MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Allah adalah satu nama dari sekian nama Tuhan Yang sesungguhnya

Posted by Bustamam Ismail on December 4, 2008

Mengenal tuhan adalah pelajallahu-akbar yang seharusnya diajarkan oleh setiap orang tua kepada anaknya, karena mengenal tuhan dengan segala sifat yang menyertainya merupakan seutama-utamanya kelurusan tauhid yang harus dipahami dan diyakini oleh setiap manusia yang memilki rasa dan akal budi

Nah sekarang, jika kamu ditanya : Siapakah Tuhanmu ?. Maka, Katakanlah bahwa Tuhanku adalah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan yang menjadi sebab dari sekalian sebab dan Tuhan tempat bengantung segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia. (Q.s Surat al Ikhlas)

Itulah Allah, Tuhan, yang tidak ada yang berhak disembah selain Dia. Dia Tuhan yang tidak pernah tidur, kekal selama-lamanya dan terus menerus mengurus hambanya. Tidak mengantuk lagi pula tidak pernah tidur. Dia yang memiliki apa-apa yang ada di bumi dan apa-apa yang berada di langit. Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah, Tuhan Yang Maha Esa dan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.


Jawaban tersebut tentunya bukan hanya sekedar jawaban yang terlahir dari lisan saja, tetapi merupakan ungkapan hati yang mengandung konsekuensi taat, tunduk dan patuh atas semua perintah yang telah diperintahkan-Nya, baik itu perintah untuk meninggalkan segala sesuatu ataupun perintah untuk mengerjakannya atau secara umum dikatakan, menghentikan semua larangan-Nya dan mengerjakan semua perintah-nya tanpa sebab yang lain selain dari sebab karena Dia. Itulah keyakinan tauhid yang benar lagi lurus.

Lebih jauh, sesungguhnya Asal dari kata “ Allahadalah kataal-Ilah pemakaian kata al– untuk kata ilah untuk sesuatu yang tertentu. Sedangan ilah-tanpa al adalah umum

Ilah/jamaknya alihah = semua yang disembah oleh manusia baik yang benar atau yang salah

Allah= khusus untuk nama zat yang berhak disembah karena dialah pemilik dan menciptakan alam semesta ini.(Tuhan yang sesunggunya).

Nama Allah ini bukan nama satu-sutunya nama zat yang menciptakan alam semesta ini, Islam mengenal 99 nama lain

Nabi Ibrahim tidak mnyebut nama tuhan dengan Allah tetapi dengan sipat dengan pernyataannya “ aku hadapkan jiwa ragaku kepada yang menciptakan langit dan bumi dan aku bukan orang yang mempersekutukannya

Dialog nabi Musa dengan raja Fir’aun Nabi Musa tidak bicara nama, inilah dialognya.

(Q.S surat thaha ayat 49 s/d 55)

49. Berkata Fir’aun: “Maka siapakah Tuhanmu berdua, hai Musa?

50. Musa berkata: “Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk

51.Berkata Fir’aun: “Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?”

52. Musa menjawab: “Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab, Tuhan kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa;

53. Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-ja]an, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.

54. Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal

55. Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,

50. Musa berkata: “Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk[925].

51.Berkata Fir’aun: “Maka bagaimanakah keadaan umat-umat yang dahulu?”

52. Musa menjawab: “Pengetahuan tentang itu ada di sisi Tuhanku, di dalam sebuah kitab[926], Tuhan kami tidak akan salah dan tidak (pula) lupa;

53. Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-ja]an, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.

54. Makanlah dan gembalakanlah binatang-binatangmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang berakal

55. Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu dan daripadanya Kami akan mengeluarkan kamu pada kali yang lain,

Orang-orang kafir menamakan tuhan-tuhan mereka dengan Alihah karena menurut keyakinan mereka berhala-berhala dan patung-patung itu adalah tuhan-tuhan mereka dan tuhan-tuhan itu berhak untuk disembah,. Ibnu Atsir menyatakan bahwa nama Ilah diambil dari kata Alihah. Jadi kata Ilah berarti sesuatu yang dianggap tuhan atau yang dipertuhankan

Pemakaian kata Allah sebagai nama bagi Tuhan SWT Yang Maha Esa dalam kosep pemahaman hukum islam bukan pemberian makhluk yang menyembahNya, tetapi merupakan sebutan sendiri oleh Tuhan tentang diriNya, Tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang berhak memberikan nama untuk Tuhan SWT. Allah telah memperkenalkan diriNya sendiri dengan nama yang dipilihNya sendiri melalui ayat-ayat tauhid yang dimuat dalam isi kandungan Al-Quran dan Hadist Rasulullah Muhammad SAW yang dapat dilihat pada kajian-kajian berikutnya.

Berdasarkan pendapat-pendapat diatas dan berapa pendapat-pendapat lain yang terkenal dapat disimpulkan bahwa kata Allah yang dipakai sebagai nama oleh Tuhan yang berhak disembah, yaitu Tuhan yang menciptakan alam semesta ini.

Sedangkan ilah/jamaknya alihah adalah nama umum untuk sembahan yang disembah oleh manusia.

Dalam Kajian ini dinyatakan bahwa sembahan-sembahan itu tidak benar dan sesat, kecuali sembahan-sebahan itu adalah Allah yang merupakan Tuhan Yang Maha Esa, tuhan yang telah menciptakan semua makhluk dan tuhan bagi semua makhluk yang gaib ataupun yang nyata, sebagaimana yang telah dimaklumi oleh bangsa Arab dalam pengucapan mereka dan dalam Al-Quran yang diturunkan dalam bahasa arab yang mudah dimengerti dan difahami semua manusia yang mau mempelajarinya.

Jadi setelah kita melakukan kajian dalam konsep yang lain, teranglah bagi kita bahwa ternyata Allah adalah nama zat yang khusus untuk zat yang menciptakan alam semesta ini atau Tuhan yang sesungguhnya. Yahudi menyebutnya dengan Eloh , mungkin umat lain menyebutnya dengan istilah yang berbeda.

Ilah/alihah= Nama umum untuk semua yang jadi sembahan manusia

64. Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” Q.S Ali Imran ayat 64)
Allah adalah hanya salah satu dari nama-nama yang agung yang dipakai oleh Allah SWT untuk memperkenalkan diri-Nya sendiri kepada hamba-Nya.

Pembahsan dan kritikan untuk tulisan ” Ternyata Allah Bukan Tuhan Yang sesungguhnya yang ditulis oleh blok (kajian hakikat Tauhid) oleh Myrazano

3 Responses to “Allah adalah satu nama dari sekian nama Tuhan Yang sesungguhnya”

  1. heppy said

    sekedar komentar

    alif itulah DzatNya
    lam 1 itulah SifatNya
    lam 2 itulah AsmaNya
    Ha itulah Af’alNya

    Jadi Sekali sebut Dzat,Sifat,Asma,Af’al ALLAH

  2. alif itulah DzatNya
    lam 1 itulah SifatNya
    lam 2 itulah AsmaNya
    Ha itulah Af’alNya Jadi Sekali sebut Dzat,Sifat,Asma,Af’al ALLAH

    Mas Heppy dari mas mengambil pendapat ini, Jika Mas orang Islam saya akan tanya kepada Mas tentang Al-Qur,an dan Hadistnya, sebagai sumber pendapat Mas tersebut. Yang Umum Alif huruf Hijaiyah, abjad pertama Arab, dan seterusnya.

  3. […] 64. Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” Q.S Ali Imran ayat 64) Allah adalah hanya salah satu dari nama-nama yang agung yang dipakai oleh Allah SWT untuk memperkenalkan diri-Nya sendiri kepada hamba-Nya. Wassalam …sumber : H.Bustamam Ismail […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: