuhan Ardiansyah

Jakarta – Kasus kekerasan seksual dan mutilasi yang dilakukan oleh Baekuni alias Babe, bisa jadi merupakan fenomena puncak gunung es. Untuk menemukan adanya korban lain dan ‘Babe’ lain di tempat lain, Polda Metro Jaya akan melakukan pendataan anak jalanan. “Minggu depan kita akan mendata anak-anak jalanan yang menjadi korban sodomi buat mencari oknum-oknum seperti Baekuni,” kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (15/1/2010).

Dalam mendata anak jalanan itu, Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) dan Dinas Sosial DKI Jakarta. Kepada para orang tua yang pernah kehilangan anak laki-laki berusia 6-12 tahun dalam kurun waktu 10 tahun terakhir dan hingga kini belum ditemukan juga diminta melapor ulang. “Bawa foto korban, kita akan identifikasi apakah ada hubungan dengan korban lain. Kita identifikasi juga tersangka untuk mendalami hubungan kekeluargaan dan masa lalunya karena kasusnya ini terkait trauma,” sambung Nico.

Sementara untuk mencari kemungkinan adanya korban-korban lain dari Babe, maka Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Jawa Tengah. Polda Jabar dipilih karena korban pertama Babe adalah warga Kuningan, Jabar, sedangkan Polda Jateng terkait korban bernama Rio yang ditemukan pada 14 Januari 2008. “Korban ditemukan dengan mengenakan pakaian karate bertuliskan INKAI Jateng,” jelas Nico.(lh/iy)

Jumat,15/01/2010,17:41WIB

Mutilasi Berantai Babe,E Mei Amelia R – detikNews

3.Babe Juga Sodomi Anak Asuh, Tapi Tidak Dibunuh

Jakarta – Baukeni alias Babe (49) mengaku juga menyodomi anak asuhnya. Tetapi pria yang berprofesi sebagai pedagang rokok itu tidak membunuh mereka. “Anak asuh ada yang disodomi. Tetapi, tidak dibunuh. Jadi banyak yang diasuh sama Babe. Tetapi, tidak semua disodomi,” kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Nico Afinta, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (15/1/2010). Namun ketika ditanya berapa jumlah anak asuh yang telah disodomi Babe, Nico enggan membeberkannya. “Masih dikembangkan,” elak dia.

Saat dibekuk, polisi mengamankan 3 anak asuh di kontrakan Babe di Gang H Dalim RT 06/02, Pulogadung, Jakarta Timur. Dodi (14), salah satu anak asuh Babe mengaku tidak pernah disodomi. Namun dia pernah disuruh mempermainkan alat kelamin Babe. “Lalu dicium pipi waktu tidur. Kalau nggak mau, saya diancam mau ditampol,” kata Dodi. Sedangkan Taufik mengaku pernah dicium bibirnya waktu tidur. “Saya tidak pernah disodomi,” ujar dia.
Sementara Jajang, mengaku tidak pernah disentuh Babe. “Saya nggak pernah diapa-apain. Katanya saya jelek,” ujar Jajang lugu. (aan/nrl)

Jumat, 15/01/2010 17:08 WIB

Mutilasi Berantai Babe,E Mei Amelia R – detikNews

4.Babe Koleksi Foto-foto Anak Jalanan

Jakarta – Orientasi seksual tersangka kasus mutilasi Bakeuni alias Babe (60) kepada anak kecil membuatnya tidak hanya suka mengumpulkan anak-anak jalanan. Dia pun mengoleksi puluhan foto bocah di rumah kontrakannya. “Ini kami temukan, di rumahnya di dalam kotak rokok,” kata Kasat Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2010).

Foto-foto berukuran 2 X 2,5 cm itu diduga merupakan hasil jepretan dari kamera handphone. Dari sekian foto tersebut, hanya sedikit yang merupakan foto bocah perempuan.
Belum diketahui apakah bocah-bocah tersebut menjadi korban sodomi dan pembunuhan yang dilakukan Babe. Namun, polisi akan memperlihatkan foto-foto tersebut kepada Babe untuk mengingatkan kembali tentang kemungkinan korban-korbannya.”Ingatan Babe ini agak rendah,” ujar Nico.

Saat ini foto tersebut masih diamankan oleh Polisi untuk menjadi barang bukti. Di rumah kontrakan Babe, Gang H Dalim RT 06/02, Pulogadung, Jakarta Timur, itu, juga ditemukan barang bukti lain berupa kardus dan golok.(mei/irw)

Jumat, 15/01/2010 16:37 WIB

Mutilasi Berantai Babe, E Mei Amelia R – detikNews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: