MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Mengenal Jaringan Islam Liberal…..

Posted by Bustamam Ismail on June 5, 2008

dikutip dariI   Ahmad Sarwat, Lc

Islam memang memberikan kebebasan berpikir serta berpendapat. Itu tidak perlu dipertanyakan lagi. Bahkan kebebasan berpikir yang ada di dalam agama Islam justru menjadi inspirasi orang Barat untuk kemudian membebaskan diri dari kungkungan raja dan hegemoni gereja.

Lantas mereka bisa maju, terjadi Revolusi Industri di Inggris hingga sampai sekarang ini.

Para pemuka kebebasan di Barat sangat diinspirasikan oleh kebebasan yang ada di negeri muslim. Mereka bebas menyapaikan pendapat, memberikan gagasan, menemukan begitu banyak karya di bidang ilmu pengetahuan. Padahal di Eropa, para raja dan kekuatan gereja saat itu sangat indoktrinatif.

Kitab Injil mereka campur aduk dengan pemikiran mereka yang picik, lalu dipaksakan kepada masyarakat. Di antara pengekangan gereja di Eropa saat itu antara lain:

Konsep Trinitas

Trinitas adalah sebuah tema yang paling kontroversial. Sebab konsep trinitas itu sangat bertentang dengan ajaran asli Nabi Isa dan ditentang oleh begitu banyak Gereja di Timur.

Tapi dengan kekuatan senjata dan kekuasaan, Gereja Eropa berhasil memaksakan paham kaum penyembah berhala untuk ditelan bulat-bulat, sehingga dijadikan dogma yang tidak boleh dibantah.

Seorang raja Inggris, Hertog, bahkan tega membunuh ribuan orang dengan jalan dibakar hidup-hidup dalam rangka memaksakan dogma sesat itu di kalangan rakyatnya. Tapi siapa yang sempat bertaubat sebelum dibakar hidup-hidup, masih ada kesempatan diampuni dan hukumannya dikurangi menjadi pemenggalan kepala dengan pedang, sebagai ganti dari dibakar hidup-hidup.

Pengekangan Ilmu Pengetahuan

Gereja bukan hanyamemaksakan masalah khilafiyah di bidang aqidah saja, tetapi juga merasuk ke wilayah lain yang tidak seharusnya mereka masuki, yaitu ranah ilmu pengetahuan dan teknologi. Tentunyadengan pendekatan dogmatis yang justru melecehkan kemajuan ilmu pengetahuan.

Misalnya mereka paksakan doktrin bahwa bumi itu rata seperti meja. Padahal tidak ada ayat Injil yang menyebutkan demikian. Tentu saja indoktrinasi seperti ini ditentang oleh para ilmuwan yang saat itu telah berhasil membuktikan kebenaran teori heliosentris.

Akibatnya masyarakat Eropa tertekan selama berabad-abad, mereka ditindas, disiksa, dipaksa dan dilecehkan akalnya.

Betapa mereka mendambakan hidup di bawah alam kebebasan berpikir sebagaimana yang dialami oleh bangsa-bangsa muslim di dunia Islam. Ketika tekanan sudah mencapai puncaknya, meledaklah arus kebebasan di Barat sana, di mana salah satu pemicunya justru datang dari Islam.

Kebebasan Berpikir Versi Islam

Di bidang aqidah, agama Islam relatif punya konsep yang sederhana. Tidak berbelit-belit sebagaimana keruwetan para filsuf barat yang memang rancu cara berpikirnya.

Maka di dunia Islam tidak pernah timbul jurang pemisah antar sekte aliran filsafat. Sehingga tidak pernah terjadi hegemoni ulama atau indoktrinasi aqidah. Apalagi dalil dan nash yang dimiliki umat Islam sudah sangat jelas dan mudah dipahami. Beda dengan dogma gereja yang sumbernya justru otak para pemikir linglung di Eropa.

Di bidang ilmu pengetahuan, kebebasan berpikir versi Islam sangatbisa kita banggakan. Dengan kebebasan itu, sejarah Islam bertabur cahaya dengan para penemu di bidang ilmu pengetahuan. Ibnu Sina, Ibnu Rusydi, Al-Khawarizmi, Al-Kindi, Ibnu Bathuthah, Al-Idrisi, dan sederet nama ilmuwan besar yang sampai hari ini masih dianggap sebagai tokoh iptek dunia.

Meski Al-Quran banyak bicara tentang fenomena alam, tetapi tidak ada satu pun ayat yang bicara terlalu detail tentang hal itu. Ini bedanya antara Injil hasil karangan manusia dengan Al-Quran kalamullah, yaitu hal-hal yang terkait dengan iptek lebih banyak diserahkan kepada otak manusia.

Sehingga silahkan saja manusia menikmati kebebasan berpikirnya, silahkan lakukan penelitian, eksplorasi, bahkan manusia ditantang untuk menembus jagad raya. Sesuatu yang di dalam dogma Gereja Eropa saat itu merupakan kemustahilan.

Kebebasan Pemikiran Versi JIL

Tapi hari ini, yang diusung oleh Jaringan Islam Liberaldengan nama kebebasan berpikir sama sekali tidak ada kaitannya dengan ilmu pengatahuan.

Kebebasan berpikir versi JIL tidak lain adalah agenda yahudi zionis dalam rangka menghancurkan eksistensi semua agama, termasuk Islam.

Yang mereka usung bukanlah kebebasan berpikir Islam seperti yang dahulu dikembangkan.

Dahulu kebebasan berpikir yang datang dari dunia Islam adalah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Bukan dalam masalah aqidah dan prinsip dasar agama. Kebebasan berpikir di masa Islam dahulu melahirkan banyak kemajuan buat bangsa dan negara, terutama di bidang ekonomi, teknologi, ilmu pengetahuan dan penemuan-penemuan besar.

Sedangkan kebebasan versi JIL saat ini tidak menghasilkan apa-apa, kecuali kufur dan laknat dari Allah.

Yang mereka usung adalah liberalisme yahudi yang intinya ingin merusak semua agama, mencampur aduknya, melecehkannya danmencampur aduk aqidah.

Liberalisme = Agenda Zionis

Pluralisme dan Liberalisme Agama merupakan pintu masuk bagi penghancuran agama itu sendiri. Hal ini sudah menimpa agama Nasrani ratusan tahun lalu di Eropa dan Amerika, sehingga gereja di sana banyak yang kosong dan kemudian dijual.

Banyak pula orang Eropa dan Amerika yang mengaku sebagai Kristiani kian lama kian sedikit dan berubah menjadi agnostik, kaum yang tidak mau tahu soal agama. Inilah buah dari Liberalisme yang melanda umat Kristiani Eropa dan AS.

Setelah itu, kaum Liberalisme dan Pluralisme yang didalangi oleh apa yang disebut-sebut Henry Ford sebagai The International Jews ini mengarahkan sasarannya ke umat Islam dunia.

Indonesia sebagai negeri kaum Muslimin terbesar dunia menjadi tujuan utama gerakan penghancur agama ini. Berkedok sebagai Islam Pluralis, Islam Liberalis, Islam Damai, Islam Kultural, dan kedok-kedok lainnya, mereka mencoba mendangkalkan agama Allah ini.

Itulah JIL di Indonesia, mereka bukan mengusung kebebasan pemikiran sebagaimana layaknya dahulu umat Islam, tetapi pada hakikatnya mengusung misi zionisme international untuk menghancurkan Islam dari dalam. Waspada dan waspada.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

23 Responses to “Mengenal Jaringan Islam Liberal…..”

  1. UStad Anjing Bodoh Kafir matilah kau dengan ajaran setanmu. Benar kata Sakman Rusdhi: “Ajaran Muhamad dan Al -Quran sebagian besar tercampur ayat-ayat setan . Terutama oleh Muhamad Anjing SAW, pelaku pedofilia dan permapuk serta preman kayak FPI. Matilah kalian teroris berjenggot. Asu Muhamad SAW

  2. KUBUNUH KAU ANJING> HABISKAN AJARAN FUNDAMENTALIS ISLAM DARI DUNIA INI BERSAMA KAMBING-KAMBING BERJENGGOTNYA

  3. semoga anda dapat hidayah, laksana umar bin khattab, saya salut anda orang yang peduli, sukses untukmu!!!

  4. musuh jil said

    eeeeeh rupanya ada yg marah2 ga ketauan juntrung ….. situ udah lama jadi pembunuh anjing ya, pantes emosian

  5. Benarkah kita harus harus marah jika ada orang menyebut diri kita ” KAFIR “,
    Dan Benarkah kita memang boleh bangga jika ada yang mengatakan bahwa kita adalah ” ISLAM “.
    Bukankah Islam atau Kafir hanya Allah SWT yang tahu dan berhak menjulukinya.
    Benarkah kita telah yakin bahwa Allah selalu melindungi dan menyayangi kita yang ISLAM ini.
    Jika benar, lalu kenapa kita harus takut, malu, dan mengamuk jika ada orang lain menghina diri kita dengan tuduhan bahwa diri kita adalah kafir.
    Tidakkah lebih baik biarlah diri kita hina di mata orang tatapi mulia di mata Allah SWT.
    Mengaku jangan jangan diri ini memang masih kafir di hadapan Allah SWT, lalu berserah diri dengan penuh pengharapan agar Allah mau mengampuni kekafiran kita serta tak pernah lupa kita memohon kiranya Allah selalu menuntun kita ke dalam IslamNya adalah lebih baik daripada , dengan bangga kita mengaku telah Islam di hadapan Allah SWT tetapi kita selalu takut kehilangan keakuan ke-islaman diri kita di mata orang banyak….

  6. suhartono said

    Assalamualaikum Wr.Wb. Masya Allah,… kenapa saudara marah2?… dalam islam kami malah diajarkan tidak mengupat bahasa seperti menyebut kata2 BINATANG. Itulah bedanya, antara kami (Muslim yang Benar) dgn Kalian (maaf,… kaum KAFIR).
    Apakah ada sakit hati kepada sepakterjang FPI?… kalau anda cermati, sebetulnya FPI ini khan “MEMUNSUHI TEMPAT2 MAKSIAT DAN KEHANCURAN MORAL, BAGI MASYARAKAT”. Coba klu anda mau jujur, apakah anda setuju adanya ; PERJUDIAN, MINUMAN KERAS, NARKOBA, PELACURAN, KORUPSI DAN PENISTAAN AGAMA MANAPUN … Apakah salah kalau FPI anti semua itu?…
    Saya sarankan, apapun agama saudara diatas… segera intropeksi atas kehidupan anda?… apakah hanya memikirkan kesenangan dunia saja?… kita pasti akan mati dan dalam Islam, kematian akan membuktikan amal atau buruknya tingkah laku kita didunia ini. Kita akan di Azab oleh ALLAH SWT,… hati-hati…
    Untuk Imam Besar Umat Islam, HABIB RIZIEQ dan Panglima Laskar Islam, MUNARMAN. Insya Allah,… perjuangan kalian akan dicatat oleh ALLAH SWT. Perjuangan kali akan menumbukkan HABIB RIZIEQ DAN MUNARMAN, yang lain di Indonesia ini. Terus-terang Saya Iri dengan kali. Saya iri kenapa saya tidak bisa/ mampu seperti kali. Kami akan mendoakan kali,…. AMIN…. Takbir!… ALLAHUAKBAR!… ALLAHUAKBAR!… ALLAHUAKBAR!….

  7. Hujjah Allah,hujjah nabi Muhamad saw. dan hujjah kitab suci-Nya yang terpenting adalah bahwa semua umat manusia beragama wajib menyampaikan RISALAH TUHAN/ALLAH (artinya risalah seluruh para nabi/rasul dan tidak boleh memihak salah satu nabi/rasul atau membedakannya satu dengan yang lainnya sesuai An Nisaa (4) ayat 150,151,152, dari sejak Adam sampai kiamat) yang senantiasa RISALAH TUHAN/ALLAH itu ditolak oleh pemuka-pemuka agama masing-masing zamannya.
    Pembuktiannya dapat dipelajari dari Al Maidah (5) ayat 67 (yang disampaikan oleh rasul), Al An Aam (6) ayat 124,125 (disampaikan Allah),Al A’raaf (7) ayat 60,62 (disampaikan oleh Nuh), 66,68 (disampaikan oleh Huud, 75,79 (disampaikan oleh Saleh), 88,93 (disamapaiakan oleh Syuaib), 109,144 (disampaikan oleh Musa), Al Ahzaab (33) ayat 38,39,40 (disampaiakan oleh Muhammad atau siapa saja yang mau), Al Jinn (72) ayat 23,26,27,28 (disampaikan oleh rasul yang diridoi).
    Risalah TUHAN/ALLAH itu dilukiskan oleh Muhammad dengan syiar-syiar Allah pada manasik haji, sesuai Al Baqarah (2) ayat 125, Ali Imran (3) ayat 96,97, Al Maidah (5) ayat 97, Al Baqarah (2) ayat 158,189,196,197, Al Hajj (22) ayat 26,27 dll.

    -Semua umat beragama bukannya menyampaikan RISALAH TUHAN/ALLAH sejak Adam sampai kiamat, akan tetapi hanya menyampaikan risalah salah satu nabi/rasul yang bersangkutan dan mengakibatkan sifat arbaban, menyembah, memberhalakan, mengkultuskan, menuhankan nabi/rasul sesuai Ali Imran (3) ayat 80, dan arbaban kepada pemuka agama (ingat fatwa-fatwa) selain Allah sesuai At Taubah (9) ayat 31.
    -Akibat arbaban, menjadi musrik dari garis lurus kepada Allah sesuai Al Hajj (22) ayat 31.
    -Akibat musrik, wajib dbunuh dengan hujjah ilmu Allah sesuai At Taubah (9) ayat 5.
    -Akibat musrik adalah najis sesuai At Taubah (9) ayat 28.
    -Akibat musrik, wajib diperangi dengan hujjah ilmu Allah sesuai At Taubah (9) ayat 36.
    -Akibat musrik, jangan dido’akan sesuai At Taubah (9) ayat 113.
    -Akibat musrik, tidak ada ampunnya (dari sifat untuk tidak musrik) sesuai An Nisaa (4) ayat 48,116.
    -Akibat musrik terjadi perpecahan sesuai Ar Ruum (30) ayat 32, Al Mu’minuun (23) ayat 53,54.

    Untuk menyelesaikan perselisihan persepsi diantara agama dan didalam agama telah diterbitkan buku panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:

    “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
    berisi XX+527 halaman, berikut lampiran acuan terpisah berukuran 63×60 cm.:
    “SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN AYAT KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)”,
    hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun oleh:
    “SOEGANA GANDAKOESOEMA”
    dengan penerbit:
    “GOD-A CENTRE”
    dan mendapat sambutan hangat tertulis dari:
    “DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA” DitJen Bimas Buddha, umat Kristiani dan tokoh Islam Pakistan.

    Buku “BHINNEKA CATUR SILA TUNGAGAL IKA”

    1. telah diserahkan pada hari senin tanggal 24 September 2007 kepada Prof DR. ibu Siti Musdah Mulia, Islam, Ahli Peneliti Utama Balitbang Departemen Agama Republik Indonesia, untuk diteliti sampai ada keputusan membenarkan atau menolak dengan hujjah, sebagaimana hujjah yang terdapat didalam buku itu.

    2. Telah dibedah oleh:
    A. DR. Abdurrahman Wahid, Gus Dur, Islam, Presiden Republik Indonesia yang ke-4 tahun 1999-2001.

    B. Prof. DR. Boedya Pradipta, Penghayat Ketuhanan Yang Maha Esa, dosen FS Universitas Indonesia.

    C. Prof DR. Usman Arif, Khonghucu, dosen Filsafat Universitas Gajah Mada.

    D. Prof DR. Robert Paul Walean, Pendeta Nasrani, sebagai moderator, seorang peneliti isi Al Quran, sebagaimana Soegana Gandakoesoema peneliti isi Al Kitab perjanjian lama dan perjanjian baru.

    E. Disaksikan dan diadakan dialog tanya jawab oleh para undangan yang hadir sebanyak 500 orang.

    Pada hari kamis tanggal 29 Mei 2008, jam 09.00-14.30, di-Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, jl. Salemba Raya 28A, Jakarta dalam rangka peringatan satu abad (1908-2008) kebangkitan nasional “dan kebangkitan agama-agama” diacara Seminar & Bedah Buku hari/tanngal: Selasa 27 Mei – Kamis 29 Mei 2008, dengan tema merunut benang merah sejarah bangsa untuk menemukan kembali jati diri Bhinneka Tunggal Ika Paca Sila Indonesia.

    Wasalam, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennim ke-3 masehi.

  8. Salut atas perjuangan Pak Mas Soegana. Insya Allah saya akan beli bukunya. Benar dan salah bergantung pada niat njenengan dan ridlo dariNya. Tapi saya salut bahwa sampean telah menanam proses. Mudah mudahan berbuah baik dan dinikmati anak cucu kita kelak.

  9. Kalau berminat membeli bukunya, silahkan datng ditoko buku “KALAM”, jl. Utan Kayu 68H, Jakarta, telp. 62-21-8573388
    Selamat menikmati bacaan yang bermanfaat itu.

  10. alang said

    salam

  11. Mas Soegana Gandakoesoema, pembaharu Peersepsi Tunggal Agama
    Saya salut mas tentang Ide Mas
    Misis Agama Tauhid itu sama yaitu mengajak umat untuk meyakini Pemilik Alam Semesta ini, dan keyakinan kepada Rasul Yang diutusnya. Tetapi Setelah Rasul tiada disampingnya alias wafat maka umat dipengaruhi oleh hawa nafsunya yang dibisikan oleh setan la,natullah, akhirnya mereka menyimpang jauh dari ajaran Tauhid, Ketika itu Allah mengirimkan Rasul untuk mengembalikan kejalan yang benar. Pemimpin Mereka yang sudah keliru itu berlaku sombong, atau yang mengingkari ajaran Tuhnnya menentang dan menolak( bukan umat beragama yang menolak tetapi manusia yang sombong dan ingkar kepada ajaran Tuhannya). Itulah yang terjadi pada Nabi Nuh, Nabi Syu,aib, Nabi Musa, dan seterusnya sampailah kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir yang tidak ada lagi Nabi sesudahnya, Yang ada hanya Ulama sebagai pewaris Nabi.
    Tetapi Mas agak keliru waktu menafsirkan beberapa ayat, yang mengatakan bahwa setiap Rasul Yang datang ditentang oleh umat beragama, Yang benar menurut Islam adalah Nabi itu ditentang oleh Pemimpin-pemimpin yang sombong/kelewat batas/dan meingkari ajaran Allah.
    Saya tidak ingin menggurui Mas karena tinjauan kita berbeda. Saya salut atas keinginan Mas dan Ingin latar belakang supaya kita lebih dalam lagi untuk diskusi.
    Tapi saya salut keinginan Mas yang ingin melebihi Para Rasul dan Nabi ingin menyatukan umat beragama, laksana Iskandar Agung Pemimpin Timur dan Barat.???

  12. hamba Allah said

    ceramah yg bgus ustad…
    saya setuju dengan anda walaupun msh blum btul megerti tentang JIL…
    buat yg marah2 trus yg omongannya kotor, mudah2an lidah dipotong…
    buktikan klo Islam salah…
    gak usah bnyk bacot aja…
    Islam harus berdiri trus…
    satu2nya agama yg benar di dunia ini…
    Allahu Akbar…
    wasslm…

  13. irsyad said

    yang mencaci maki di atas,bukan manusia,tapi iblis dan setan berwujud manusia.terlebih kontalmu.gak terdidik dan gak berhati sanubari,bahkan binatang seburuk apapun anjing segila apapun lebih mulya daripada kontalmu

  14. banish said

    pak ustad ini sakit jiwa.phobia ama zionis dan barat,udah lama belajar agama kok gak bisa bijaksana,cethek pola pikire.eropa maju bukan karna pengaruh islam,ngawur kok kebangeten.
    Buktinya negara2 islam keblangsat kayak sudan & afgan.

    bravo JIL…!

    parenggggg…..ng

  15. silahkan anda berpendapat begitu, tapi apabila kau katakan ustaz sakit jiwa, itu adalah yang sering diucapkan orang kepada rasul dan nabi dizaman dulu, orang yang mengutamakan emosinya, dan orang yang tidak mengerti artinya hidup laksana zamannya jahiliah. berfikirlah dengan jernih mas!!!

  16. Yas said

    Masya ALLOH………

    Bwat yang marah-marah g jelas apalagi sampe bilang Islam itu sesat,,,,,,nyadar donk sebenernya yang sesat itu syapa!!\

    yaaah……….semoga z ente cepet dapet hidayah d…..

    Biar ilang tuh prilaku2 biadab dan ucapan2 yang bener2 “Naudzubillahimin dzaalik…..”

    Islam the best…………g da yang lainnya,,,,,,ALLOHUAKBAR!!!

  17. aku said

    berdasarkan pengalaman saya dari dulu hingga skarang,yg saya baca dan saya rasakan.bahwa islam(orng islam yg benar-benar islam) itu tulus banget,kebaikannya natural bngt,gak dibuat-buat,gak pake harap balasan kebaikan(apa lagi maksain/nyuruh non-islam pindah ke agama islam stelah dibantuin,gak banget mreka ngelakuin itu).jadi kalo ada orng yg ngomong buruk ttg islam,mudah-mudahan Allah SWT menguatkan imanku..!!

  18. Buku “BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
    Penulis: Soegana Gandakoesoema
    Penerbit: GOD-A CENTRE
    Bonus: “SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN AYAT KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)” berukuran 63×60 cm.
    Hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun.
    Mendapat sambutan hangat tertulis dari Departemen Agama Republik Indonesia, SekDitJen Bimas Buddha, Pendeta Nasrani dan tokoh Islam pakistan.

    Tersedia ditoko-toko buku distributor tunggal
    P.T. BUKU KITA
    Telp. 021.78881850
    Fax. 021.78881860

    Salamun ‘alaikum daiman fi yaumiddin, Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.

  19. daplun said

    BOIKOT dan jangan baca buku dan makalah JIL..ga ada gunanya ..mending buat beli bakso saja….

  20. milosevich mantan JIL said

    Alasan orang berpaham JIL :

    1. Pengin beda ama temen
    2. Biar kelihatan keren
    3. Silau dengan barat
    4. Waktu kecil agamanya kurang
    5. Cari sensasi
    6. Kurang kerjaan
    7. Jabatan dan posisi
    8. Butuh uang

    Betul ngga….
    Buat kontalmu dah sunat belum….tek sunat pake golok mau…tapi lehernya…

  21. Buku “Bhinneka Catur Sila Tunggal Ika”
    dengan bonus “Skema Tunggal Ilmu Laduni Tempat Acuan Ayat Kitab Suci Tentang Kesatuan Agama”
    Tersedia di
    {erumaham BSI Permai Blok A3, Jl. Samudera Jaya,
    Kelurahan Rangkapan Jaya,
    Kecamatan Pancoran Mas
    Depok 16435
    Telp./Fax. 021 77884755
    HP. 085881409050
    Soegana Gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi

  22. uu

  23. Buku Kedamaian Agama-Agama
    “Bhinneka Catur Sila Tunggal Ika”
    bonus: “Skema Tunggal Ilmu Laduni Tempat Acuan Ayat Kitab Susi tentang Kesatuan Agama”
    Penulis: Soegana Gandakoesoema
    Tersedia di
    Perumahan Puri BSI Permai Blok A3
    Jl. Samudera Jaya
    Kelurahan Rangkapan Jaya
    Kecamatan Pancoran Mas
    Depok 16435
    Telp./Fax. 02177884755
    HP. 085881409050

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: