MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Isu Gempa di Padang Tak Digubris Warga

Posted by Bustamam Ismail on September 18, 2008

Padang, Padek– Beredarnya isu akan terjadinya gempa 9 SR yang berpotensi tsunami di Sumbar pada 17 September 2008 yang disebarkan orang tidak dikenal beberapa hari lalu, tidak terbukti.
Warga Kota Padang khususnya, juga tidak menggubris isu yang disebarkan melalui ruang milis di internet itu. Tidak ada aktivitas warga yang mengungsi. Begitu pula dengan warga yang tinggal di daerah rawan gempa, seperti di sepanjang Pantai Padang. Mereka beraktivitas seperti biasa. Misalnya di kawasan Purus, masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan tetap melaut. Begitu juga dengan di pusat Kota Padang, tetap seperti biasa. Mereka tidak takut dengan isu adanya gempa dan tsunami.
Bahkan, Doni, 34, seorang warga Koto Marapak menuturkan dia tidak mengetahui adanya isu gempa yang berkekuatan besar yang akan melanda Kota Padang. Ayah dua anak yang biasanya berdagang ini, tetap membuka warungnya. ”Saya tidak tahu dengan isu tersebut. Jika pun ada maka, saya tidak akan melakukan respons aneh-aneh, seperti mengungsi. Sebab, datangnya musibah hanya diketahui Yang Kuasa, bukan manusia,” ungkapnya.


Jika pun percaya dengan informasi itu, katanya, maka akan merusak ibadah puasa selaku umat muslim. ”Kami sudah biasa dengan itu,” katanya enteng. Hal serupa diakui Oyon, 45. Laki-laki yang sehari-hari bekerja di bengkel itu, tetap membuka praktik perbaikan jaringan listrik mobil. Dia mengaku adanya isu akan terjadinya gempa besar di media massa, tetapi dia tidak percaya, karena instansi terkait tidak membenarkan adanya isu itu.
Sementara analisis gempa bumi BMG Padangpanjang Andi Zulfikar saat dihubungi Padang Ekspres kemarin mengatakan, hingga saat ini untuk wilayah Sumbar belum terlihat adanya getaran gempa dan gejala akan terjadinya gempa. Hal ini dapat dilihat dengan tidak adanya pergerakan dari alat pendeteksi gempa, seismograf. ”Hingga satu minggu terakhir alat sesimograf terlihat belum ada menangkap gelombang dan getaran gempa.
Juga tidak terlihat adanya tanda-tanda aktivitas tektonik sehingga kita sangat mengharapkan agar warga tidak panik, itu hanya isu semata,” tegasnya. Di samping itu ia juga menjelaskan, meskipun di tengah kemajunan teknologi seperti saat ini, namun tidak satupun teori dan alat yang dapat memprediksi kapan dan jam berapa gempa terjadi. (ilham & Zikriniati ZN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: