MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Kebakaran di Ranah Minang…..

Posted by Bustamam Ismail on May 21, 2008

Sekitar 16 hektare hutan rakyat di kawasan perbukitan Lapau Munggu Guo, Kelurahan Kuranji Kecamatan Kuranji terbakar, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (19/5). Tanjakan yang cukup terjal untuk menuju 20 titik api di kawasan perbukitan menyebabkan proses pemadaman api memakan waktu hingga tiga jam.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui warga yang bermukim di lereng kaki bukit di Lapau Munggu Guo. Melihat gumpalan asap yang membubung tinggi, warga langsung berinisiatif untuk memadamkan api. Dari informasi yang diperoleh dari DKS PB, kebun yang terbakar adalah milik, Mina (65),Safar(65),Jai(45),Taraya(70),Iyan(65),Ai(50).

Active ImageDengan peralatan seadanya kami langsung berupaya memadamkan api. Karena jalan menuju titik api yang cukup terjal, hingga upaya ini tidak berjalan maksimal. Sementara, warga yang lain melapor kejadian ini kepada pihak yang berwajib,” ujar salah seorang warga, Bustami (45).

Selang 30 menit kemudian, tiga mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kesejahteraan Sosial dan Penanggulangan Bencana (DKS PB) Kota Padang pun tiba di lokasi kejadian.

Guna mencapai titik api yang berjarak 300 meter dari kaki bukit, petugas terpaksa menggunakan hingga delapan selang air. Jumlah ini kemudian ditambah dengan satu mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kehutanan Sumbar.

“Akibat cuaca panas dan banyak batang kayu yang mengering serta angin yang bertiup kencang, api cepat menyebar. Titik api yang awalnya hanya beberapa saja, langsung bertambah dengan cepat. Bahkan jumlahnya mencapai 20 titik,” sebut Kabid Penanggulangan Bencana DKS PB, Ardisyaf.

Setelah 1,5 jam proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan 28 personil dari petugas pemadam ditambah polisi, TNI dan warga, api terus membakar sebagian kawasan bukit yang telah dijadikan kebun rakyat.

Bahkan dari kawasan By Pass masyarakat dapat menyaksikan kepulan asap putih yang menutupi kawasan perbukitan dari Kuranji hingga Pauh tersebut.

Setelah memetakan kondisi geografis kawasan perbukitan, DKS PB mendatangkan plooting pump. Karena di kawasan atas bukit terdapat sumber air dan plooting pump digunakan sebagai pemompa air. Di pihak lain, Dinas Kehutanan Sumbar yang mengerahkan 10 personilnya mendatangkan jet shooter. Sejenis tabung air yang bisa dipikul oleh satu orang dan dilengkapi alat pemompanya.Dari informasi yang berhasil dirangkum Padang Ekspres kebakaran tersebut berawal dari tindakan salah seorang warga yang membersihkan areal perkebunannya di lereng bukit. Gulma yang disiangi tersebut malah dibakar. Akibatnya terjadi kebakaran yang nyaris menghanguskan seluruh kawasan bukit. Namun pihak yang berwajib kesulitan untuk mendeteksi siapa pelaku yang melakukan pembakaran tersebut.

 Sumber Padang Ekspress

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: