MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Menanti Detik-detik Kehancuran Ekonomi AS dan Yahudi !!!

Posted by Bustamam Ismail on October 10, 2008

Banyak warga Amerika Serikat yang mencemaskan perekonomian Amerika

dan kondisi keuangan mereka sendiri kelak. Hal ini terjadi akibat

kebangkrutan bank investasi raksasa Lehman Brothers, pengakuisisian

Bear Stearns dan Merrill Lynch, serta perubahan status Goldman Sach dan

Morgan Stanley dari bank investasi menjadi holding companies bank.

Krisis ekonomi AS juga terlihat dari upaya mem-bailout beberapa

perusahaan keuangan lain, yaitu American International Group (AIG),

Fannie Mae dan Freddie Mac. Pada beberapa bank komersial, terjadi pula

krisis kepercayaan yang akhirnya memicu rush seperti terjadi pada Bank

Indy Mac di California dan Washington Mutual di negara bagian

Washington.

Sejumlah analis berpendapat, inilah detik-detik

kehancuran ekonomi negara adidaya AS. Negara yang menganut sistem

ekonomi neo-liberal dan menancapkan ekonomi imperialisnya ke berbagai

belahan negara, akhirnya ambruk juga.

Esensinya, riwayat Amerika

Serikat sebagai kekuatan ekonomi global sudah tamat, kata Max Keiser,

seorang analis pasar di Paris.

Sejarah dollar AS sebagai mata

uang cadangan dunia sudah selesai dan kita akan melihat negara lain

yang akan muncul sebagai kekuatan baru, yang paling memiliki peluang

besar adalah negara China, papar Keiser.

Menurutnya, krisis

keuangan yang menghantam AS sebenarnya sudah diprediksi. AS yang

menganut sistem keuangan neo-liberal secara bebas memberikan kredit.

Tiba-tiba, ketika kredit tak tersedia sejak musim panas kemarin,

bank-bank mulai kelimpungan. Tapi, kata Keiser, skenario kiamat ini

tidak akan terjadi di negara-negara berkembang yang memiliki sumber

minyak seperti di Timur Tengah atau negara-negara yang masyarakatnya

memiliki dana simpanan yang besar, seperti di China.

Skenario

kiamat ini hanya akan terjadi di AS dan Inggris, di mana masyarakatnya

hidup dari uang pinjaman dari generasi ke generasi, tukas Keiser.

Hal

serupa diungkapkan Andrew Critchlow, redaktur pelaksana Dow Jones Timur

Tengah yang berbasis di Dubai. Saya pikir ini adalah saat-saat yang

menentukan bagi perekonomian dunia, bagi AS, bagi kita semua, yang akan

selalu diingat sepanjang hidup kita, kata Andrew. Ia menyamakan

krisis keuangan di AS saat ini dengan kondisi era tahun 1920-an, ketika

masyarakat dunia mengalami apa yang disebut Great Depression. Secara

teknis, bisnis perbankan dan keuangan sudah tidak berjalan.

Yang

paling mengkhawatirkan jika kondisi ini benar-benar menghantam

perekonomian riil, menghantam orang-orang di jalan. Mereka tidak punya

uang lagi, tidak punya pekerjaan dan berpotensi akan kehilangan

rumah-rumah mereka juga, sambung Andrew.

Allister Heath, editor

surat kabar finansial Londons City A.M menambahkan, ketika bank-bank

besar seperti Lehman mengalami kebangkrutan, yang terkena dampaknya

juga masyarakat kecil, termasuk para pensiunan yang mempercayakan uang

pensiunnya diinvestasikan di bursa-bursa saham yang kebanyakan

ditanamkan di sektor perbankan. Selain itu, kata Heath, ribuan orang

juga akan menjadi pengangguran. [syarif/ihsan/dari berbagai

sumber/www.suara-islam.com]

2 Responses to “Menanti Detik-detik Kehancuran Ekonomi AS dan Yahudi !!!”

  1. suparmin said

    ben kapok orang orang yang di laknati Laknati ALLAH

  2. sang pejuang said

    smakin cepat hancur smakin baik. agar setan dan iblis tak menari bergentayangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: