MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Mengenal Thariq bin Ziad :Panglima Pembebasan spanyol…

Posted by Bustamam Ismail on July 5, 2008

Thariq bin Ziyad berasal dari bangsa Barbar, saat ini merupakan daerah sekitar Algeria. Mengenai sukunya, para sejarawan masih berbeda pendapat, dari suku Nafza atau suku Zanata. Ia bekas seorang budak yang kemudian dimerdekakan oleh Musa bin Nushair, Gubernur Afrika Utara dari dinasti Umayyah ketika menaklukkan daerah Tanja (ujung Maroko). Di tangan Musa ini pula ia memeluk Islam bersama orang-orang Barbar lainnya.

Setelah masuk Islam, mereka menjalankan seluruh syariat Islam dengan taat. Oleh karena itu, sebelum Musa bin Nushair pulang ke Afrika, ia meninggalkan beberapa orang Arab untuk mengajari mereka Al-Qur’an dan syariat Islam. Setelah itu Musa bin Nushair mengangkat Thariq, yang merupakan prajurit Musa yang terkuat, menjadi penguasa daerah Tanja dengan 19.000 tentara dari bangsa Barbar, lengkap dengan persenjataannya.

Pada bulan Rajab tahun 97 H (Juli 711 M), Thariq bin Ziyad mendapat perintah dari Musa bin Nushair untuk membebaskan semenajung Andalusia. Maka, dengan 7000 prajurit yang sebagian besar dari bangsa Barbar, Thariq berangkat menyeberangi selat Andalusia yang jaraknya 13 mil dengan perahu-perahu pemberian Julian, gubernur Ceuta di Afrika Utara, yang bersekutu dengan kaum muslimin untuk menentang raja Roderick, penguasa kerajaan Visigoth di Andalusia.

Pada bulan Ramadhan 97 H pasukan kamum muslimin mendarat di pantai karang Andalusia. Thariq beserta pasukannya dihadapkan dengan 25.000 prajurit Visigoth. Sebuah peperangan yang tidak seimbang dalam segi jumlah. Tapi tentu saja, bagi kaum muslimin hal itu sama sekali bukan masalah. Bukankah sekian banyak peperangan yang dimenangkan oleh kaum muslim, adalah ketika jumlah mereka jauh lebih sedikit dari musuh???

Pada mulanya kedatangan pasukan Thariq ini membuat heran Tudmir, penguasa setempat yang berada di bawah kekuasaan Raja Roderick, karena mereka datang dari arah yang tidak diduga-duga, yaitu dari arah laut.

Namun, yang fenomenal adalah, tindakan yang diambil oleh sang panglima Thariq bin Ziyad yang memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah membawa para pasukan kaum muslimin!!! Sebuah langkah yang sampai sekarang dicatat dalam sejarah sebagai suatu bentuk keberanian dan keyakinan yang tiada banding, yang hanya bisa dilakukan atas dasar keimanan yang besar dan keyakinan akan pertolongan Allah SWT ditengah suasana pertempuran dan  kondisi pasukan muslim yang saat itu sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.


Sebuah pidato panjang yang disampaikan oleh panglima mereka, Thariq bin Ziyad yang membuat jiwa kaum muslimin yang siap berjihad menggelora……


“Wahai saudara-saudaraku, lautan ada di belakang kalian, musuh ada di depan kalian, ke manakah kalian akan lari?, Demi Allah, yang kalian miliki hanyalah kejujuran dan kesabaran. Ketahuilah bahwa di pulau ini kalian lebih terlantar dari pada anak yatim yang ada di lingkungan orang-orang hina. Musuh kalian telah menyambut dengan pasukan dan senjata mereka. Kekuatan mereka sangat besar, sementara kalian tanpa perlindungan selain pedang-pedang kalian, tanpa kekuatan selain dari barang-barang yang kalian rampas dari tangan musuh kalian. Seandainya pada hari-hari ini kalian masih tetap sengsara seperti ini, tanpa adanya perubahan yang berarti, niscaya nama baik kalian akan hilang, rasa gentar yang ada pada hati musuh akan berganti menjadi berani kepada kalian. Oleh karena itu, pertahankanlah jiwa kalian!!”

Akhirnya pertempuran ini dimenangkan oleh Thariq beserta pasukan kaum muslimin. Raja Roderick sendiri tewas dalam pertempuran tersebut, Andalusia pun terbebas.

Thariq kemudian meminta tambahan pasukan kepada Gubernur Musa. Lalu dikirimlah 5000 prajurit yang sebagian besar berasal dari bangsa Barbar. Satu demi satu kota-kota di Andalusia berhasil diduduki tentara Thariq: Elvira, Granada, Cordoba, Malaga dan Toledo yang saat itu menjadi ibukota kerajaan Visigoth. Antara musim semi sampai musim panas tahun 711 H, Thariq telah berhasil menguasai separuh wilayah Andalusia.

Dalam kitab Tarikh al-Andalus, disebutkan bahwa sebelum meraih keberhasilan ini, Thariq telah mendapatkan firasat bahwa ia pernah bermimpi melihat Rasulullah SAW bersama keempat khulafa’ al-Rasyidin berjalan di atas air hingga menjumpainya, lalu Rasulullah SAW memberitahukan kabar gembira bahwa ia akan berhasil menaklukkan Andalusia. Kemudian Rasulullah SAW menyuruhnya untuk selalu bersama kaum muslimin dan menepati janji.

Setelah meraih kemenangan ini, Thariq menulis surat kepada Khalifah  Musa, mempersembahkan kemenangan kaum muslimin ini. Dalam suratnya itu ia menulis:

“Saya telah menjalankan perintah anda. Allah telah memudahkan kami memasuki negeri Andalusia.”

Nama pejuang Islam ini begitu harum, hingga harus diabadikan untuk sebuah semenanjung perbukitan karang setinggi 425 m tempat pasukan Thariq mendarat pertama kali di pantai tenggara Spanyol, yaitu Gibraltar atau Jabal Tariq

About these ads

28 Responses to “Mengenal Thariq bin Ziad :Panglima Pembebasan spanyol…”

  1. naldi said

    keberanian thariq merupakan anugrah Allah, pertolongan yang paling jitu adalah pertolongan Allah,dilandasi iman yang kuat. mudah-mudahan Allah memberikan kepadaku seperti thariq bin ziad dan umar bin khattab.

  2. Riani Asy-Syifa said

    thariq bin ziyad adalah seorang panglima perang Islam yang bersedia mempertaruhkan nyawa demi agama Allah. semoga kita sbg generasi muda Islam memiliki semangat seperti beliau. Allahu Akbar!!!

  3. Riani Asy-Syifa said

    thariq bin ziyad adalah seorang panglima perang Islam yang bersedia mempertaruhkan nyawa demi agama Allah. kekaguman ane pada beliau membuat hati tergerak dan terdorong untuk menulis skripsi dengan judul “Peran Thariq bin Ziyad dalam Penaklukan Andalusia”. semoga kita sebagai generasi muda Islam dapat memiliki semangat juang seperti beliau. karena kemenangan ada di tangan pemuda. Allahu Akbar!!!

    • dido said

      judul skripsinya jadi diambil ga Riani Asy-Syifa?? soalnya saya juga tersentuh ingin menulis skripsi tentang Thariq bin Ziyad sang penakluk Andalusia..:)

  4. fadli said

    saya mau nanya…
    pembakaran kapal perang yg dilakukan thariq bin ziad benar atau tidak !?
    soalnya, pembakaran kapal itu kan termasuk perbuatan yang merusak dan mubazir…
    sedangkan dua perilaku itu jelas-jelas dilarang didalam al-qur’an !!!

    jawab yac..

    thanks….

    • Kalau begitu perang itu juga mubazir coz merugikan???

      Nyawa saja siap mereka korbankan, apalagi hanya kapal?

      Mahalan mana nyawa sama kapal mas?

      Mas, Allah itu Maha Kaya (Al-Ghoniy), apalah arti harga beberapa buah kapal dan isinya dibandingkan kejayaan agama?
      semua yang dikorbankan di jalan Allah tiada yang sia-sia, pasti mendapat balasan di dunia dan di akhirat.

      Dan mereka telah mendapat balasannya di dunia yaitu kemenangan, kerugian kapal yang terbakar itu telah digantikan dengan kerajaan Bani Umayyah Spanyol yang megah dan menjadi pusat peradaban dunia, nah, apalah arti harga kapal dibandingkan dengan harta kerajaan yang megah ini? Bukan hanya impas dengan harga kapal, malah mereka untung karena setelah perang dimenangkan, semua yg ikut perang tersebut pasti dapat imbalan dari komandannya.

      “innallaahasy taraa minal mu`miniina amwaaluhum wa anfusahum bi anna lahumul jannah”
      “sesungguhnya Allah telah membeli harta-harta dan jiwa-jiwa orang-orang yg beriman itu dengan bayaran Surga”.

  5. tentang kisah pembakaran kapal itu, ada dua pendapat ahli sejarah pertama kapal itu dibakar, yang kedua kapal itu dikembalikan kepada Raja Julian yang memberikan bantuan kapal, tetapi nilai yang terkandung bukan nilai materi, tetapi nilai daya juangnya, yang begitu untuk kita teladani, terima kasih, kita serahkan kepada Allah yang paling benar.

  6. Ari said

    saya mau nanya…
    pembakaran kapal perang yg dilakukan thariq bin ziad benar atau tidak !?
    soalnya, pembakaran kapal itu kan termasuk perbuatan yang merusak dan mubazir…
    sedangkan dua perilaku itu jelas-jelas dilarang didalam al-qur’an !!!

    jawab yac..

    thanks….

    Gusdur banget pertanyaanya

  7. Ari said

    Om Fadli bedakan antara keadaan normal dan keadaan khusus(perang contohnya). Disini saya melihat bahwa melakukan itu berakibat secara persikologis yaitu maju untuk menang atau menemui mati syahid, sehingga tidak ada pikiran untuk mundur.

    Lihat tentara kafir hampir sama melakukan taktik diatas, bedanya bila perang di Stalingrad (Rusia vs Nazi) tentara Rusia yang mundur ditembak mati oleh pasukanya sendiri.

    Membunuh sesama muslim tentu saja tidak dibenarkan, maka taktik seperti seperti contoh Stalingrad tidak dilakukan.

    Untuk mengerti Al-Quran diperlukan pribadi-2 yg cerdas serta berpikiran jernih untuk mencari kebenaran. Gak bisa seenak udel menafsirkan..!

  8. alfatihreborn said

    kalau Thariq membebaskan spanyol, Al Fatih menaklukan konstantinopol dan keduanya berada pada masa khilafah pertama, maka sungguh ada khilafah yang kedua dan giliran kota Roma yang akan dibebaskan. dibebaskan dari pemikiran bodoh, gelap, dan jahiliyah menuju pemikiran yang terang dan fitrah, ialah ISLAM

  9. Gupron said

    kapan ya kita punya pahlawan seperti Thariq bin Ziad?………

  10. Gupron said

    bleh juga ni untuk pemelajaran

  11. Syaiful yasin said

    begitu agungnya strategi perang thariq, sampai2 Hernando Cortez, orang spanyol, pada akhir 1519 menggunakan cara yg sama saat menaklukkan meksiko. Barat telah belajar perang dari panglima besar islam, Thariq bin Ziyad.

  12. satria said

    f

  13. satria said

    klo qta merasa sbg generasi penerus,ap sich yg musti qta lakuka pd saat ini,dlm meniru prjuangan thoriq bin ziad tsb?

    tolong kasih tau dhong!!!!

  14. Frans Syukri Djunaidi said

    Subhannallah kapan akan lahir para pejuang muda islam untuk memajukan agama dan bangsa ini dari kerusakan moral (korupsi kolusi dan Nepotisme)serta bisa mandiri sejajar dengan bangsa lain. Kita butuh tokoh muda semacam Khalid Ibnu Walid, Amru bin Ash, Tariq bin Ziad, Abdullah bin Jarrah, Al Patih, Saad bin Abi Waqas, Muaz bin jabbal dll.

  15. Frans Syukri Djunaidi said

    Paham sekuleritas yang di ekspor negara nagara Barat telah sukses merusak sendi sendi moralitas dan iman para pemuda/i tunas bangsa dan agama, senjata inilah yang telah berhasil menggoyang dinasti Ummayah di Cordoba Spanyol (Andalusia) sehingga kemenangan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella beserta tentara Nasrani terhadap pasukan muslim karena melihat moralitas kaum muslim telah hancur bukan karena peralatan meliter yang hebat camkan saudaraku kaum muslimin dan muslimah setanah air.

  16. aang said

    kenapa masyarakat s\islam sekarang ga kaya dulu?
    pikirkanlah teman !!

  17. indo haji said

    “kapan ya kita punya pahlawan seperti Thariq bin Ziad?………”

    sy kira ini bukan pertanyaan, tetapi sebuah harapan. tentu, kita semua rindu bisa menaklukkan spain, seperti dulu. dan sejarah tetaplah sejarah, ia akan berputar dari waktu ke waktu. sedangkan manusia, dialah sesungguhnya pelaku sejarah tersebut.

  18. riris andita said

    “يا إخوتي، والبحر من ورائك، العدو هو أمامك، حيث أنت ذاهب لتشغيل؟، والله، أن يكون لديك هو الصدق والصبر. تعرف انك في جزيرة وأكثر من إهمال الأيتام في بيئة من الناس الاحتقار. وقد رحب أعداء من قبل الجنود وأسلحتهم. قوتها هائلة، وأنتم لا حماية الآخرين من سيوفكم، مع عدم وجود قوة أخرى من العناصر التي خطفت من أيدي أعدائك. إذا في هذه الأيام كنت لا تزال تعاني من هذا القبيل، من دون أي تغيير يذكر، وسوف يضيع بلا شك اسم جيدة، وشعور الخوف في قلوب العدو أنه سيكون هناك تغيير جريء لك. لذلك، والحفاظ على نفسك! “

  19. meremmelex said

    Artinya kalo mau berhasil dgn gemilang, ya bakar tuh kenikmatan dan kemalasan serta masa lalu kita yg menghanyutkan. Pilihannya: sukses ato terhina… Thariq bin Ziyad Jauh lebih menginspirasi daripada motivator2 matre jaman skr!!!

  20. Aim said

    Subhanallah semoga sekarang di sistem yang kufur ini ada panglima sehebat Beliau agar di ganti dengan sistem yg rahmatanlilalamin yaitu Islam……..Allahuakbar

  21. fauzi said

    Komentar special untuk Ari yg selalu meributkan masalah pembakaran kapal…

    Ga usah mikirin hal pembakaran kapal, itu udah strategi dari pemimpin muslim yg insya Allah mendapat ilham dari Allah dan Alhamdulillah mendapat kemenangan setelahnya.

    yang penting sekarang bagaimana kita seluruh ummat muslim bersatu dan membentuk suatu kekuatan dan melaksanakan aturan islam di muka bumi ini.

    Masalah quran harus di tafsirkan lagi, dari seluruh ayat2 quran telah jelas dan sangat mudah di mengerti, jadi ga seluruhnya ayat quran itu perlu di tafsir, hanya beberapa ayat saja seperti perumpaan dalam quran dan asbab nujul penurunan.

    ayat yg di sampaikan fadil itu sudah sangat jelas dan di mengerti.

    so mas Ari jangan meributkan masalah seperti itu yg mengakibatkan perpecahan antar muslim.

  22. ahmad daholu said

    yang jelas tariq bin ziad adalah pejuang muslim sejati,, cuman 1 misinya dalah menyebarkan umat islam untuk diwilayah eropa.. itu yang patut kita teladani.

  23. lowongan said

    ini juga akan menjadi nama anak kedua saya, setelah anak pertama saya yang bernama Fatih.

  24. mubarok said

    saya ingin mengomentari fadli

    kalau kapal tidak dibakar niat mujahidin akan berbeda beda(ada yang ingin rampasan,ada yang ingin lari karena pasukan thariq kalah banyak,dll)

    sehingga thariq bin ziyad memutuskan untuk membakar kapal agar niat para mujahidin hanya syahid atau kemenangan dari ALLAH sehingga mereka menjadi kuAT

  25. izsarmuqomil said

    takhanya Muhammad al-faith sang penakluk konstantinopel Tariq bin zyad pun telah menggentarkan hati bangsa barat atas gemilangan islam di masa lalu ,,,,,,,

  26. Malik said

    - Kapal Dibakar.

    Ketika berkecamuk perang Yarmuk yang dahsyat antara 40 ribu pasukan muslim melawan 240 ribu pasukan multinasional Romawi, Panglima Khalid bin Walid menempatkan wanita di garis belakang (sebagai TAKTIK) untuk menghadang pasukan yang lari dari perang dan memberikan semangat tempur.

    Pun begitu ketika Tariq bin Ziyad membakar kapal perang, digambarkan dalam syair nasyid :

    “LAUT LUAS DIBELAKANGMU MUSUH GANAS DIDEPANMU,
    KAN KEMANA KAU AKAN LARI SLAMATKAN DIRI.
    BILA MUNDUR ENGKAU TENGGELAM BERTAHANPUN KAN DITERJANG
    BERSATULAH DALAM BARISAN KAU PASTI MENANG”

    Jelas bahwa pembakaran kapal tersebut adalah TAKTIK (sah-sah saja) dalam pertempuran agar pasukan tidak berfikir mundur, namun FOKUS menghadapi musuh dengan semangat menyala2 untuk memperoleh kemenangan.

    - “kapan ya kita punya pahlawan seperti Thariq bin Ziad?………”

    Islam pernah memiliki :
    - Khalid bin Walid, Pedang Allah yang tak terkalahkan dalam peperangan
    - Salahuddin AL Ayubi, Kesatria Perang Salib
    - Muhammad Al Fatih, Penakluk Konstantinopel
    - Saifudin Qutuz, Pertamakali yang berhasil menumpas pasukan Mongol yang hebat & terkenal “tak pernah terkalahkan” dalam perang AinJalut yang dahsyat.

    “Tidak akan terjadi kiamat sebelum ada kekhalifahan di Palestina”.

    Insyaallah tak lama lagi akan tampil Penakluk Bumi Palestina dan Roma.
    Dialah IMAM MAHDI yang namanya adalah MUHAMMAD dan nama bapaknya adalah ABDULLAH. Dunia islam sedang menanti kemunculannya untuk menumpas yahudi, menghancurkan kedzoliman dan menegakkan keadilan dimuka bumi.
    Insyaallah, Wallahu A’lam.

    boleh dibaca2 sekedar pengetahuan saja :
    http://viya1712.files.wordpress.com/2008/08/oktober2015imammahdidatang.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers

%d bloggers like this: