MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

TUJUH KECERDASAN Menurut Haward Gardner

Posted by Bustamam Ismail on January 4, 2010

Haward Gardner dalam Barbara J. Braham di dalam bukunya Frames of Mind, memperkenalkan tujuh kecerdasan yang berbeda. Kebanyakan orang hanya mengetahui sesuatu yang khas sekolah, seperti pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Menemukan semua kecerdasan lainnya dapat mengubah persepsi pribadi yang dimiliki setiap orang, dan membuat mereka terbuka untuk mempelajari apa yang sebelumnya mereka hindari. Pembelajar seumur hidup tahu kekuatan mereka dan memberdayakan semua kekuatan yang dimiliki. Berikut ini adalah tujuh jenis/tipe kecerdasan.
1. Berbakat musik, kecerdasan ini muncul sebelum kecerdasan lainnya dan tidak bernilai budaya tinggi. Jika bakat musik adalah salah satu kecerdasan istimewa anda, anda sadar bahwa anda membawa suara di dalam otak anda. Penggubah lagu memiliki kecerdasan ini, dan kecerdasan ini terutama menggunakan indra pendengaran.
2. Ilmu bahasa, tidak seperti kecerdasan musik, kecerdasan ilmu bahasa muncul lebih lamban dan sering tidak mencapai puncaknya sampai usia 50, 60 bahkan 70 tahun. Itulah sebabnya, mengapa banyak penulis menghasilkan karya terbaiknya pada tahun-tahun belakangan. Penyair, penulis dan orang yang menyenangi suara dan kata serta makna yang terkandung dalam suara dan kata tersebut memiliki jenis kecerdasan ini. Membaca, menulis dan komunikasi dengan kata berasal dari kecerdasan ini. Kecerdasan ilmu bahasa bernilai tinggi di sekolah. Seperti musik, kecerdasan ini juga menggunakan indra pendengaran.
3. Logika/Matematika, para ilmuwan, ahli hukum dan ahli matematika memiliki kecerdasan ini Kecerdasan ini mulai dengan benda yang akan dihitung dan sangat abstrak. Faktanya, pemikiran seseorang dengan kecerdasan logika/Matematika bisa begitu rumit sehingga pada umumnya orang mengalami kesulitan untuk mengerti. Pemain catur memiliki kecerdasan ini. Kecerdasan ini cepat mencapai puncaknya, biasanya menjelang usia 30 sampai 40 tahun, dan juga berakhir dengan cepat, sebagaimana kecerdasan musik. Kecerdasan logika/matematika ialah jenis kemampuan lainnya yang dinilai tinggi di sekolah.
4. Spasial, seperti kecerdasan logika/matematika, kecerdasan spasial larut dengan objek/berada dalam elemen yang berbeda atau ketika elemen tersebut dipindahkan. Ini merupakan kecerdasan yang ada pada ilmu seni grafis, arsitek, mualim dan pilot. Kecerdasan ini tidak memburuk sejalan dengan usia dan berorientasi pada otak kanan.
5. Tubuh/Kinestetik. Orang dengan kecerdasan ini menggunakan tubuhnya dalam cara yang terkendali. Penari, pelawak dan atlet mempunyai kecerdasan tubuh atau kinestetik. Mereka mampu memegang benda secara terampil dan mengembangkan keterampilan mekanik.
6. Intrapersonal. Kecerdasan ini bervariasi menurut budaya, namun fokusnya ialah kehidupan dalam diri sendiri, perasaan dan intuisi. Guru kebatinan dan pemimpin agama mempunyai kecerdasan intrapersonal. Introspeksi juga bagian dari kecerdasan ini.
7. Interpersonal. Kecerdasan ini juga dipengaruhi oleh nilai budaya, kecerdasan ini mempunyai fokus keluar, meliputi hubungan, mendeteksi perasaan orang lain, dan mengenali diri dalam berhubungan dengan orang lain. Pramuniaga dan motivator mempunyai jenis kecerdasan ini

(Sumber: The Essentials of Fast-track MBA Series, Creating Learning Organization, Barbara J. Braham, 1998)

http://rson-r-son.blogspot.com/2009/03/tujuh-kecerdasan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: