MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Ibu Bentuk Kepribadian Anak.

Posted by Bustamam Ismail on December 30, 2009

Prof.DR.Zakiah Darajat, mengatakan bahwa seorang ibu sangat berperan dalam membentuk kepribadian anak-anak yang dilahirkannya, yang kemudian akan terus berkembang hingga mereka dewasa. “Tanpa bermaksud mengabaikan peran kaum bapak, tetapi harus diakui bahwa seorang ibu adalah sosok yang secara langsung membentuk kepribadian anak-anaknya,” katanya ketika berbicara pada dialog interaktif “Perempuan Dalam Pers dan Paradigma Perjuangan Perempuan di Masa Datang” yang digelar Padang Press Club (PPC) di Bukittinggi

Pengaruh Ibu dimulai dari Kandungan dan pengalaman hidup bersamanya,

Pada kegiatan yang dilangsungkan bersamaan dengan peluncuran buku “Roehana Koeddoes Perempuan Sumatera Barat” karangan Fitriyanti itu, ia menyebutkan bahwa kepribadian terbentuk melalui semua pengalaman hidup yang diperoleh anak sejak ia dilahirkan, bahkan sejak ibunya mengandung.
Unsur-unsur yang diberikan ibu ketika mengandung akan memberi pengaruh positif kepada janin yang dikandungnya, dengan kata lain janin akan merasa nyaman serta bertumbuh dengan wajar dan sehat. Sebaliknya, jika si ibu tidak suka dan hatinya menolak kehadirian anak yang sedang dikandungnya itu, maka pengaruh negatif dan mengganggu, yang pada akhirnya menyebabkan si anak mengalami goncangan di dalam rahim. Sementara itu, sikap jiwa atau emosi ibu terhadap janin yang dikandungnya tergantung kepada sikap jiwanya terhadap suami dan lingkungan dimana ia hidup.
Lebih jauh Zakiah Darajat mengemukakan bahwa sebaiknya agama masuk dan terjalin ke dalam kepribadian anak sejak awal pembentukannya. Karena bagi seorang ibu yang beragama, berbagai kegoncangan biasanya mampu mereka atasi sendiri, karena ia sadar bahwa anak merupakan karunia Tuhan. “ia (ibu) sadar sepenuhnya bahwa Tuhan yang menentukan apakah ia akan mendapat keturunan atau tidak, sehingga akan pasrah bila dikarunia anak dan bersabar kalau tidak,” ujarnya.
Paradigma perjuangan perempuan Indonesia dari sisi kepribadian dan agama, menurut Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu, adalah mendapatkan anak yang mempunyai kepribadian yang kuat, sehat, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, berakhlak baik dan bersemangat untuk memperjuangkan kehidupan bahagia bagi bangsa dan negaranya.

“Barangkali tidak ada, atau amat jarang perempuan yang tidak peduli terhadap hari depan bangsanya. Kepribadian yang baik yang dipenuhi oleh nilai-nilai agama, selalu merindukan agar anak-anak dan keturunannya hidup dalam ridho Allah, berguna bagi bangsa, negara dan orangtuanya,” katanya.

Oleh karena itu, tambahnya, paradigma perjuangan perempuan Indonesia dari sisi kepribadian dan agama adalah tumbuh dan berkembanya nilai-nilai keagamaan pada diri setiap orang dan setiap anak yang lahir. [Dh, Ant]

Sumber Prof. Zakiah Darajat :Ibu Bentuk Kepribadian Anak

Bukit Tinggi, 4 Mei 2002

www.gatra.com/2002-05-04/artikel.php?id=17395

Disiarkan kembali: http://forum.infoanda.com/viewtopic.php?f=3&t=2203&start=0

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: