<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Khotib</title>
	<atom:link href="http://hbis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hbis.wordpress.com</link>
	<description>Saya khatib Jabotabek,dan guru di Jakarta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Dec 2009 08:01:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='hbis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/7dc49a031a1b5a7bcd8cc213cf593916?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Khotib</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hbis.wordpress.com/osd.xml" title="Khotib" />
		<item>
		<title>Menelaah Surat Rasulullah kepada raja-raja</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/menelaah-surat-rasulullah-kepada-raja-raja/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/menelaah-surat-rasulullah-kepada-raja-raja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 07:18:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[tahuhid/Aqidah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[SURAT RASUL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/menelaah-surat-rasulullah-kepada-raja-raja/</guid>
		<description><![CDATA[Jika Islam mengakui keselamatan ada pada agama lain, tentu Islam tidak akan mengajak pemeluk agama lain masuk Islam
“Masuklah Islam, maka Anda akan selamat.” (Aslim taslam)…&#8220;Namun jika Anda menolak Anda akan mendapat dosa dua kali lipat.&#8221; Begitulah kalimat-kalimat dalam surat Nabi yang dikirim kepada Heraclitus, Kaisar Romawi Timur. Kepada Kaisar Persia Ebrewez surat Nabi berbunyi sama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3045&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn%3Axa9kLeo_Eb9bAM%3Ahttp%3A%2F%2Fhasanalsaggaf.files.wordpress.com%2F2008%2F05%2Fsurat-nabi-untuk-heraclius.jpg&#038;w=214&#038;h=201" alt="" width="214" height="201" />Jika Islam mengakui keselamatan ada pada agama lain, tentu Islam tidak akan mengajak pemeluk agama lain masuk Islam<br />
<em>“Masuklah Islam, maka Anda akan selamat.” (Aslim taslam)</em>…<em>&#8220;Namun jika Anda menolak Anda akan mendapat dosa dua kali lipat.&#8221;</em> Begitulah kalimat-kalimat dalam surat Nabi yang dikirim kepada Heraclitus, Kaisar Romawi Timur. Kepada Kaisar Persia Ebrewez surat Nabi berbunyi sama dengan tambahan<em> “…jika Anda menolak maka bagi Anda dosa seluruh kaum Majusyi”.<br />
</em><br />
Kepada Kaisar Najasyi berbeda lagi. Surat Nabi berbunyi: <em>“Aku ajak Anda kepada Allah yang Esa yang tiada sekutu bagiNya… dan memmpercayai apa yang aku bawa”</em></p>
<p>Kepada penguasa Mesir Muqauqis juga demikian:<em> “Masuklah Islam Anda akan selamat… agar Allah memberi pada pahala dua kali lipat. Jika Anda menolak Anda akan menanggung dosa bangsa Qibti”.</em></p>
<p>Surat Nabi itu adalah tawaran, dakwah, atau panggilan untuk keselamatan. Bukan memasarkan agama. Bukan pula intimidasi yang militeristik. Kurirnya pun tidak disertai pasukan bersenjata. Beda dengan perkataan<em> “You are with us or against us,”</em> lalu tebar dana liberalisasi. Surat itu santun tapi tegas. Nabi sedang membawa risalah menyempurnakan risalah sebelumnya.<br />
<span id="more-3045"></span> <em><br />
“Masuklah Islam Anda akan selamat,”</em> artinya jelas bahwa yang tidak masuk Islam tidak akan selamat. Tidak ada jalan keselamatan di luar Islam. Itulah misi Nabi. Itulah Islam sebagai <em>Al-din al-kamil</em>.  Islam adalah <em>din</em>, bukan religi atau agama kultural. Din adalah sistem keyakinan, peribadatan serta prinsip kehidupan dunia-akhirat yang turun melalui wahyu Allah. Jadi din adalah jalan kebenaran dan keselamatan. Jika seseorang masuk dalam sistem keyakinan atau <em>din</em> ini maka ia akan berserah diri. Itulah berislam.</p>
<p>Berserah diri dalam Islam jelas kepada Tuhan yang bernama Allah. Allah seperti yang dalam konsep para nabi dan Nabi Muhammad. Maka dari itu Allah bukan Yahweh, bukan tuhan Bapak, bukan  Nirguna Brahman, bukan Tao Te Ching, bukan En Soph, bukan pula Dharmakaya. Allah juga tidak sama dengan tuhan-tuhan eksoterik yang terbatas dalam konsep “transedentalisme”. Berserah diri artinya berislam kepada Tuhan nabi Ibrahim, Musa, dan Isa serta nabi-nabi yang lain. Tuhan nabi-nabi itu adalah Tuhan yang diimani Nabi Muhammad.</p>
<p>Tuhan agama nabi-nabi dahulu  itu benar  tetapi sesuai perjalanan waktu mereka menyimpang karena tergoda hawa nafsu yang dikendalikan iblis maka Islam mengajak kembali kejalan yang benar, yaitu agama yang dibawa Nabi Muhammad? Al-Quran surah al-Ma’idah 65 menjawab: <em>“Jika orang-orang ahlul kitab beriman dan bertaqwa (kepada Allah)  akan Kami hapuskan dosa mereka dan akan Kami masukkan surga.”</em> Artinya ahlul kitab dianggap sudah menyimpang keimanannya kepada Allah SWT.</p>
<p>Menurut ahli tafsir al-Baydhawi, ahlul kitab, dimaksud adalah sebelum datangnya Islam. Standarnya pun merujuk kepada Kitab Taurat dan Injil (al-Maidah 67), yang intinya adalah tauhid. Tapi itu pun tidak mereka lakukan.</p>
<p>Sesudah Islam datang, konsep berserah diri dan beriman pada Allah pun disempurnakan. Konsep beriman pada Allah merujuk kepada Al-Quran. Rukunnya ditambah iman pada rasul-rasul-Nya dan kitab-kitab yang dibawa mereka, pada hari akhir, <em>qada-qadar</em>, serta konsekuensi-konsekuansi yang ditimbulkannya. Dalam al- al-Ma&#8217;idah, 69 dan al-Baqarah 62, jelas bahwa keselamatan agama terdahulu adalah beriman pada Allah, hari akhir, dan beramal shaleh. Keselamatan sesudah Islam datang beriman dengan rukun-rukunnya.</p>
<p>Bukankah agama-agama itu dibawa oleh nabi-nabi dan turun dari Allah juga? Benar, tapi para pakar tafsir menyimpulkan bahwa untuk masa sesudah kedatangan Islam, agama-agama itu dibatalkan (<em>mansukh</em>). Ini berarti agama Kristen, Yahudi, Sabian, dan sebagainya itu, kini telah disempurnakan Islam.  Ketika menafsirkan al-Baqarah 62 dan Ali Imran 69, al-Tabari yakin bahwa surat itu telah dimansukh oleh surah Ali Imran ayat 75 <em>&#8220;Barangsiapa memeluk agama selain Islam tidak diterima…&#8221;.</em></p>
<p>Pendapat ini merujuk kepada Ibn Abbas  dan diperkuat oleh al-Qasimi, Wahbah Zuhayli, dan mufassir-mufassir lainnya. (<em>Lihat Hikmat Ibn Bashir ibn Yasin, al-Tafsir al-Sahih, mausu&#8217;ah al-Sahih al-al-Masbur min al-Tafsir bi al-Ma&#8217;thur,</em> 2 jld, jld 1, Dar al-Ma&#8217;athir, Madinah, 1999, 169).</p>
<p>Menurut Ibn Taymiyyah bunyi al-Baqarah 62: <em>“beriman kepada Allah dan hari akhir” </em>tidak bisa difahami secara literal tapi perlu ditafsirkan. Konsep iman berkaitan dengan konsep amal dan ilmu. Konsekuensi menerima konsep itu yang terpenting adalah masuk Islam. Bagi yang hidup sebelum Islam, konsekuensinya adalah taat menjalan ajaran nabi-nabi mereka. Sesudah Islam konsekuensinya adalah taat kepada ajaran yang dibawa Islam. Logikanya jika Allah adalah juga Tuhan agama-agama, mengapa firmanNya yang dibawa Nabi Muhammad tidak mereka digubris.</p>
<p>Apakah Islam itu agama yang ekslusif? Betul! Sebab selain jalan Islam tidak dianggap selamat. Salah! sebab dalam Islam, anak-anak dari orangtua yang beragama apapun, jika meninggal sebelum <em>baligh</em> akan masuk surga alias selamat. Logikanya, jika Islam mengakui keselamatan ada pada agama lain, tentu Islam tidak akan mengajak pemeluk agama lain masuk Islam. (al-Nahl 126). Nabi juga tidak akan mengirim surat meminta Raja Romawi Heraclitus, Raja Persia Ebrewez, Raja Ethiopia masuk Islam.</p>
<p>Tapi menganggap agama lain tidak selamat bukan penyebab utama manusia saling membunuh. Sejarah membuktikan, pembunuhan nabi-nabi dilakukan oleh mereka yang tidak suka agama. Kini tidak ada lagi nabi-nabi pembawa kebenaran dan jalan keselamatan untuk dibunuh. Yang dibunuh adalah kebenaran dan jalan keselamatan dan bahkan “tuhan” itu sendiri. <strong></strong></p>
<p>Sumber: <strong>Dr.Hamid Fahmy Zarkasyi</strong>*[<a href="http://www.hidayatullah.com/" target="_blank">www.hidayatullah.com</a>]</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3045/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3045/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3045/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3045/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3045/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3045/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3045/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3045/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3045/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3045/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3045&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/menelaah-surat-rasulullah-kepada-raja-raja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:xa9kLeo_Eb9bAM:http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/05/surat-nabi-untuk-heraclius.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hari Ibu Di Berbagai Negara</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-di-berbagai-negara/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-di-berbagai-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 06:35:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-di-berbagai-negara/</guid>
		<description><![CDATA[Lain negara, lain pula tradisinya! Yah, sepertinya itulah yang terjadi saat Hari Ibu tiba. Masing-masing negara punya cara sendiri dan unik untuk merayakannya. Coba kita cari tahu, yuk!





Berlomba-lomba membaca sajak di Hari Ibu. Foto: caguas




Perancis
Hari Ibu di negara ini dirayakan setiap hari Minggu terakhir di bulan Mei. Anak-anak akan berlomba-lomba membaca sajak dan membuat kartu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3041&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3>Lain negara, lain pula tradisinya! Yah, sepertinya itulah yang terjadi saat Hari Ibu tiba. Masing-masing negara punya cara sendiri dan unik untuk merayakannya. Coba kita cari tahu, yuk!</h3>
<div>
<div>
<div>
<div style="text-align:center;"><img src="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/baca-sajak/1392854-1-ind-ID/baca-sajak_medium.jpg" alt="" width="421" height="190" /></div>
<div>
<p>Berlomba-lomba membaca sajak di Hari Ibu. Foto: caguas</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Perancis</strong></p>
<p>Hari Ibu di negara ini dirayakan setiap hari Minggu terakhir di bulan Mei. Anak-anak akan berlomba-lomba membaca sajak dan membuat kartu ucapan sebagai hadiah kejutan untuk ibu mereka. Hadiah diberikan saat makan bersama keluarga. Si Ibu juga mendapat potongan kue yang sudah disiapkan oleh anak-anak.</p>
<p><strong>Swedia</strong></p>
<p>Hari Ibu di Swedia dirayakan pada tanggal yang sama seperti di</p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/bunga-plastik/1392859-1-ind-ID/bunga-plastik_medium.jpg" alt="" width="434" height="200" /></div>
<div>
<p>Bunga plastik dijual untuk membantu para ibu yang membutuhkan. Foto: allproduct</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Perancis. Jauh hari sebelum Hari Ibu tiba, Palang Merah Swedia menjual bunga-bunga kecil dari plastik. Uang yang terkumpul akan diberikan untuk para ibu dan anak yang membutuhkan.</p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/kartu-ucapan/1392896-1-ind-ID/Kartu-ucapan_medium.jpg" alt="" width="414" height="200" /></div>
<div>
<p>Sebuah kartu ucapan pun bisa jadi kado spesial. Foto: vintageimagecard</p>
<p><span id="more-3041"></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><strong>Spanyol</strong></p>
<p>Nah, kalau di Spanyol, Hari Ibu jatuh pada tanggal 8 Desember. Anak-anak akan menyiapkan kartu ucapan yang istimewa. Tidak hanya itu, mereka pun memberikan hadiah berupa permen, coklat, bunga dan berbagai hadiah hasil buatan sendiri, loh!</p>
<p><strong>Yunani</strong></p>
<p>Saat musim semi, Orang Yunani merayakan Hari Ibu. Mereka akan</p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/madu/1392920-1-ind-ID/Madu_medium.jpg" alt="" width="437" height="200" /></div>
<div>
<p>Semua yang berhubungan dengan madu jadi hadiah. Foto: wordpress</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>menghadiahkan segala sesuatu yang terbuat dari madu. Seperti, kue, minuman, dan bunga-bungaan. Hadiah itu akan dipersembahkan untuk Rhea, Ibu dari segala dewa. Dan, diberikan saat fajar mulai menyingsing. Sedikit mistis, yah? Hihi</p>
<p><strong>Australia</strong></p>
<p>Hari Ibu di negara ini dirayakan pada hari Minggu kedua bulan Mei. Pada hari ini penduduk Australia melakukan tradisi menyematkan</p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/anyelir-putih/1392954-1-ind-ID/Anyelir-putih_medium.jpg" alt="" width="430" height="185" /></div>
<div>
<p>Anyelir putih untuk menghormati Ibu yang sudah meninggal. Foto: wordpress</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>bunga anyelir di pakaian. Anyelir putih untuk menghormati ibu yang sudah meninggal, sedangkan yang berwarna lain untuk ibu yang masih hidup. Mereka juga menyiapkan sarapan agar ibu bisa menyantapnya di tempat tidur. Menyenangkan, sekali!</p>
<p><strong>Afrika Selatan</strong></p>
<p>Sama seperti di Australia, Hari Ibu dirayakan pada hari Minggu kedua Mei. Hari spesial ini tidak hanya dirayakan untuk Ibu, tapi juga para wanita yang sudah dianggap seperti Ibu sendiri. Penduduk</p>
<div>
<div>
<div>
<div><img src="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/anyelir-merah-jambu/1392972-1-ind-ID/Anyelir-merah-jambu_medium.jpg" alt="" width="430" height="200" /></div>
<div>
<p>Anyelir merah untuk ibu, cantik, yah! Foto: wordpress</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3041/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3041/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3041/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3041&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/hari-ibu-di-berbagai-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/baca-sajak/1392854-1-ind-ID/baca-sajak_medium.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/bunga-plastik/1392859-1-ind-ID/bunga-plastik_medium.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/kartu-ucapan/1392896-1-ind-ID/Kartu-ucapan_medium.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/madu/1392920-1-ind-ID/Madu_medium.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/anyelir-putih/1392954-1-ind-ID/Anyelir-putih_medium.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/media/images/anyelir-merah-jambu/1392972-1-ind-ID/Anyelir-merah-jambu_medium.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Singkat Wine Dwi Mandella , Mengapa Komnas Ham,MUI dan Meneg Pemberdayaan Perempuan angkat bicara.</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/kisah-singkat-wine-dwi-mandella-mengapa-komnas-hammui-dan-meneg-pemberdayaan-perempuan-angkat-bicara/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/kisah-singkat-wine-dwi-mandella-mengapa-komnas-hammui-dan-meneg-pemberdayaan-perempuan-angkat-bicara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 04:12:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[Wine]]></category>
		<category><![CDATA[RS Mitra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3038</guid>
		<description><![CDATA[Wine Dwi Mandella. Nama gadis ini mengingatkan pada mantan istri tokoh pejuang diskriminasi rasial di Afrika Selatan. Gadis inipun gigih melawan diskriminasi yang dialaminya di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Jawa Barat. Bukan diskriminasi rasial, memang, tapi diskriminasi mengenakan pakaian sesuai hati nurani: jilbab.
Apa yang dialami Wine bukan terjadi pada era 1980-an, ketika cengkeraman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3038&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:pmZwqcXPoeyz7M:http://i37.tinypic.com/1zfhlk7.jpg" alt="" width="176" height="139" />Wine Dwi Mandella. Nama gadis ini mengingatkan pada mantan istri tokoh pejuang diskriminasi rasial di Afrika Selatan. Gadis inipun gigih melawan diskriminasi yang dialaminya di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Jawa Barat. Bukan diskriminasi rasial, memang, tapi diskriminasi mengenakan pakaian sesuai hati nurani: jilbab.</p>
<p>Apa yang dialami Wine bukan terjadi pada era 1980-an, ketika cengkeraman Islamophobia masih kuat. Wine justru mengalami perlakuan itu pada 2008, ketika Islamophobia telah lama mundur dari pentas; ketika karyawati berjilbab sudah menjadi pemandangan biasa. Kisah malang yang menimpa Wine terjadi tujuh bulan lalu. Ketika itu, perawat di Bagian Fisioterapi, Departemen Rehab Medik, RS Mitra, ini, masuk kantor mengenakan pakaian dinas yang dilengkapi jilbab dan manset.</p>
<p>&#8221;Saya absen pukul 08.00 WIB. Pukul 09.00, saya dipaksa membuat surat pengunduran diri,&#8221; tutur gadis 26 tahun ini, getir. RS Mitra menganggap gadis berusia 26 tahun ini melanggar peraturan perusahaan pasal 17 ayat 4.2 yang isinya: &#8221;Memakai pakaian seragam kerja yang telah ditetapkan berikut perlengkapannya yang sesuai dengan perlengkapan di unit kerja masing-masing.&#8221;</p>
<p><span id="more-3038"></span></p>
<p>Wine sempat bersitegang dengan Manager HRD RS Mitra, E Setyodewi. &#8221;Saya menggunakan pakaian seragam kerja. Hanya saya tambahkan manset warna kulit, serta jilbab warna rambut (hitam), agar tidak terlalu mencolok,&#8221; katanya.</p>
<p>Tapi, Wine mengaku terus ditekan. &#8221;Dewi bicara dengan mata melotot, berkacak pinggang, dan sambil menggebrak meja dia mengancam akan mem-black list nama saya dari seluruh rumah sakit di Jakarta.&#8221;Wine kemudian dipaksa membuat surat pengunduran diri. &#8221;Saat itu saya membuat surat pengunduran diri dengan alasan dikeluarkan karena tidak boleh menggunakan jilbab saat bekerja,&#8221; katanya kepada Republika di rumahnya, di bilangan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tapi, Setyorini menilai pernyataan Wine terlalu ekstrem. Wine kemudian diminta membuat surat pengunduran diri tanpa disertai alasan. Wine menolak. Dia meninggalkan tempat itu usai meninggalkan kartu pegawai, kartu HMO (kartu berobat), dan kunci loker yang dirampas.</p>
<p>Selanjutnya, RS Mitra mengirimkan surat beberapa kali ke rumah Wine, diakhiri dengan surat keputusan bahwa Wine dianggap telah mengundurkan diri karena mangkir selama lima hari kerja tanpa keterangan. &#8221;Sudah jelas ini permainan pihak rumah sakit, karena mereka tidak mau melakukan pemecatan pada karyawannya,&#8221; kata anak kedua dari empat bersaudara ini.</p>
<p><strong>Buka-pasang</strong><br />
Wine menjadi karyawan RS Mitra sejak 2004. Dia mulai mengenakan jilbab pada 2005. Karena RS Mitra melarang perawatnya berjilbab, selama tiga tahun dia hanya mengenakan jilbab saat berangkat dan pulang kerja. &#8221;Batin saya terus bergolak, namun tak berani melawan,&#8221; kata Wine.</p>
<p>April 2008, Wine menunaikan ibadah umrah bersama keluarga. Saat itulah, Wine mendapatkan ketetapan hati untuk berjilbab dalam segala keadaan. Tapi, baru satu hari mengenakan jilbab, vonis pun jatuh.</p>
<p>Diperlakukan tidak adil, Wine mengontak Tim Pengacara Muslim (TPM). Anggota TPM, Budi Santoso, menilai RS Mitra tidak adil. &#8221;Mereka tidak mau memecat karyawan karena tidak ingin namanya jelek di mata masyarakat yang mayoritas Muslim. Atau, bahkan enggan memberi pesangon,&#8221; kata Budi.</p>
<p>Kepala Disnaker Kota Bekasi, Agus Darma Suwandi, mengatakan RS Mitra telah menerapkan aturan yang bertentangan dengan UU Ketenagakerjaan. Dia menilai, Wine telah memenuhi ketentuan berseragam di RS itu, meski ditambah jilbab dan manset. &#8221;Lagi pula, tidak ada aturan spesifik pekerja dilarang mengenakan jilbab,&#8221; kata Agus. Kendati merasa mulai enggan kembali bekerja di RS Mitra, dia kini ingin memperjuangkan sesuatu yang melebihi kepentingannya. &#8221;Teman-teman ingin berjilbab, namun mereka takut. Saya kasihan melihat kebebasan kita diinjak-injak. Maka, saya memutuskan untuk berjuang bagi mereka,&#8221; kata Wine.</p>
<p>Ayah Wine, Ridwan Santoso, mengaku akan terus memerkarakan masalah yang menimpa Wine hingga RS Mitra mengizinkan karyawannya berjilbab. &#8221;Kami dizalimi. Pihak RS sangat arogan. Kami akan terus berjuang demi tegaknya kebenaran,&#8221; kata Ridwan.</p>
<p>Sampai pekan lalu, Setyodewi tetap berkeras bahwa Wine-lah yang mengundurkan diri karena tak dapat mematuhi aturan perusahaan. Setyodewi menyatakan Wine akan kembali diterima bekerja di Grup RS Mitra dengan berjilbab. &#8221;Maka, permasalahan kami anggap telah selesai,&#8221; ungkap Dewi dalam press release, Ahad (30/11).</p>
<p><strong>Kepengadilan</strong> Kemarin, Senin (10/11), kembali dilakukan pertemuan antara Komisi D DPRD, Disnaker, Wine, TPM, dan RS Mitra. Sedianya, pertemuan itu menjadi pertemuan pamungkas. Tapi, kasus ini malah berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial.</p>
<p>Pengacara RS Mitra, Sonny Martakusuma, mengatakan kasus Wine hanya masalah persepsi. &#8221;Pihak Wine merasa di-PHK, sedangkan RS Mitra menganggap Wine resign,&#8221; katanya. Dia menilai masalah tersebut murni masalah ketenagakerjaan, bukan diskriminasi.<br />
Mengenai penerimaan Wine untuk kembali bekerja, Sonny menjelaskan bahwa jabatan lama Wine di RS Mitra sudah diisi orang lain. Wine, kata dia, akan dipekerjakan kembali &#8211;dengan mengenakan jilbab dan manset&#8211; di perusahaan lain yang juga satu grup dengan RS Mitra. Perusahaan tersebut bergerak di bidang penyedia kebutuhan rumah sakit mitra grup, yaitu PT Estetika Interpresindo.</p>
<p>Menurut Sony, Wine akan tetap menerima gaji dan seluruh fasilitas, termasuk promosi, seperti sediakala. &#8221;Mutasi ini tidak ada hubungannya dengan jilbab,&#8221; katanya. Sonny juga mengatakan RS Mitra hanya membicarakan Wine, dan bukan pekerja lainnya. TPM dan Wine menolak tawaran itu. Budi Santoso meminta Wine dipekerjakan kembali sebagai karyawan Bagian Fisioterapi RS Mitra, sesuai keahliannya. Selain itu, TPM juga mengatakan bahwa perilaku diskriminatif masih terjadi jika pemakaian jilbab hanya untuk Wine.</p>
<p>Thorik A Thalib dari TPM menilai persoalan Wine, mau tidak mau, sudah berkembang menjadi persoalan keyakinan bersama yang diganggu. Dia mempertanyakan motif RS Mitra yang terkesan memperpanjang persoalan. &#8221;Sepertinya RS Mitra beriktikad abu-abu.&#8221;</p>
<p>Tarik-ulur yang dilakukan RS Mitra tersebut membuat persoalan Wine memang bukan persoalan pribadi lagi. Kini, mulai bermunculan solidaritas membela hak-hak berjilbab. Kemarin, puluhan orang yang mengatasnamakan diri Forum Peduli Jilbab (FPJ), melakukan aksi. Mereka menuntut RS Mitra memperbolehkan tenaga kerja memakai jilbab.</p>
<p>Kadisnaker Bekasi, Agus Darma Suwandi, menyatakan mutasi tidak boleh dilakukan agar karyawan tidak kerasan dan keluar dari perusahaan. &#8221;Seragam itu wajib, jilbab itu hak, jadi seharusnya RS Mitra memerhatikan hak seluruh pekerjanya,&#8221; tandas Agus. (Republika)</p>
<p><strong>Komnas HAM, MUI &amp; Menneg PP Kecam RS.Mitra ! </strong></p>
<p>Juru Bicara Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM), Hesti Armiwulan, menyatakan, tindakan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi, Jawa Barat, yang melarang tenaga medisnya mengenakan jilbab adalah bentuk diskriminasi dan pelanggaran HAM. Padahal, siapa pun tidak diperbolehkan membuat orang lain kehilangan pekerjaan hanya karena pilihannya mengenakan pakaian Muslim.</p>
<p>Komnas HAM siap mengambil tindakan penegakan HAM jika korban membuat laporan resmi. &#8221;Perusahaan tidak boleh melihat orang bekerja hanya dari penampilan fisiknya. Apalagi, ini terkait pilihan menjalankan ajaran agamanya,&#8221; kata Hesti, Selasa (11/11). Ia mengingatkan, Indonesia adalah negara yang demokratis, yaitu menghormati hak dan pilihan setiap individu. &#8221;Penggunaan jilbab merupakan hak individu. Sehingga, tidak diperkenankan ada pihak melarang orang lain menggunakan jilbab dalam kesehariannya,&#8221; tegas Hesti.</p>
<p><strong>Dukungan Menneg PP</strong></p>
<p>Kasus pelarangan berjilbab yang menimpa Wine Dwi Mandella, tenaga medis di RS Mitra Keluarga Bekasi, kini akan berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (Menneg PP), Meutia Hatta Swasono, mendukung keberanian Wine memperjuangkan haknya dan menilai RS Mitra Keluarga tidak punya alasan kuat untuk melarang Wine berjilbab.</p>
<p>&#8221;Meski rumah sakit memiliki kebijakannya sendiri, namun harus memerhatikan HAM. Yang dilakukan RS Mitra Keluarga adalah aturan yang melanggar HAM. Mutasi yang ditawarkan RS Mitra Keluarga juga melanggar hak profesi Wine sebagai seorang fisioterapis. Itu jelas tindakan yang salah,&#8221; ujar Meutia, saat berkunjung ke lokasi-lokasi penampungan tenaga kerja Indonesia (TKI) di wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi.</p>
<p>Meutia menambahkan, Wine memiliki hak untuk memilih profesi yang harus dihargai oleh semua pihak. &#8221;Perempuan berhak bekerja di semua tempat yang menjadi pilihannya dan berhak juga bekerja dengan menjalankan kewajiban dalam agamanya,&#8221; tutur Meutia. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Abdul Rasyid, menilai RSMKB sedang menuai sebuah sikap permusuhan. &#8221;Kami bisa saja mengeluarkan kebijakan agar umat Muslim tidak berobat di RS Mitra Keluarga Bekasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Tidak bisa diterima</strong></p>
<p>Ketua MUI Pusat, Amidhan, mengimbau Wine sebaiknya membawa kasusnya ke Komnas HAM. Dasar pelaporan adalah karena sikap pelarangan jilbab tersebut melanggar HAM. Komnas HAM, menurut Amidhan, juga harus membuat rekomendasi agar RSMKB mengizinkan karyawannya mengenakan jilbab. Jika alasannya adalah penyeragaman, baginya itu tidak bisa diterima. &#8220;Karena pembatasan HAM adalah melanggar undang-undang,&#8221; katanya.</p>
<p>Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Salahuddin Wahid, juga mengatakan ketidaksetujuannya terhadap cara RS Mitra Keluarga Bekasi. &#8221;Saya tidak suka cara itu,&#8221; katanya.<br />
Sonny Martakusuma, kuasa hukum RS Mitra Kelurga Bekasi, mengatakan bahwa kliennya tidak melanggar hak Wine sama sekali. Kini, menurut dia, Wine boleh bekerja kembali dengan jilbab dan manset, tapi di bidang administrasi. &#8221;Bukan berarti pelanggaran hak profesi. Karena, posisi lama Wine sudah diisi oleh orang lain,&#8221; jelasnya. (RioL)</p>
<p>Sumber: Swara Muslim</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3038/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3038/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3038/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3038&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/kisah-singkat-wine-dwi-mandella-mengapa-komnas-hammui-dan-meneg-pemberdayaan-perempuan-angkat-bicara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:pmZwqcXPoeyz7M:http://i37.tinypic.com/1zfhlk7.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Larangan Jilbab mengapa di RS&#8230;..?</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/larangan-jilbab-bagian-mengapa-di-rs/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/larangan-jilbab-bagian-mengapa-di-rs/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 04:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[RS Mitra Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Wine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3035</guid>
		<description><![CDATA[Merujuk pada konvensi antidiskriminasi,aturan ketenagakerjaan tidak boleh mengandung diskriminasi. Tidak boleh ada klausul apa pun dalam kontrak kerja yang mengandung diskriminasi, baik eksplisit maupun implisit. Berita larangan penggunaan jilbab di beberapa negara Eropa adalah hal biasa. Namun, kalau itu terjadi di Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim, hal itu menjadi sangat luar biasa.
Adalah Wine Dwi Mandela, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3035&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:-3afHjmGZVQ5uM:http://3.bp.blogspot.com/_1RhLuLJxCWc/SaTBPw5doMI/AAAAAAAAAKM/TTp5NlUo0i8/s320/jilbab_4.jpg" alt="" width="221" height="149" />Merujuk pada konvensi antidiskriminasi,aturan ketenagakerjaan tidak boleh mengandung diskriminasi. Tidak boleh ada klausul apa pun dalam kontrak kerja yang mengandung diskriminasi, baik eksplisit maupun implisit. Berita larangan penggunaan jilbab di beberapa negara Eropa adalah hal biasa. Namun, kalau itu terjadi di Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim, hal itu menjadi sangat luar biasa.</p>
<p>Adalah Wine Dwi Mandela, karyawati RS Mitra Keluarga Bekasi, yang berani menggugat perusahaannya karena dilarang menggunakan jilbab ketika bekerja. Kasus ini kemudian mendapatkan tanggapan dari banyak kalangan. Untungnya, kasus ini kemudian mereda ketika perusahaan tempat Wine bekerja mengabulkan tuntutan Wine. Ternyata, tak hanya Wine yang mengalami kejadian ini. Pekan lalu, enam karyawati di bagian laboratorium Rumah Sakit Mitra Internasional Jatinegara dijatuhi Surat Teguran oleh pihak SDM rumah sakit karena mengenakan jilbab saat bekerja.</p>
<p>Pada Jumat (22/11), tiba-tiba Surat Teguran tersebut berubah menjadi Surat Peringatan I. Padahal, berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2008- 2010, tenggang waktu minimal perubahan status Surat Teguran menjadi Surat Peringatan I ialah empat bulan. Dalam masa tenggang tersebut, karyawan yang dianggap melanggar aturan diberi waktu untuk melakukan perubahan. Status surat sanksi ini akan terus meningkat jika mereka tetap melanggar: memakai jilbab. Larangan implisit pemakaian jilbab membuat rata-rata karyawan hanya memakai jilbab saat berangkat dan pulang kerja. Sementara itu, di gerbang masuk RS, biasanya mereka langsung melepas jilbab karena ada aturan yang mengharuskan karyawan mengisi absensi tanpa mengenakan jilbab.</p>
<p><span id="more-3035"></span></p>
<p>Tersulut oleh perjuangan Wine, karyawati-karyawati Muslim RSMI kembali berdiskusi soal jilbab. Baik rekan yang sudah mengenakan jilbab maupun yang belum sepenuhnya mengenakan jilbab, mulai memberanikan diri memakai jilbab selama bekerja. Manajer SDM RSMI, Warno Hidayat, dan Deputi CEO RSMI, dr Handayani, menegaskan bahwa pihak RSMI apresiatif pada tuntutan karyawan. Namun, sebagai rumah sakit yang mengutamakan patient safety, kata mereka, RSMI perlu menyesuaikan perubahan seragam kerja karyawan ini berdasar International Infection Control Standard. Pihak RSMI sendiri baru akan membahas keterkaitan unsur-unsur pakaian berjilbab dengan peningkatan potensi infeksi di lingkungan rumah sakit.</p>
<p>Singkat kata, RSMI menyatakan akan melakukan uji coba pemakaian jilbab per 1 Januari 2009. Namun, Yani menegaskan, peraturan resmi pembolehan pemakaian jilbab tetap sesuai keputusan pimpinan RSMI pada 1 Juli 2009. Selama masa transisi, RSMI akan tetap beracuan pada PKB. Secara diplomatis, Yani menyampaikan agar segenap pihak mematuhi dahulu aturan yang ada.</p>
<p>RSMI Jatinegara, Jakarta Timur, merupakan satu dari tiga rumah sakit di Indonesia yang berada di bawah bendera Ramsay Healthcare Group. Dua cabang lainnya terletak di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, dan Surabaya, Jawa Timur. Warno menginformasikan bahwa pembahasan peraturan jilbab karyawati akan dibahas dan berlaku di ketiga cabang RSMI di Indonesia. Meski sama-sama memakai kata &#8216;mitra&#8217;, RSMI tidak memiliki kaitan kelembagaan dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi (RSMKB).</p>
<p>Kisah karyawati RSMI adalah ulangan dari kisah-kisah lama tentang jilbab dan sejumlah prasangka. Virusvirus akal budi tentang jilbab banyak dipengaruhi ketidakmulusan proses bangsa ini untuk mendewasakan diri. Pada Februari 2007 lalu misalnya, terekam juga cerita pelarangan jilbab di Rumah Sakit Kebon Jati, Bandung. Di luar sana, pelarangan jilbab telah menekan hak Muslimah di Prancis dan Turki. Kisah tersebut sarat prasangka terhadap jilbab di negeri sendiri yang timbul-tenggelam tanpa akhir yang jelas.</p>
<p>Dita Indah Sari, aktivis buruh yang kini aktif di Partai Bintang Reformasi, mengingatkan, kebebasan untuk menjalankan ibadah harus tetap dihargai. &#8221;Di Indonesia, agama apa pun harus diberi kesempatan ibadah,&#8221; katanya. Dita menguatkannya dengan contoh adanya alokasi waktu shalat Jumat. Dita melanjutkan, hal tersebut berlaku pula dalam hal pakaian. Semua pihak perlu memberikan penghormatan atas pilihan-pilihan individu.</p>
<p>Memang, kata Dita, pekerjaan-pekerjaan tertentu membutuhkan spesifikasi pakaian khusus karena alasan keselamatan. Kedua belah pihak, pekerja, dan pengusaha dapat melakukan kompromi dalam hal ini. Dita tak memungkiri, dalam beberapa jenis pekerjaan, jilbab yang lebar dapat membahayakan keselamatan. &#8221;Di pabrik kertas misalnya. Yang pisau mesinnya tajam-tajam,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Solusi dari hal tersebut, menurut Dita, bukanlah dengan langkah pemecatan. Dita mengusulkan pemindahan bagian. Sebagai orang yang lama berkecimpung di area advokasi tenaga kerja, Dita memerinci, untuk alasan nonkesalahan, pemindahan karyawan ke bagian lain tidak boleh memengaruhi jabatan, upah, dan haknya. Artinya, karyawan tidak boleh dipindahkan ke posisi yang lebih rendah, diturunkan upahnya, atau dikurangi haknya.</p>
<p>Sementara itu, Hilman Rosyad Syihab, wakil ketua Komisi XIII DPR Bidang Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan, menjelaskan bahwa UUD 1945 menjamin kebebasan beragama. Konsekuensi pasal tersebut, menurut Hilman, adalah kebebasan melaksanakan tuntunan agama. Dalam bingkai bernegara, kata Hilman lagi, seluruh warga berhak melaksanakan ajaran agamanya selama tidak mengganggu hak-hak sesama warga negara.</p>
<p>Hilman berpendapat bahwa jilbab merupakan persoalan Hak Asasi Manusia yang termaktub dalam Pasal 29 UUD 1945. Menurut Hilman, merujuk pada konvensi antidiskriminasi, aturan ketenagakerjaan tidak boleh mengandung diskriminasi. &#8221;Tidak boleh ada klausul apa pun dalam kontrak kerja yang mengandung diskriminasi, baik eksplisit maupun implisit,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia berpendapat, larangan jilbab adalah bentuk diskriminasi juga terhadap perempuan. Ia meyakini, jilbab tidak mengganggu aktivitas seseorang. Dari aspek Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), tindakan pelarangan jilbab, menurutnya, akan menyulut konflik. Lebih lanjut, ia menganalisis hal ini dapat berpotensi mengancam kebhinekaan yang telah menjadi bagian realitas keseharian.</p>
<p>Hilman menerangkan, jilbab tidak identik dengan keshalihan. Pada dasarnya, jilbab merupakan pakaian yang baik. Ia mengemukakan tafsir Alquran surah Al Ahzab ayat 59. Jilbab merupakan bagian dari identitas Muslimah. Beberapa tafsir lain, kata Hilman, menuliskan bahwa jilbab diwajibkan atas Muslimah agar mereka dikenal sebagai perempuan baik-baik. Jilbab dimaksudkan melindungi perempuan dari pelecehan seksual.</p>
<p>&#8221;Tidak ada dalam Alquran dikatakan bahwa jilbab harus dipakai, misalnya, agar tenang hatinya,&#8221; kata Hilman memberi gambaran. Simpulannya, menurut Hilman, jilbab merupakan bentuk perlindungan Islam terhadap perempuan agar diri mereka terpelihara. Adalah tidak tepat, menurut Hilman, jika jilbab diidentikkan dengan militansi dan fanatisme. Anggapan jilbab mengalienasi perempuan juga tidak benar.</p>
<p>Anggota DPR dari Fraksi PKS ini tak menampik pendapat jilbab lahir dari budaya. Meninjau konteks sejarah, dahulu Islam hadir di tengah peradaban bangsa Arab. Meski demikian, Islam datang tak lantas memberangus setiap inci budaya Arab. Budaya Arab yang baik tetap dilestarikan oleh ajaran Islam dan disempurnakan.</p>
<p>Hilman menceritakan bahwa sejak dahulu bangsa Arab menganggap perempuan sebagai makhluk yang perlu dilindungi. Alih-alih perlu dilindungi, bangsa Arab menganggap perempuan sebagai beban, terlebih mengingat hobi mereka saat itu adalah berperang. Keberadaan perempuan akan menyulitkan mereka.</p>
<p>Maka, lanjut Hilman, muncullah pemikiran untuk melenyapkan anak perempuan. Karena tak tega menghabisi nyawa perempuan dengan cara membunuh, bangsa Arab ketika itu memilih cara mengubur hidup-hidup setiap bayi perempuan yang lahir.Islam kemudian hadir memurnikan bentuk perlindungan terhadap perempuan. Salah satunya dengan jilbab.</p>
<p><strong>Jejak Rekam Pelarangan Jilbab di Indonesia</strong></p>
<p>1. Pelarangan jilbab di RS Kebon Jati, Bandung, pada Februari 2007.</p>
<p>2. Larangan pemakaian jilbab di PT Sanyo Indonesia pada 1995.</p>
<p>3. Larangan penggunaan jilbab dalam seleksi anggota Paskibraka di Kediri, Jawa Timur, pada April 2007. Para peserta diminta melepas jilbab dan mengenakan rok span pendek, seperti lazimnya dress code peserta paskibraka. Larangan ini menuai respons Nahdlatul Ulama Jawa Timur.</p>
<p>4. Di masa Orde Baru, sejak 1980- an, pelarangan jilbab marak terjadi di sekolah-sekolah menengah pertama negeri di Indonesia.</p>
<p>5. Pada 1979, pihak Sekolah Pendidikan Guru Negeri Bandung berencana memisahkan para siswi yang berjilbab dalam kelas tersendiri.</p>
<p>6. Awal 1980-an, pelarangan jilbab sempat terjadi di SMAN 3 Bandung, SMAN 4 Bandung, dan SMAN 8 Jakarta. Hal ini karena diperkuat turunnya SK 052 dari Departemen P&amp;K. Pada 17 Maret 1982, Departemen P&amp;K mengeluarkan Surat Keputusan (SK) 052/C/Kep/D/82. SK tersebut mengatur bentuk dan penggunaan seragam sekolah di sekolah-sekolah negeri.</p>
<p>sumber : Dakta oleh :</p>
<p>Hilman Rosyad Syihab</p>
<p>Wakil ketua Komisi XIII DPR Bidang Agama, Sosial, dan Pemberdayaan Perempuan</p>
<p>(Swara Muslim)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3035/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3035/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3035/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3035&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/22/larangan-jilbab-bagian-mengapa-di-rs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:-3afHjmGZVQ5uM:http://3.bp.blogspot.com/_1RhLuLJxCWc/SaTBPw5doMI/AAAAAAAAAKM/TTp5NlUo0i8/s320/jilbab_4.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mistisisme Simbolik dalam Tradisi Islam Jawa</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/20/mistisisme-simbolik-dalam-tradisi-islam-jawa/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/20/mistisisme-simbolik-dalam-tradisi-islam-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2009 02:46:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab/Akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[mistisisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3032</guid>
		<description><![CDATA[I. Abstract:
From intensity of religious teaching’s implementation, Javanese people classified into two groups: santri’s group and abangan’s group. Santri always based their deed to religious teaching, whereas abangan still based their world view to Hindu-Buddha tradition or Javanese culture. Islam is a humanistic religious teaching, namely religion that seeing man as central direction with based [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3032&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>I. Abstract</strong>:</p>
<p><img class="alignright" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:fbffEtZqAk13gM:http://3.bp.blogspot.com/_pFsTWhwr_Eg/Rp9CjVrch-I/AAAAAAAAABc/xlngouxn20M/s400/Walisongo%2BLengkap.JPG" alt="" width="216" height="153" />From intensity of religious teaching’s implementation, Javanese people classified into two groups: santri’s group and abangan’s group. Santri always based their deed to religious teaching, whereas abangan still based their world view to Hindu-Buddha tradition or Javanese culture. Islam is a humanistic religious teaching, namely religion that seeing man as central direction with based on “humanism Theo-centric” concept. Islam axis is tauhidullah that directed to realize prosperity and human civilization. This humanism Theo-centric principle is that will be transformed as values that comprehend and practiced in culture context. From here emerge symbols that formed from dialectic process between religious values and cultural values. This new Javanese culture is full of Islamic content, even its physical form still genuine Javanese culture.</p>
<p>II. <strong>Keywords</strong>: religious teaching, humanism Theo-centric, Javanese culture.</p>
<p>III. Pendahuluan</p>
<p>Membincang konsep Islam vis a vis tradisi dalam disiplin antropologi terbagi menjadi dua bagian yang sering disebut dengan “tradisi besar” (grand tradition) dengan tradisi kecil (little tradition). Konsep ini dikenalkan oleh Jacques Duchesne Guillemin yang menyatakan bahwa akan selalu terjadi dialog antara tatanan nilai agama yang menjadi cita-cita religius dari agama dengan tata nilai budaya lokal. Pertautan dialektis yang kreatif antara nilai universal dari agama dengan budaya lokal telah menghadirkan corak ajaran Islam dalam kesatuan spiritual dengan corak budaya yang ragam (unity and diversity).</p>
<p><span id="more-3032"></span></p>
<p>Melakukan pembacaan terhadap Islam di Indonesia dengan menggunakan kerangka pemahaman seperti di atas, tidak saja akan menemukan keterkaitan historis dengan realitas kesejarahan Islam, tetapi juga akan menemukan satu sisi penting dari awal proses transformasi intelektual Islam yang bertolak dari nilai-nilai universalisme Islam yang dikategorikan sebagai tradisi besar dengan tata nilai dalam setting kultural dan struktural tertentu yang sudah terpola sebelumnya.</p>
<p>Sistem kebudayaan terdiri atas nilai-nilai budaya berupa gagasan yang sangat berharga bagi proses kehidupan. Oleh karena itu, nilai budaya dapat menentukan karakteristik suatu lingkungan kebudayaan, di mana nilai tersebut dianut. Nilai budaya langsung atau tidak langsung akan diwarnai oleh tindakan-tindakan masyarakatnya serta produk kebudayaan yang bersifat materiil.</p>
<p>Menurut Koentjarajakti, kebudayaan terdiri dari dua komponen pokok, yaitu komponen isi dan komponen wujud. Komponen wujud dari kebudayaan terdiri atas sistem budaya berupa ide dan gagasan serta sistem sosial berupa tingkah-laku dan tindakan. Adapun komponen isi terdiri dari tujuh unsur universal, yaitu bahasa, sistem teknologi, sistem ekonomi, organisasi sosial, ilmu pengetahuan, agama, dan kesenian.  Islam:Lokal dan Universal</p>
<p>Islam merupakan konsep ajaran agama yang humanis, yaitu agama yang mementingkan manusia sebagai tujuan sentral dengan mendasarkan pada konsep “humanisme teosentrik” yaitu poros Islam adalah tauhidullah yang diarahkan untuk menciptakan kemaslahatan kehidupan dan peradaban umat manusia. Prinsip humanisme teosentrik inilah yang akan ditranformasikan sebagai nilai yang dihayati dan dilaksanakan dalam konteks masyarakat budaya. Dari sistem humanisme teosentris inilah muncul simbol-simbol yang terbentuk karena proses dialektika antara nilai agama dengan tata nilai budaya.</p>
<p>Menurut Akbar S Ahmed, agama termasuk Islam harus dipandang dari perspektif sosiologis sebagaimana yang dilakukan oleh Marx Weber, Emile Durkheim, dan Freud. Oleh karena itu, konsep “ilmu al-‘umran” atau ilmu kemasyarakatan dalam perspektif Islam adalah suatu pandangan dunia (world view) bahwa manusia merupakan sentralitas pribadi bermoral (moral person). Selama visi tentang moral diderivasi dari konsepsi al-Qur’an dan Sunnah, maka diskursus antropologis Islam mulai meneliti originalitas konsep-konsep al-Qur’an.</p>
<p>Kebudayaan humanisme teosentris dalam Islam bermuara pada konsep pembebasan (liberasi) dan emansipasi dalam konteks pergumulan dengan budaya Jawa melahirkan format kebudayaan baru yang mempunyai dua dimensi, yaitu dimensi keabadian (transendental) dan dimensi temporal. Format kebudayaan Jawa baru tersebut pada akhirnya akan sarat dengan muatan-muatan yang bernafaskan Islam walaupun bentuk fisiknya masih mempertahankan budaya Jawa asli.</p>
<p>IV. Pelembagaan Mistik Islam dalam Budaya Jawa</p>
<p>Ciri yang menonjol dari struktur masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa pada masa Hindu-Budha adalah didasarkan pada aturan-aturan hukum adat serta sistem religinya, yaitu animisme-dinamisme yang merupakan inti kebudayaan dan mewarnai seluruh aktivitas kehidupan masyarakatnya. Hukum adat sebagai norma yang mengikat kehidupan mereka begitu kuat sehingga masyarakatnya bersifat statis dan konservatif.</p>
<p>Dalam masyarakat Jawa pendewaan dan pemitosan terhadap ruh nenek moyang melahirkan penyembahan ruh nenek moyang (ancestor worship) yang pada akhirnya melahirkan hukum adat dan relasi-relasi pendukungnya. Dengan upacara-upacara selamatan, ruh nenek moyang menjadi sebentuk dewa pelindung bagi keluarga yang masih hidup.</p>
<p>Seni pewayangan dan gamelan dijadikan sebagai sarana upacara ritual keagamaan untuk mendatangkan ruh nenek moyang. Dalam tradisi ritual ini fungsi ruh nenek moyang dianggap sebagai ‘pengemong’ dan pelindung keluarga yang masih hidup. Dalam lakon wayang, ruh nenek moyang dipersonifikasikan dalam bentuk ‘ponakawan’. Agama asli mereka adalah apa yang oleh antropolog disebut sebagai ‘religion magic’ dan merupakan sistem budaya yang mengakar kuat dalam masyrakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa.</p>
<p>Keberadaan ruh dan kekuatan-kekuatan gaib di pandang sebagai Tuhan yang dapat menolong ataupun sebaliknya dapat mencelakakan. Oleh karena itu, W. Robertson Smith menyatakan bahwa upacara religi yang biasa dilakukan masyarakat pada waktu itu berfungsi sebagai motivasi yang dimaksudkan tidak saja untuk berbakti kepada dewa saja ataupun untuk mencari kepuasan batiniah yang bersifat individual saja, tetapi juga karena mereka menganggap melaksanakan upacara agama adalah bagian dari kewajiban sosial.</p>
<p>Sejak awal budaya Jawa yang dihasilkan pada masa Hindu-Budha bersifat terbuka untuk menerima agama apapun dengan pemahaman bahwa semua agama itu baik, maka sangatlah wajar jika kebudayaan Jawa bersifat sinkretis (bersifat momot atau serba memuat). Agama Hindu-Budha di negeri asalnya justru saling bermusuhan, tetapi keduanya dapat dipersatukan menjadi konsep agama yang sinkretis, yaitu agama ‘Syiwa-Budha’.</p>
<p>Ciri lain dari budaya Jawa pada saat itu adalah teokratis. Pengkultusan terhadap raja-raja sebagai titisan dewa menjadi salah satu buktinya. Dalam hal ini Onghokham menyatakan:</p>
<p>“<strong><em>Dalam kerajaan tradisional, agama dijadikan sebagai bentuk legitimasi. Pada zaman Hindu-Budha diperkenalkan konsep dewa-raja atau raja titising dewa. Ini berarti bahwa rakyat harus tunduk pada kedudukan raja untuk mencapai keselamatan dunia akhirat. Agama diintegrasikan ke dalam kepentingan kerajaan/kekuasaan. Kebudayaan berkisar pada raja, tahta, dan keraton. Raja dan kehidupan keraton adalah puncak peradaban pada masa itu.”</em></strong></p>
<p>Penanaman watak teokratis dan watak supremasi raja kepada rakyatnya melalui media hiburan rakyat, yaitu pementasan wayang. Dalam pertunjukan wayang, dieksposisikan sebagai tatakrama feodal yang halus dan berlaku di keraton serta lagu-lagu (tembang) merdu beserta gamelannya. Dalam cerita wayang juga disodorkan pula konsep Binathara dengan segala kesaktiannya dan pusaka-pusaka keraton yang berdaya magis.</p>
<p>Pada konteks perkembangan budaya istana atau keraton, kebudayaan ini dikembangkan melalui “abdi dalem” atau pegawai istana mulai dari pujangga sampai arsitek. Raja mempunyai kepentingan-kepentingan mencipatakan simbol-simbol budaya tertentu untuk melestarikan kekuasaannya. Biasanya kebudayaan yang mereka ciptakan berupa mitos-mitos yang kemudian mitos tersebut dihimpun dalam “babad, hikayat, lontara” dan sebagainya. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam menciptkan mitos adalah menciptakan budaya simbol-simbol mitologis kerajaan agar rakyat loyal kepada kekuasaan raja.9</p>
<p>V. Walisongo dan Pembentukan Misitisisme Islam Jawa</p>
<p>Diskursus sejarah masuknya Islam di Jawa dan cara penyebarannya menurut pendapat yang paling dominan mengatakan bahwa Islam disebarkan melalui perdagangan seperti diungkapkan oleh sejarawan asal Belanda Wertheim dan Pijnapel. Namun demikian, ada juga pendapat yang menyatakan bahwa Islam tersebar di Jawa dilakukan oleh para dai sufi dari wilayah Bengal sebagaimana dinyatakan oleh Fatimi, John, dan Tjandrasasmita. Faktor keberhasilan dai sufi dalam berdakwah adalah kemampuan dai sufi untuk mengakomodasi ‘keyakinan lokal’ yang kemudian mewujud dalam berbagai kemasan ritual Islam. Untuk menguji teori ini, Jhon melakukan studi literature lokal yang memiliki keterkaitan dengan para pengembara sufi yang diyakini oleh penduduk lokal Nusantara pada zaman pra-Islam.</p>
<p>Menurut Babad Tanah Djawi, penyebaran agama Islam di Jawa dilakukan oleh Walisongo. Para wali masing-masing mempunyai pesantren sebagai tempat para santri belajar agama Islam. Mereka bukan saja sebagai pembuka babak baru Islam di Jawa, tetapi mereka juga menguasai zaman berikutnya yang kemudian dikenal dengan ‘zaman kewalen” (zaman wali).</p>
<p>Perkembangan Islam di luar Jawa relatif lebih cepat penyebarannya karena tidak banyak berhadapan dengan budaya-budaya lain, kecuali budaya Hindu-Budha. Di Jawa Islam menghadapi suasana yang kompleks dan halus yang dipertahankan oleh para penguasa/raja. Oleh karena itu, perkembangan Islam di tanah Jawa menghadapi dua jenis lingkungan budaya. Pertama, budaya petani lapisan bawah yang merupakan bagian kelompok terbesar yang masih dipengaruhi oleh animisme-dinamisme. Kedua, kebudayaan Istana yang merupakan tradisi agung yang merupakan unsur filsafat Hindu-Budha yang diperhalus budaya lapis atas.</p>
<p>Penyebaran Islam di Jawa untuk beberapa abad tidak mampu menembus benteng pengaruh kerajaan Hindu yang kejawen. Penyebaran Islam harus merangkak dari kalangan bawah, yaitu ke daerah-daerah pedesaan sepanjang pesisir yang ada pada akhirnya melahirkan komunitas baru yang berpusat di pesantren.</p>
<p>Watak penetrasi dakwah Islam secara damai dan mengajarkan nilai persamaan (equality) menjadi pemicu Islam mudah diterima kelompok masyarakat kecil. Konsep stratifikasi sosial (kasta) dalam agama Hindu bagi mereka sudah tidak menarik lagi. Oleh karena itu, datangnya Islam membawa pengaharapan kepada mereka untuk diperlakukan sama dan terbebas dari struktur sosial yang tidak menguntungkan mereka. Dalam konteks politik, kekuatan Islam lambat laun menjadi kekuatan politik, yaitu sebagai kekuatan oposisi (counter hegemony) dari kekuasaan kerajaan Hindu-Budha.</p>
<p>Sejak runtuhnya kerajaan Jawa Hindu Majapahit (1518 M) dan berdirinya kerajaan Islam Demak, maka dimulailah Islam sebagai bagian dari kekuatan politik. Bahkan dalam penilaian para pujangga, berdirinya kerajaan Demak dipandang sebagai zaman peralihan dari zaman “kabudhan” (tradisi Hindu-Budha) ke zaman “kawalen” (wali). Pearlihan ini bukan berarti pembuangan budaya adiluhung zaman Hindu-Budha, namun bersifat pengislaman dan penyesuaian dengan suasana Islam. Peralihan ini melahirkan bentuk peralihan yang berupa ‘sinkretisme” antara warisan budaya animisme-dinamisme dan unsur-unsur Islam.</p>
<p>Dakwah Islam dilihat dari interaksinya dengan lingkungan sosial budaya setempat, berkembang dengan dua pendekatan yang nonkompromis dan kompromis. Pendekatan nonkompromis adalah dakwah Islam dengan mempertahankan identitas-identitas agama serta tidak mau menerima budaya luar kecuali budaya tersebut seirama dengan ajaran Islam. Pendekatan kompromis (akomodatif) adalah pendekatan yang berusaha menciptakan suasana damai, penuh toleransi, sedia hidup berdampingan dengan pengikut agama dan tradisi lain yang berbeda tanpa mengorbankan agama dan tradisi agama masing-masing (cultural approach). Tampaknya para wali di Jawa dalam berdakwah lebih memilih pendekatan kompromistik mengingat latarbelakang sosiologis masyarakat Jawa yang lengket tradisi nenek moyang mereka. Para wali menyusupkan dakwah Islam di kalangan masyarakat bawah melalui daerah pesisir yang jauh dari pengawasan kerajaan Majapahit. Para wali dan segenap masyarakat pedesaan membangun tradisi/budaya baru melalui pesantren sebagai basis kekuatan. Kekuatan-kekuatan yang digalang para wali pada akhirnya menandingi kekuatan wibawa kebesaran kerajaan Jawa Hindu yang semakin lama semakin surut dan akhirnya runtuh.</p>
<p>Pergulatan antara Islam dengan budaya Jawa dapat kita temukan wujud nyatanya pada gelar-gelar raja Islam yang dipinjam dari mistik Islam. Dalam silsilah geneologis, meskipun raja-raja Jawa masih diklaim sebagai keturunan dewa, tetapi akar geneologis teratas dilukiskan dalam konsep nur-roso dan nur-cahyo. Menurut silsilah keraton, nur-roso dan nur-cahyo inilah yang melahirkan nabi Adam dan dewa-dewa sebagai kakek moyang raja-raja Jawa. Istilah nur-roso dan nur-cahyo walaupun konotasinya bersifat jawa, namun substansinya mengajarkan kepada konsep nur-Muhammad.</p>
<p>Gambaran dari adanya akulturasi unsur Islam dan Jawa pada akhirnya melahirkan budaya sintesis. Berikut ini sebuah sintesis yang terdapat dalam kitab Babad Tanah Djawi (sejarah tanah jawa) sebagai berikut.</p>
<p>Inilah sejarah kerajaan tanah jawa, mulai dengan nabi Adam yang berputrakan Sis. Sis berputrakan Nur-cahyo, nur-cahyo berputrakan nur-rasa, nur-rasa berputrakan sang hyang tunggal…. Istana batara guru di sebut Sura laya (nama taman firdaus Hindu).</p>
<p>Dari kutipan naskah babad tanah Djawi di atas, tampak jelas adanya akulturasi timbal balik antara Islam dengan budaya Jawa dengan mengakomodir kepentingan masing-masing. Dalam proses interaksi ini, masuknya Islam di jawa tidaklah membentuk komunitas baru yang sama sekali berbeda dengan masayarakat sebelumnya. Sebaliknya, Islam mencoba untuk masuk ke dalam struktur budaya Jawa dan mengadakan infiltrasi ajaran-ajaran kejawen dengan nuansa islami.</p>
<p>Pementasan wayang sering disimbolkan sebagai gambaran kehidupan manusia dalam menemukan Tuhannya. Lakon-lakon yang ditampilkan merupakan ajaran-ajaran syari’at untuk membawa penonton pada nuansa yang religius. Oleh karena itu, wayang dianggap sebagai bagian dari acara religius untuk mengajarkan ajaran-ajaran ilahi. Seorang dalang dipersonifikasikan sebagai ‘Tuhan’ yang dapat memainkan peran dan nasib orang (wayang). Pelukisan ini ditafsirkan secara ortodoks sebagai deskripsi puitis mengenai takdir.</p>
<p>Dilihat dari intensitas pengamalan ajaran-ajaran agama, masyarakat Jawa terbagai menjadi dua, yaitu kelompok santri dan kelompok abangan. Kelompok santri adalah kelompok masyarakat yang selalu mendasarkan perbuatanya pada ajaran-ajaran agama. Sedangkan kelompok abangan masih mendasarkan pandangan dunianya pada tradisi Hindu-Budha atau kebudayaan Jawa. Di jawa Tengah bagian selatan, misalnya, pergulatan santri dan abangan justru didominasi oleh kelompok abangan.      Secara budaya, Clifford Geertz membagi struktur masyarakat Jawa menjadi tiga bagian, yaitu masyarakat abangan, priyayi, dan santri. Klasifikasi masyarakat Jawa ini merupakan hasil penelitian dia di daerah Mojokuto Jawa Timur. Dalam hal ini dia berkata:</p>
<p>Kaum abangan adalah kelompok yang menitikbertkan segi-segi sinkritisme Jawa yang menyeluruh dan secara luas berhubungan dengan unsur-unsur petani di antara penduduk. Kelompok santri mewakili sikap yang menitikberatkan segi-segi Islam dalam sinkritisme, pada umumnya berhubungan dengan kaum pedagang dan petani. Sedangkan kelompok priyayi adalah sikap yang menitikberatkan pada segi-segi Hindu dan berhubungan dengan unsur-unsur birokrasi.</p>
<p>Setelah kerajaan Hindu Jawa Majapahit kehilangan kekuasaannya pada seperempat abad kelimabelas, pada zaman ini pula menandai berkuasanya sejumlah tokoh-tokoh muslim di bidang politik, khususnya di kota-kota pantai utara seperti Ampel (Surabaya), Gresik, Tuban, Demak, Jepara, dan Cirebon. Mereka adalah pemimpin pertama “religius politik” Jawa Islam. Para tokoh agama/wali dalam proses dakwahnya melalui proses pembauran dengan keluarga istana melalui perkawinan atau keturunan.</p>
<p>Karakteristik yang menonjol dari budaya Jawa adalah keraton sentris yang masih lengket dengan tradisi animisme-dinamisme. Di samping itu, ciri menonjol lain dari budaya Jawa adalah penuh dengan simbol-simbol atau lambang sebagai bentuk ungkapan dari ide yang abstrak sehingga menjadi konkret. Oleh karena yang ada hanya bahasa simbolik, maka segala sesuatunya tidak jelas karena pemaknaan simbol-simbol tersebut bersifat interpretatif. Di samping itu, tampilan keagamaan yang tampak di permukaan adalah pemahaman keagamaan yang bercorak mistik.</p>
<p>Dengan demikian, kedatangan Islam selalu mendatangkan perubahan masyarakat atau pengalihan bentuk (transformasi) sosial menuju ke arah yang lebih baik. Sunan Kalijogo, misalnya, dalam melakukan islamisasi tanah Jawa beliau menggunakan pendekatan budaya, yaitu melalui seni pewayangan untuk menentang feodalisme kerajaan Majapahit. Melalui seni pewayangan ia berusaha menggunakan unsur-unsur lokal sebagai media dakwahnya dengan mengadakan perubahan-perubahan lakon/materi juga bentuk fisik dari alat-alatnya. Menurut Babad Tanah Djawi, penyebaran agama Islam Jawa dilakukan oleh Walisongo, yaitu para wali yang berjumlah sembilan orang, yaitu (1) Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), (2) Sunan Ampel (Raden Rahmat) Surabaya, (3) Sunan Bonang atau Makhdum Ibrahim, (4) Sunan Drajat, (5) Sunan Giri atau Raden Paku yang mengarang nyayian Asmarandana, (6) Sunan Kudus atau Ja’far Shadiq, (7) Sunan Muria atau Raden Prawoto yang menggubah lagu-lagu jawa seperti Sinom atau Kinanthi, (8) Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatulah, dan (9) Sunan Kalijaga atau Raden Syahid. Mulai saat itulah, ada proses transformasi dari zaman Hindu-Budha berpindah menjadi zaman para wali (zaman kewalen).</p>
<p>Nama Walisanga (Walisongo) menurut Prof. Adnan bahwa kata sanga berasal dari perubahan dari kekeliruan dalam melapalkan kata sana yang berasal dari kata tsana yang searti dengan mahmud (terpuji). Dalam sejarahnya, walisongo merupakan tokoh sentral dalam penyebaran Islam di Jawa. Adapun nama-nama Walisongo tersebut adalah (1) Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik), (2) Sunan Ampel (Raden Rahmat) Surabaya, (3) Sunan Bonang atau Makhdum Ibrahim, (4). Sunan Drajat, (5). Sunan Giri atau Raden Paku yang mengarang nyayian Asmarandana, (6) Sunan Kudus atau Ja’far Shadiq, (7) Sunan Muria atau Raden Prawoto yang menggubah lagu-lagu jawa seperti Sinom atau Kinanthi, (8) Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatulah, dan (9) Sunan Kalijaga atau Raden Syahid. Menurutnya yang betul adalah wali sana yang berarti wali-wali yang terpuji. Adapun siasat atau strategi dakwah para wali dalam rangka mengIslamkan orang Jawa adalah dengan mengisi segala cabang/aspek kehidupan dengan muatan-muatan ajaran Islam dengan tanpa ada paksaan.</p>
<p>VI. Karakteristik Islam Kejawen</p>
<p>Kejawen merupakan campuran (sinkretisme) kebudayaan Jawa dengan agama pendatang; Hindu, Budha, Islam, dan Kristen. Di antara percampuran tersebut yang paling dominan adalah dengan agama Islam. Menurut Soesilo Faham, Kejawen (sinkretisme) adalah percampuran agama Hindu-Budha-Islam, meskipun berupa percampuran, namun ajaran kejawen masih berpegang pada tradisi Jawa asli sehingga dapat dikatakan mempunyai kemandirian sendiri. Agama bagi Kejawen adalah Manunggaling Kawula Gusti (bersatunya hamba dengan Tuhan). Konsep penyatuan hamba dengan Tuhan dalam pandangan Islam putihan (santri) dianggap mengarah pada persekutuan Tuhan atau perbuatan syirik. Islam Kejawen sebagai sebuah varian dalam Islam merupakan hasil dari proses dialog antara tatanan nilai Islam dengan budaya lokal Jawa yang lebih berdimensi tasawuf dan bercampur dengan budaya Hindu yang kurang menghargai aspek syari’at dalam arti yang berkaitan dengan hukum-hukum hakiki agama Islam.</p>
<p>Dalam diskursus akademik, di kalangan para peneliti istilah Kejawen ada yang menyebut dengan istilah aliran kepercayaan. Pada saat yang lain, Koentjaraningrat menyebut aliran Islam Kejawen dengan istilah Islam Jawi. Istilah agama Jawi sesungguhnya merupakan istilah yang diderivasi dari penggolongan masyarakat Jawa secara sosial agama yang digagas oleh Clifford Geertz dengan tiga varian, yaitu Islam abangan, priyayi, dan santri. Pengembangan konseptual dari gagasan di atas menurut Koentjaraningrat mendefinisikan Islam Jawi atas Islam Kejawen adalah suatu kompleks keyakinan dan konsep-konsep Hindu-Budha yang cenderung kearah mistik yang bercampur menjadi satu dan diakui sebagai sama dengan agama Islam. Komunitas Islam Kejawen dan santri terdapat dalam berbagai lapisan masyarakat di Jawa.</p>
<p>Adapun mengenai sitem keyakinan Islam Jawi atau Islam Kejawen juga sama dengan Islam lainya, yaitu percaya pada adanya Allah, Rasulullah atau Nabi, dan konsep askatologis lainnya dan pada saat yang sama orang Jawa juga percaya pada adanya dewa-dewa, mahluk halus dan roh-roh dari nenek moyang yang sudah meninggal. Sistem keyakinan orang kejawen ini lebih banyak ditransformasikan kepada para pengikutnya secara lisan.26</p>
<p>Mistik merupakan salah satu bentuk dari hasil proses pembentukan kebudayaan religi di Jawa. Ketika Islam kultural dari tradisi besar pesantren bersentuhan dengan kebudayaan religi Jawa, maka terjadilah interaksi tarik ulur antara keduanya. Hasilnya adalah munculnya mistik baru yang belakangan disebut “mistik Islam Kejawen”. Sebagaimana diakui oleh para pengamat budaya Jawa bahwa daya resepsi (penerimaan) masyarakat pengembang budaya Jawa sangat lentur, yaitu budaya yang terbuka untuk menerima budaya luar tanpa kehilangan jati diri kebudayaan Jawa.</p>
<p>Dalam tradisi kepercayaan orang kejawen, penghormatan kepada orang yang lebih tua, dan jika ia sudah meninggal mereka menyebutnya leluhur. Istilah leluhur selalu dikaitkan dengan silsilah yang bermuara kepada para pembuka tanah (cikal bakal desa). Oleh karena itu, kalangan masyarakat Jawa, terutama yang kurang terpelajar tidak terbiasa menulis secara cermat, tetapi hanya budaya lisan sehingga sering kali apa yang disebut leluhur itu hanya perkiraan saja. Lalu yang paling menonjol adalah memitoskan tokoh leluhur itu.</p>
<p>Dalam sistem keyakinan kejawen klasik, apa yang disebut leluhur itu adalah orang yang memiliki sifat-sifat luhur pada masa hidupnya dan setelah meninggal mereka itu selalu dihubungi oleh orang-orang yang masih hidup dengan upacara adat tertentu. Eksistensi leluhur dalam masyarakat kejawen adalah sosok yang arwahnya berada dalam alam ruhani yang dekat dengan Yang Mahaluhur yang selalu patut untuk diteladani. Kehidupan orang Jawa bergerak antara kutub-kutub kasar dan kehalusan untuk menciptakan keunggulan moral. Pemakaian bahasa Jawa dan tingkah-laku yang menyertainya jelas sekali mengekspresikan hal itu. Tidak mungkin berbicara dengan bahasa Jawa tanpa memperhatikan posisi orang yang diajak bicara. Pilihan kata mencerminkan keakraban, kedudukan, dan formalitas, usia, jarak sosial, dan peringkat berikut dengan nuansa pengharapan relatif. Kewajiban dan hak. Bahasa dan tindak tanduk digunakan untuk mengekspresikan penghormatan dan penghargaan bagi yang berhak mendapatkannya. Dengan demikian, penghormatan terhadap hirarki merupakan perilaku moral. Pola komunikasi dalam interaksi sosial dalam komunitas Jawa betul-betul menggambarkan relasi moral dengan menempatkan bahasa komunikasi sesuai dengan martabat dan keluhuran tokoh yang dihormatinya.</p>
<p>Konsep agama Jawa mengenai Tuhan Yang Maha Esa sangat mendalam dan dituangkan dalam istilah sebutan Gusti Allah ingkang Maha Kuwaos. Konsep tentang Tuhan bagi masyarakat kejawen sangat sederhana, yaitu Tuhan adalah Sang Pencipta. Oleh karena itu, Tuhan adalah penyebab dari segala kehidupan, dunia, dan seluruh alam semesta (ngalam donya), dan hanya ada satu Tuhan (ingkang Maha Esa).</p>
<p>Sumber yang paling utama terkait dengan konsep Tuhan pada orang kejawen adalah buku Nawaruci yang ditulis pada abad ke-17 dalam bahasa Bali-Jawa, dalam bentuk prosa. Dalam buku itu Tuhan dilambangkan sebagai mahluk yang sangat kecil dan ia dapat melihat seluruh alam jagad raya. Menurut konsep agama orang kejawen bahwa Tuhan adalah keseluruhan dalam alam dunia ini yang dilambangkan dengan wujud suatu mahluk dewa yang sangat kecil sehingga setiap waktu dapat masuk ke dalam hati sanubari, tetapi Tuhan juga sekaligus besar dan luas seperti samudra dan tidak seperti angkasa dan terdiri dari semua warna di dunia.</p>
<p>Di samping percaya akan adanya Tuhan ingkang maha kuwaos, juga memandang Nabi Muhammad sebagai orang yang sangat dekat dengan Allah. Dalam hampir setiap ritus dan apacara pada waktu selametan. memberi sajian di samping menyebut nama Allah juga menyebut Nabi    Muhammad “kanjeng Nabi ingkang sumare ing siti medinah”. Namun untuk selanjutnya Nabi Muhammad kurang mendapat perhatian dalam sistem kayakinan agama jawi.29</p>
<p>Keyakinan lain yang kemudian berkembang dan diyakini sebagai bagian dari sistem keyakinan terpendam mengenai adanya seorang ratu adil yang akan tiba membawa keadilan dan keteraturan di dunia ini. Konsep ini lahir dari suatu sinkretisme konsep agama Buddha mengenai empat periode perkembangan alam semesta (catur yoga) dengan harapan akan datangnya imam mahdi pada hari kiamat. Ajaran mengenai ratu adil ini biasa dijumpai pada karangan tiga orang tokoh mistik, Kiai Hasan Maulani dari Lengkeng (Cirebon), Mas Malangyuda dari Rajawan Kidul (Banyumas), dan Kiai Nurhakim dari Pasirwetan (Purwokerto) yang telah menyebarkan datangnya ratu adil serta buku-buku primbon yang mereka gunakan untuk menyebarkan ajaran-ajaran mereka di tiga daerah di Jawa Tengah bagian barat itu.</p>
<p>Hal lain yang juga penting dalam keyakinan Islam Jawa adalah adanya kepercayaan terhadap para dewa yang jumlahnya banyak sekali dan biasanya muncul dalam pentas cerita wayang yang berfungsi memberi pesan pendidikan dan moral. Dari sekian dewa, terdapat dua dewa yang memainkan peranan penting dalam kehidupan keagmaan orang Jawa, yaitu Dewi Kesuburan yang mereka sebut dengan Dewi Sri yang penting dalam upacara pertanian. Dewa kedua adalah Dewa Bathara Kala, yaitu dewa waktu, kerusakan, dan kematian yang juga penting dalam acara ruwat untuk menjauhkan diri dari malapetaka dan kesengsaraan hidup.</p>
<p>Berbagai aktivitas ritual yang selalu dijalani Islam kejawen biasanya mendasarkan pada siklus kehidupan. Sejak dari kandungan, ritual selametan sudah dimulai dengan acara yang sering disebut dengan Tingkeban saat kandungan berumur tujuh bulan yang juga terkenal dengan selametan mitoni. Kemudian selametan puput puser, kemudian upacara memberi nama dilanjutkan selametan kekah, kemudian selametan tedhak siten atau upacara menyentuh tanah, kemudian upacara sunatan atau sering disebut upacara ngIslamaken (masuk Islam). Setelah itu, diikuti dengan upacara kematian yang pelaksanaanya pada hari ketiga, ketujuh, keempatpuluh, keseratus, dan keseribu hari dari kematianya. Di samping itu, terdapat upacara tahunan seperti muludan, rejeban, nisfu sya’ban, yaitu selamatan barakah sampai larut malam, upacara nyadran, yaitu pada akhir bulan ruwah. Ekspresi-ekspresi ritual dalam praktik sekarang ini juga tampak ada nuansa yang dapat dilihat, yaitu perpaduan antara unsur-unsur Islam dengan budaya lokal. Contoh yang paling menonjol dan sampai sekarang masih menjadi polemik umat Islam adalah upacara peringatan untuk mendoakan orang-orang yang sudah meninggal dunia, yaitu pada hari ke-3, 7, 40, 100, dan 1000 dari kematiannya. Acara ritual ini dalam tradisi sekarang di sebut selamatan» sebuah kata yang diderivasi dari bahasa Arab yaitu Islam, salam» dan salamah yang berarti memohon keselamatan dan kedamaian. Upacara ini juga sering dikaitkan dengan istilah tahlilan» atau tahlil» yaitu membaca kalimat Thayyibah ”La ilaha illa Allah” secara bersama-sama sebagai cara efektif untuk menanamkan jiwa tauhid.</p>
<p>Di samping penciptaan ritus-ritus keagamaan, akulturasi Islam juga dibuat dalam bentuk simbol-simbol kebudayaan. Contoh dari simbol ini adalah bentuk arsitektur bangunan masjid  masih berbentuk pure atau candi, kemudian penamaan pintu gerbang dengan istilah ‘gapura’ nama yang diambil dari bahasa Arab ghofura yang berarti pengampunan. Di samping itu, Sunan Kalijaga juga menciptakan jimat kalimosodo (dua kalimat syahadat) yang dijadikan pusaka kerajaan. Istilah jimat merupakan pemikiran pujangga Jawa dalam memberikan legalitas syahadat pada pewayangan yang jelas-jelas menjadi inti dari budaya keraton.</p>
<p>Proses dialektika Islam dengan budaya lokal Jawa yang menghasilkan produk budaya sintetis yang merupakan suatu keniscayaan sejarah sebagai hasil dialog Islam dengan sistem budaya lokal Jawa. Lahirnya berbagai ekspresi-ekspresi ritual yang nilai instrumentalnya produk budaya lokal, sedangkan muatan materialnya bernuansa religius Islam adalah sesuatu yang wajar dan sah adanya dengan syarat akulturasi tersebut tidak menghilangkan nilai fundamental dari ajaran agama.</p>
<p>VII. Kesimpulan</p>
<p>Salah satu ciri yang menonjol dari struktur masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa pada masa Hindu-Budha didasarkan pada aturan-aturan hukum adat serta sistem religinya, yaitu animisme-dinamisme yang merupakan inti kebudayaan dan mewarnai seluruh aktivitas kehidupan masyarakatnya. Dalam masyarakat Jawa pendewaan dan pemitosan terhadap ruh nenek moyang melahirkan penyembahan ruh nenek moyang (ancestor worship) yang pada akhirnya melahirkan hukum adat dan relasi-relasi pendukungnya. Seni pewayangan dan gamelan dijadikan sebagai sarana upacara ritual keagamaan untuk mendatangkan ruh nenek moyang. Dalam tradisi ritual ini fungsi ruh nenek moyang dianggap sebagai ‘pengemong’ dan pelindung keluarga yang masih hidup.</p>
<p>Karakteristik yang menonjol dari budaya Jawa adalah keraton sentris yang masih lengket dengan tradisi animisme-dinamisme. Di samping itu, ciri menonjol lain dari budaya Jawa adalah penuh dengan simbol-simbol atau lambang sebagai bentuk ungkapan dari ide yang abstrak sehingga menjadi konkrit. Oleh karena yang ada hanya bahasa simbolik, maka segala sesuatunya tidak jelas karena pemaknaan simbol-simbol tersebut bersifat interpretatif. Di samping itu, tampilan keagamaan yang tampak di permukaan adalah pemahaman keagamaan yang bercorak mistik.</p>
<p>Akulturasi timbal balik antara Islam dengan budaya Jawa tampak terlihat jelas dengan mengakomodir kepentingan masing-masing. Dalam proses interaksi ini, masuknya Islam di jawa tidaklah membentuk komunitas baru yang sama sekali berbeda dengan masayarakat sebelumnya. Sebaliknya, Islam mencoba untuk masuk ke dalam struktur budaya Jawa dan mengadakan infiltrasi ajaran-ajaran kejawen dengan nuansa Islami.</p>
<p>Pementasan wayang sebagai instrumen budaya yang penuh dengan nuansa mistik, sering disimbolkan sebagai gambaran kehidupan manusia dalam menemukan Tuhannya. Lakon-lakon yang ditampilkan merupakan ajaran-ajaran syari’at untuk membawa penonton pada nuansa yang religius. Oleh karena itu, wayang dianggap sebagai bagian dari acara religius untuk mengajarkan ajaran-ajaran ilahi. Seorang dalang dipersonifikasikan sebagai ‘Tuhan’ yang dapat memainkan peran dan nasib orang (wayang). Pelukisan ini ditafsirkan secara ortodoks sebagai deskripsi puitis mengenai takdir.</p>
<p>Dilihat dari intensitas pengamalan ajaran-ajaran agama, masyarakat Jawa terbagai menjadi dua yaitu kelompok santri dan kelompok abangan. Kelompok santri adalah kelompok masyarakat yang selalu mendasarkan perbuatannya pada ajaran-ajaran agama, sedangkan kelompok abangan masih mendasarkan pandangan dunianya pada tradisi Hindu-Budha atau kebudayaan Jawa. Di Jawa Tengah bagian selatan, misalnya, pergulatan santri dan abangan justru didominasi oleh kelompok abangan.</p>
<p>Islam merupakan konsep ajaran agama yang humanis, yaitu agama yang mementingkan manusia sebagai tujuan sentral dengan mendasarkan pada konsep “humanisme teosentrik” yaitu poros Islam adalah tauhidullah yang diarahkan untuk menciptakan kemaslahatan kehidupan dan peradaban umat manusia. Prinsip humanisme teosentrik inilah yang akan ditransformasikan sebagai nilai yang dihayati dan dilaksanakan dalam konteks masyarakat budaya. Dari sistem humanisme teosentris inilah muncul simbol-simbol yang terbentuk karena proses dialektika antara nilai agama dengan tata nilai budaya.</p>
<p>Kebudayaan humanisme teosentris dalam Islam bermuara pada konsep pembebasan (liberasi) dan emansipasi dalam konteks pergumulan dengan budaya Jawa melahirkan format kebudayaan baru yang mempunyai dua dimensi, yaitu dimensi keabadian (transendental) dan dimensi temporal. Format kebudayaan Jawa baru tersebut pada akhirnya akan sarat dengan muatan-muatan yang bernafaskan Islam walaupun bentuk fisiknya masih mempertahankan budaya Jawa asli.</p>
<p>VII. Endnote</p>
<p>1 Syamsul Arifin dkk., Spiritualisasi Islam dan Peradaban Masa Depan (Yogyakarta : SIPRESS, 1996) hal. 50-51. Dalam konsep lain untuk sekadar membandingkan dengan grand tradition dan little tradition menurut hemat kami mendekati konsep normativitas dan historisitas agama yang digagas oleh Amin Abdullah. Normativitas merupakan dimensi universalisme agama yang sakral dan konstan sementara historisitas adalah dimensi partikularisme yang profan dan dinamis.</p>
<p>2 Kuntowijoyo, Paradigma Islam, Interpretasi Untuk Aksi (Bandung: Mizan, 1996), hal. 160.</p>
<p>3 M. Sirozi, “Pergumulan Pemikiran dan Agenda Masa Depan Islamisasi Antropologi,” dalam Jurnal Ulumul Qur’an, No. 4 / 1992, hal. 15.</p>
<p>6Koentjarajakti, Sejarah Teori Antropologi (Jakarta: UI Press, 1992), hal. 69.</p>
<p>8Ongkhoham, Rakyat dan Negara (Jakarta: Yayasan Obor, TT), hal. 10.</p>
<p>9 Kuntowijoyo, Paradigma Islam, hal. 230.</p>
<p>14 Nur Syam, Islam Pesisir (Yogyakarta: LKiS, TT), hal. 63-64.</p>
<p>15 Babad tanah Djawi dikenal sebagai kronik sejarah dan sastra Jawa, sebuah karya yang diciptakan pada masa kerajaan Mataram pada awal abad ke-17. Para pujangga keraton Sultan Agung menciptakan Babab tanah Djawi dimaksudkan untuk menggantikan kisah-kisah sejarah Jawa lama.</p>
<p>16 Zaini Muchtarom, Santri dan Abangan Jawa (Jakarta: INIS, 1997), hal. 20-21      Simuh, Sufisme, hal. 121.</p>
<p>18 Ibid.</p>
<p>19 Kuntowijoyo, Paradigma, hal. 231.</p>
<p>20 W.L Olthoff, Edisi Babad Tanah Djawi, hal. 7.</p>
<p>21 P.J. Zoetmulder, Manunggaling Kawula Gusti, Pantheisme dan Monisme Dalam Sastra Suluk Jawa (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1990), hal. 285.</p>
<p>22 Clifford Geertz, Santri dan Abangan di Jawa (Jakarta: INIS Jakarta, 1988), hal. 2.</p>
<p>24 Nurcholish Madjid, Islam Doktrin dan Peradaban (Bandung: Mizan, 1992), hal. 550.</p>
<p>25 Zaini Muchtarom, Islam di Jawa dalam Perspektif Santri &amp; Abangan (Jakarta: Salemba Diniyah, 2002), hal. 41-43.</p>
<p>26 Karkono Kamajaya Partokusumo, Kebudayaan Jawa, Perpaduanya dengan Islam (Yogyakarta: Adtya Media, 1995), hal. 288-297.</p>
<p>27 M.B. Rohimsyah. AR, Siti Jenar Cikal Bakal Gaham Kejawen Pergumulan Tasawuf Versi Jawa (Surabaya: Pustaka Agung Harapan, 2006), hal. 163.</p>
<p>26 Koentjaraningrat, Kebudayaan Jawa (Jakarta: Balai Pustaka, 1994) hal.113-119.</p>
<p>27 Muhammad Damami, Makna Agama dalam Masyarakat Jawa (Yogyakarta: LESFI, 2002) hal. 57-59.</p>
<p>28 Niels Mulder, Mistisisme Jawa Ideologi di Indonesia, Terj. Noor Cholis (Yogyakarta: LKiS, 2007), hal. 100-101.</p>
<p>29 Koentjaraningrat, Kebudayaan Jawa, hal. 324.</p>
<p>30 Koentjaraningrat, Kebudayaan Jawa, hal. 340-367.</p>
<p>Daftar Pustaka</p>
<p>Arifin, Syamsul Arifin dkk. 1996. Spiritualisasi Islam dan Peradaban Masa Depan. Yogyakarta: SIPRESS.</p>
<p>Damami, Muhammad. 2003. Makna Agama Dalam Masyarakat Jawa. Yogyakarta: LESFI.</p>
<p>Geertz, Clifford. 1988. Santri dan Abangan di Jawa. Jakarta: INIS.</p>
<p>Koentjarajakti. 1992. Sejarah Teori Antropologi. Jakarta: UI Press.</p>
<p>Koentjaraningrat. 1994. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.</p>
<p>Kuntowijoyo. 1996. Paradigma Islam: Interpretasi Untuk Aksi. Bandung: Mizan.</p>
<p>M. Sirozi. 1992. “Pergumulan Pemikiran dan Agenda Masa Depan Islamisasi Antropologi,” dalam Jurnal Ulumul Qur’an, No. 4 / 1992.</p>
<p>M.B. Rohimsyah. AR. 2006. Siti Jenar Cikal Bakal Gaham Kejawen Pergumulan Tasawuf Versi Jawa. Surabaya: Pustaka Agung Harapan.</p>
<p>Madjid, Nurcholish. 1992. Islam Doktrin dan Peradaban. Bandung: Mizan.</p>
<p>Muchtarom, Zaini. 1997. Santri dan Abangan Jawa. Jakarta: INIS.</p>
<p>. 2002. Islam di Jawa dalam Perspektif Santri &amp; Abangan. Jakarta: Salemba Diniyah.</p>
<p>Mulder, Niels. 2007. Mistisisme Jawa Idiologi di Indonesia. Terj. Noor Cholis. Yogyakarta: LKiS.</p>
<p>Ongkhoham. TT. Rakyat dan Negara. Jakarta: Yayasan Obor.</p>
<p>P.J. Zoetmulder. 1990. Manunggaling Kawula Gusti, Pantheisme dan Monisme Dalam Sastra Suluk Jawa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama       Patokusumo, Karkono Kamajaya. 1995. Kebudayaan Jawa, Perpaduanya Dengan Islam. Yogyakarta: Adtya Media.</p>
<p>Simuh. 1995. Sufisme Jawa: Transformasi Tasawuf ke Mistik Jawa. Yogyakarta: Bentang Budaya.</p>
<p>Syam, Nur. 2005. Islam Pesisir. Yogyakarta: LKiS.</p>
<p><strong>Sumber Ibda` </strong>| Vol. 6 | No. 1 | Jan-Jun 2008 | 91-109 1 P3M STAIN Purwokerto | Ridwan Penulis adalah Magister Agama (M.Ag.), dosen tetap Jurusan Hukum Islam (Syari’ah) STAIN Purwokerto. Bukunya yang cukup popular adalah: <em>Membongkar Fiqh Negara </em>(Yogyakarta: PSG STAIN Purwokerto &amp; Unggun Religi, 2005).</p>
<p>Diedit kembali Oleh H Bustamam Ismail</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3032/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3032/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3032/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3032&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/20/mistisisme-simbolik-dalam-tradisi-islam-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:fbffEtZqAk13gM:http://3.bp.blogspot.com/_pFsTWhwr_Eg/Rp9CjVrch-I/AAAAAAAAABc/xlngouxn20M/s400/Walisongo%2BLengkap.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kasus Luna Maya pelajaran untuk artis, untuk berhati-hati!!!</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/19/kasus-luna-maya-pelayaran-untuk-artis-untuk-berhati/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/19/kasus-luna-maya-pelayaran-untuk-artis-untuk-berhati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 04:23:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[infotainment]]></category>
		<category><![CDATA[lunamaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3027</guid>
		<description><![CDATA[Artis Luna Maya kembali meradang pada infotainment. Di akun Twitternya, Luna mengamuk. Ia menyebut infotainment derajatnya lebih hina daripada pekerja seks komersil.
&#8220;Infotemnt derajatnya lebih HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!may ur soul burn in hell,&#8221; tulis Luna dalam akun Twitternya, seperti detikhot kutip Rabu (16/12/2009).
Tulisan tersebut ditweet Luna sekitar pukul 00.00 WIB. Tweet itu ditulisnya setelah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3027&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://www.detikhot.com/images/content/2009/12/16/230/lunaalea_285.JPG" alt="" width="285" height="280" />Artis Luna Maya kembali meradang pada infotainment. Di akun Twitternya, Luna mengamuk. Ia menyebut infotainment derajatnya lebih hina daripada pekerja seks komersil.<br />
&#8220;Infotemnt derajatnya lebih HINA dr pd PELACUR, PEMBUNUH!!!may ur soul burn in hell,&#8221; tulis Luna dalam akun Twitternya, seperti<strong> detikhot</strong> kutip Rabu (16/12/2009).<br />
Tulisan tersebut di<em>tweet</em> Luna sekitar pukul 00.00 WIB. <em>Tweet</em> itu ditulisnya setelah ia menghadiri premier film Ariel, &#8216;Sang Pemimpi,&#8217; di lantai dua Plaza EX, Jakarta, Selasa (15/12/2009) malam.<br />
Saat itu Luna keluar dari bioskop dengan menggendong Alea, putri Ariel. Begitu Luna muncul, ia pun langsung diserbu kamera infotainment.<br />
Ketika itu Luna meminta pada infotainment agar wawancara dilakukan di lobi. Sepanjang perjalanan dari lantai dua menuju lobi, kamera infotainment tetap menyorot Luna.<br />
Rupanya saat itu ada insiden kecil. Luna merasa kepala Alea terkena kamera salah satu infotainment. Presenter &#8216;Dahsyat&#8217; itupun menunjukan wajah kesal.<br />
Kekesalan tersebut ditumpahkan Luna dalam akun Twitternya. Tidak hanya menyebut derajat infotainment lebih rendah dari pekerja seks komersil dan pembunuh, dia juga menumpahkan kemarahannya dalam Tweet yang lain.<br />
&#8220;Jadi bingung knp manusia skrng lbh kaya setan dibandingkan dengan setannya sendiri&#8230;apa yg disbt manusia udah jadi setan semua,&#8221; tulisnya lagi.<strong>(eny/eny)</strong><br />
<strong>Sumber: Adhie Ichsan</strong> &#8211; detikhot</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3027/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3027/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3027/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3027&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/19/kasus-luna-maya-pelayaran-untuk-artis-untuk-berhati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.detikhot.com/images/content/2009/12/16/230/lunaalea_285.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Presiden Tak Akan Kabulkan Permintaan Pansus Bank century</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/18/presiden-tak-akan-kabulkan-permintaan-pansus-bank-century/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/18/presiden-tak-akan-kabulkan-permintaan-pansus-bank-century/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 18:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[pansus]]></category>
		<category><![CDATA[sby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3025</guid>
		<description><![CDATA[Liputan6.com, Kopenhagen: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak perlu nonaktif atau dinonaktifkan sehubungan dengan permintaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century. Hal itu dikemukakan Presiden Yudhoyono dalam jumpa pers di sela-sela kesibukan menghadiri Conference of the Parties (COP) ke-15, Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3025&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn%3Aixb2JT927jWtcM%3Ahttp%3A%2F%2Fdhiez.files.wordpress.com%2F2009%2F04%2Fsusilo-bambang-yudhoyono.jpg&#038;w=229&#038;h=145" alt="" width="229" height="145" />Liputan6.com, Kopenhagen: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak perlu nonaktif atau dinonaktifkan sehubungan dengan permintaan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Bank Century. Hal itu dikemukakan Presiden Yudhoyono dalam jumpa pers di sela-sela kesibukan menghadiri Conference of the Parties (COP) ke-15, Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, Jumat (18/12) petang atau malam hari waktu Indonesia [baca: Presiden SBY Tunda Jelaskan soal Domestik].</p>
<p>Menurut SBY, dalam kedudukan Boediono sebagai wakil presiden yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, tidak ada istilah nonaktif untuk seorang wakil presiden. Sementara untuk pemberhentian sementara seorang menteri, seperti termaktub dalam Undang-undang Kementerian Negara, seorang menteri hanya berhenti sementara jika terlibat dalam tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara sekurang-kurangnya lima tahun. Dalam kasus Menteri Keuangan Sri Mulyani, persoalannya tidak terkait dengan tindak pidana dimaksud.</p>
<p><span id="more-3025"></span></p>
<p>Presiden menyambut baik langkah Pansus Bank Century, tetapi juga meminta agar pelaksanaan hak angket ini tetap patuh pada konstitusi, patuh pada rules of the game. Presiden juga berharap pelaksanaan hak angket ini dilakukan secara terbuka dan dapat dinilai secara rasional oleh masyarakat.</p>
<p>SBY menjelaskan sikapnya sebagai presiden untuk tidak menonaktifkan Boediono dan Sri Mulyani diambil setelah hari ini menghubungi keduanya. Menurut SBY, baik Boediono maupun Sri Mulyani menyatakan kesanggupan untuk tetap bekerja dalam jabatannya masing-masing sambil melayani Pansus Angket Bank Century.(ANS)</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://sg.rd.yahoo.com/sea/news/article/LIPUTANlogo/SIG=113tlrfcb/**http%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2F"></a></p>
<p><em>Liputan 6 &#8211; 1 jam 20 menit lalu 18 Desember 2009<br />
</em></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3025/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3025/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3025/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3025&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/18/presiden-tak-akan-kabulkan-permintaan-pansus-bank-century/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ixb2JT927jWtcM:http://dhiez.files.wordpress.com/2009/04/susilo-bambang-yudhoyono.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi Panitia Angket Bikin Tambah Ruwet</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/18/rekomendasi-panitia-angket-bikin-tambah-ruwet/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/18/rekomendasi-panitia-angket-bikin-tambah-ruwet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 07:13:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[angket]]></category>
		<category><![CDATA[bank century]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[pansus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3023</guid>
		<description><![CDATA[VIVAnews &#8211; Semalam, Panitia Khusus Angket Century DPR merekomendasikan agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menonaktifkan diri selama menjadi saksi terperiksa di Pansus. Wakil Ketua Majelis Pakar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lukman Hakiem menilai rekomendasi ini menimbulkan masalah baru.
&#8220;Sebagai statement politik, boleh lah. Masalahnya apakan ada dalam konstitusi mereka dapat dinonaktifkan atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3023&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignright" src="http://d.yimg.com/hb/xp/viva/20091218/12/3844143310-rekomendasi-panitia-angket-bikin-tambah-ruwet.jpg?x=213&amp;y=159&amp;sig=3erbuuxXly3nrirluySG8g--" alt="" width="212" height="159" />VIVAnews &#8211; Semalam, Panitia Khusus Angket Century DPR merekomendasikan agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menonaktifkan diri selama menjadi saksi terperiksa di Pansus. Wakil Ketua Majelis Pakar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lukman Hakiem menilai rekomendasi ini menimbulkan masalah baru.</p>
<p>&#8220;Sebagai statement politik, boleh lah. Masalahnya apakan ada dalam konstitusi mereka dapat dinonaktifkan atau menonaktifkan diri?&#8221; kata Lukman dalam pesan singkat kepada VIVAnews, Jumat 18 Desember 2009.</p>
<p>Dia menilai penonaktifkan hanya dimungkinkan pada Menkeu karena dia diangkat dan diberhentikan Presiden. &#8220;Boediono tidak mungkin dinoaktifkan presiden karena wapres bukan bahwan presiden,&#8221; kata Lukman.</p>
<p>Penonaktifan Boediono, kata dia, hanya dimungkinkan dengan mekanisme Sidang Istimewa MPR. &#8220;Tapi ini pun akan lucu karena Wapres membuat SK nonaktif untuk dirinya sendiri,&#8221; kata dia. &#8220;Persoalan makin ruwet tapi makin asyik.&#8221;</p>
<p><span id="more-3023"></span></p>
<p>Setelah melewati lobi yang alot, Panitia Khusus Hak Angket Kasus Bank Century melahirkan imbauan pada pejabat yang jadi saksi atau terperiksa kasus yang mereka tangani untuk nonaktif. Ada tiga alasan Pansus mengeluarkan imbauan itu.</p>
<p>&#8220;Pertama, optimalisasi tugas-tugas Panitia Angket dalam melaksanakan penyelidikan dan pengumpulan data,&#8221; ujar anggota Pansus dari Partai Persatuan Pembangunan, M Romahurmuziy.</p>
<p>Kedua, menjunjung tinggi moralitas, keteladanan dan akuntabilitas penyelenggara negara. Ketiga, menyikapi suasana batin rasa keadilan masyarakat.</p>
<p><em>Sumber: By Ita Lismawati F. Malau</em> &#8211; Jumat, 18 Desember -VIVAnews</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3023/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3023/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3023/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3023&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/18/rekomendasi-panitia-angket-bikin-tambah-ruwet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://d.yimg.com/hb/xp/viva/20091218/12/3844143310-rekomendasi-panitia-angket-bikin-tambah-ruwet.jpg?x=213&#38;y=159&#38;sig=3erbuuxXly3nrirluySG8g--" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru Islam 1431 H&#8221;</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/17/selamat-tahun-baru-islam-1431-h/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/17/selamat-tahun-baru-islam-1431-h/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 18:50:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adab/Akhlak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3017</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohim
assalamu&#8217;alaykum wr.wb
Ya Ikhwah Fillah&#8230;
Waktu terus bergulir. Umat Islam tidak terasa memasuki tahun baru Hijriah 1431 H, meninggalkan tahun 1430 H. Hampir di setiap penjuru negeri-negeri Muslim, momentum pergantian tahun ini diisi dengan peringatan dan serimoni tahunan. Pergantian tahun hijriah kali ini hendaknya menjadi titik penting untuk melakukan muhâsabah (evaluasi diri) atas capaian-capaian umat Islam pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3017&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bismillahirrohmanirrohim<br />
assalamu&#8217;alaykum wr.wb<br />
<img class="alignright" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:_B-zCxI1CDBUEM:http://www.bhaktykasry.com/files/tahun%2520baru%2520islam.jpg" alt="" width="209" height="147" />Ya Ikhwah Fillah&#8230;<br />
Waktu terus bergulir. Umat Islam tidak terasa memasuki tahun baru Hijriah 1431 H, meninggalkan tahun 1430 H. Hampir di setiap penjuru negeri-negeri Muslim, momentum pergantian tahun ini diisi dengan peringatan dan serimoni tahunan. Pergantian tahun hijriah kali ini hendaknya menjadi titik penting untuk melakukan muhâsabah (evaluasi diri) atas capaian-capaian umat Islam pada tahun-tahun yang lalu. Umat juga perlu merenungkan sejauh mana mereka menyusuri lorong waktu dan setiap kesempatan yang dikeruniakan Allah SWT dengan membuktikan rasa syukur dalam bentuk pengabdian (ibadah) kepada Allah SWT semata. Syukur dan pengabdian itu dibuktikan dengan cara menyelaraskan seluruh amal perbuatan dengan tuntunan yang datang dalam al-Quran dan uswah (teladan) hidup yang diberikan Baginda Rasulullah saw.</p>
<p>Semoga tahun ini dan seterusnya lebih baik dari tahun sebelumnya&#8230;</p>
<p>Keluarga Besar Ukhuwah Islamiyah &#8220;Mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1431 H&#8221;</p>
<p>(Inilah tahun baru kita yang sesungguhnya. Bukan tahun baru yang dijadikan PESTA PORA oleh orang-orang KAFIR iru setiap malam sebelum tanggal 1 Januari).</p>
<p>Semoga di tahun baru (milik) kita ini, kita mendapatkan rahmat dari Allah ta&#8217;ala. Menjadi hamba yang selalu bersyukur, dan selalu berusaha untuk memperbaiki diri dan hadir pula menjadi yang lebih baik, Allahumma aamiin&#8230;</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaykum wr.wb<br />
Team Ukhuwah Islamiyah</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3017/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3017/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3017/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3017&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/17/selamat-tahun-baru-islam-1431-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:_B-zCxI1CDBUEM:http://www.bhaktykasry.com/files/tahun%2520baru%2520islam.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Renungan Sudah halalkah MakananYang akan kita makan?</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/15/renungan-sudah-halalkah-makananyang-akan-kita-makan/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/15/renungan-sudah-halalkah-makananyang-akan-kita-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 08:02:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3014</guid>
		<description><![CDATA[Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat &#38; Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya, mencatat semua merk barang, makanan &#38; obat-obatan
Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3014&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:W87uFp3yHRA0OM:http://www.wisatathailand.com/Pic/makanan1.jpg" alt="" width="224" height="182" />Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib, bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat &amp; Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya, mencatat semua merk barang, makanan &amp; obat-obatan</p>
<p>Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tesebut harus terlebih dulu mendapat ijin dari BPOM Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di bagian QC. Tak heran jika ia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah, namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141.     Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis, dia penasaran lalu menanyakan kode matematis tersebut kepada orang Prancis yang berwenang dalam bidang itu. Orang Prancis menjawab, Kerjakan saja tugasmu, dan jangan banyak tanya &#8230;!</p>
<p>Jawaban itu, semakin menimbulkan kecurigaan Sahib, lalu ia pun mulai mencari tahu kode matematis dalam dokumen yang ada. Ternyata, apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslimin dunia. Hampir di seluruh negara bagian barat, termasuk Eropa pilihan utama untuk daging adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak terdapat di negara- negara tersebut. Di Perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000 unit.</p>
<p>Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hwan lainnya. Namun, orang Eropa &amp; Amerika berusaha menghindari lemak-lemak itu. Yang menjadi pertanyaan dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? Babi-babi dipotong di rumah jagal yang diawasi BPOM, tapi yang bikin pusing POM adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi.</p>
<p><span id="more-3014"></span></p>
<p>Dahulu sekitar 60 tahun lalu, lemak-lemak babi itu dibakar. Kini mereka pun berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal uji cobanya, mereka membuat sabun dengan bahan lemak babi, dan ternyata berhasil.</p>
<p>Lemak-lemak itu diproses secara kimiawi, dikemas rapi dan dipasarkan. Negara di Eropa memberlakukan aturan yang mewajibkan bahan setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Karena itu, bahan dari lemak babi dicantumkan dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produknya.</p>
<p>Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti dengan lemak hewan. Ketika produsen ditanya pihak berwenang dari negara Islam, maka dijawab lemak tersebut adalah lemak sapi &amp; domba. Meskipun begitu lemak-lemak itu haram bagi muslim, karena penyembelihannya tidak sesuai syariat Islam.</p>
<p>Label baru itu dilarang keras masuk negara Islam, akibatnya produsen menghadapi masalah keuangan sangat serius, karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produk ke negara Islam, mengingat laba yang dicapai bisa mencapai miliaran dollar.</p>
<p>Akhirnya, mereka membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti BPOM, sementara orang lain tak ada yang tahu. Kode diawali dengan E – CODES, E-INGREDIENTS, ini terdapat dalam produk perusahaan mutinasional, antara lain :<br />
pasta gigi, pemen karet, cokelat, gula2, biskuit, makanan kaleng, buah2an kaleng, dan beberapa multivitamin serta masih banyak lagi jenis makanan &amp; obat2an lainnya.</p>
<p>Sejak produk2 diatas banyak dikonsumsi negara2 muslim, kita sebagai negara muslim sedang mengalami masalah penyakit masyarakat, yakni : seperti hilangya rasa malu, kekerasan, seks (kumpul kebo).</p>
<p>Karena itu, saya mohon kepada sesama muslim dimana pun, untuk memeriksa secara seksama bahan2 produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya dengan daftar kode E-CODES, berikut ini karena produk dengan kode-kode di bawah ini,<br />
positif mengandung lemak babi :</p>
<p>E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252, E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482, E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.</p>
<p>Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari’at Islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.Semoga manfaat,<br />
M. Anjad Khan Medical Research Institute United States Prennss &#8230;kalo mo hang out di Starbucks or Coffebean, pikir2 ulang deh .karena, ternyata semua minuman mengandung elmusifier yang berasal dari babi. Kalo membeli makanan kita juga gampang mengetahui halal or haram, caranya dg melihat ada tidaknya kode E – trus tiga digit angka dibelakangnya, dan itu artinya bahan2 berasal dari lemak babi..</p>
<p>Jika memang emulsifier yang dipake starbuck adalah kode E471 (tidak ada embel2 lain, misal : lecithin de sojaatau soy lecithin), maka saya yakni bahwa<br />
“origin”nya adalah pork or varken (babi)</p>
<p>Sebenarnya tak hanya E471 tapi juga E472, para keluarga muslim Groningen the Netherlands &amp; ikatan kel muslim Eropa memperingatkan kami utk mengecek content / ingredient emulsifier ini pd setiap produk makanan yg akan dibeli.</p>
<p>Kami pun sempat kaget, karena emulsifier juga digunakan pada roti tawar. Karena itu, kami sarankan kpd kel muslim utk pilih roti tawar dg istilah biological<br />
bread (non-chemical additive), tentu saja resikonya harga lebih mahal (1/2 blok roti tawar jenis ini hampir 3 X harga roti tawar dg emulsifier), yang pentingkan halal.</p>
<p>FYI &#8230;.</p>
<p>E471 biasa dikenal dg sebutan lecithin è originnya merupakan ekstrak dari tulang babi.<br />
E472 (saya tak ingat nama dagangnya) è originnya adalah ekstrak tulang babi.</p>
<p>Kedua additive ini merupakan senyawa turunan dr asam lemak (fatty acid).<br />
Biasanya kedua additive ini sangat sering ditemukan pada produk2 berikut : Produk makanan mengandung cokelat è roti, ice cream, biskuit, dll Produk makanan yg perlu elmusifier è coklat bar, ice cream, or bulk, coffee cream, marshmallo, jelly, dsb.<br />
Demikian sekilas info, semoga manfaat</p>
<p>Wallahu’alam bi shawab</p>
<p>Sumber :KODE BABI PADA MAKANAN BERKEMAS<br />
Oleh Dr.M. Anjad Khan</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3014/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3014/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3014/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3014/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3014/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3014/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3014/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3014/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3014/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3014/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3014&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/15/renungan-sudah-halalkah-makananyang-akan-kita-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:W87uFp3yHRA0OM:http://www.wisatathailand.com/Pic/makanan1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Kebiasaan yang menambah nilai kehidupan!!!</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/14/tujuh-kebiasaan-yang-menambah-nilai-kehidupan/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/14/tujuh-kebiasaan-yang-menambah-nilai-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 00:47:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3006</guid>
		<description><![CDATA[1. Kebiasaan mengucap syukur.
Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik , tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk.. Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3006&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>1. Kebiasaan mengucap syukur.</p>
<p><img class="alignleft" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:kwZ50i-gs8h3vM:http://farm3.static.flickr.com/2266/2513546243_9755410c69.jpg" alt="" width="209" height="182" />Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik , tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk.. Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun , telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi diseluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur,namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat , kesehatan, keluarga, sahabat dsb. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.</p>
<p>2. Kebiasaan berpikir positif.</p>
<p>Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera kearah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.</p>
<p><span id="more-3006"></span></p>
<p>3. Kebiasaan berempati.</p>
<p>Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain.Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain . Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif dibalik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois , yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati , namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukankepada Anda, dsb.</p>
<p>4. Kebiasaan mendahulukan yang penting .</p>
<p>Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah!. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.</p>
<p>5. Kebiasaan bertindak.</p>
<p>Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan , sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan , maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.</p>
<p>6. Kebiasaan menabur benih.</p>
<p>Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai yang Anda tabur. Bayangkanlah , betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.</p>
<p>7. Kebiasaan hidup jujur.</p>
<p>Tanpa kejujuran , kita tidak bisa menjadi pribadiyang utuh, bahkan bisa merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendir tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong , kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.  semoga bermanfaat!  *)</p>
<p>Sumber : Dari Vikavika &amp; Deni Triwardana</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3006/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3006/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3006/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3006&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/14/tujuh-kebiasaan-yang-menambah-nilai-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:kwZ50i-gs8h3vM:http://farm3.static.flickr.com/2266/2513546243_9755410c69.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Renungan Sumber energi yang makin menipis!!!</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/13/renungan-sumber-energi-yang-makin-menipis/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/13/renungan-sumber-energi-yang-makin-menipis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 14:46:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[bahan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[energi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=3003</guid>
		<description><![CDATA[Apa hubungan egoisme dengan kerusakan lingkungan? Ada! egoisme dan ke tidakpedulian kita adalah penyebab timbulnya segala permasalahan lingkungan yang kita alami hari ini. Banyak dari kita yang hanya meemikirkan kenyamanan pribadi tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan di sekitar kita maupun lingkungan global secara keseluruhan. Hanya karena merasa punya uang, kita tidak mengindahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3003&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:p6xLq1LJgFo_lM:http://community.kompas.com/photo/image/pombensin2.jpg" alt="" width="243" height="185" />Apa hubungan egoisme dengan kerusakan lingkungan? Ada! egoisme dan ke tidakpedulian kita adalah penyebab timbulnya segala permasalahan lingkungan yang kita alami hari ini. Banyak dari kita yang hanya meemikirkan kenyamanan pribadi tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi pada lingkungan di sekitar kita maupun lingkungan global secara keseluruhan. Hanya karena merasa punya uang, kita tidak mengindahkan peringatan dan himbauan untuk melakukan pengheematan energi.<br />
“Ah, saya mampu membayar berapapun tagihan listrik yang ada. Jadi terserah saya dong untuk memakai listrik sesuka hati saya. Saya sanggup membeli BBM berapapun yang saya mau, jadi terserah saya dong mau beli mobil yang borosnya kayak apa.”</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-3003"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Renungkanlah: Berapa banyak energi dan sumber daya yang harus terbuang sia-sia hanya karena orang-orang ingin menikmati kenyamanan yang sesungguhnya tidak benar-benar mereka perlukan. Berapa banyak energi dan sumber daya yang terbuang sia-sia hanya karena mereka ingin terlihat tampil bergengsi. Orang-orang seringkali membeli hal-hal yang tidak mereka perlukan, mengganti barang-barang yang semestinya masih bisa digunakan hanya karena alasan bosan. Kita tidak pernah memikirkan berapa banyak tenaga dan sumber daya planet ini yang rusak untuk memenuhi kebutuhan egois kita tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Camkanlah satu hal: Uang Anda memang bisa membeli berliter-liter BBM, tetapi uang tersebut tidak dapat mengembalikan tiap liter BBM yang telah Anda ambil dari alam butuh jutaan tahun untuk menghasilkan BBM yang Anda nikmati tersebut. Janganlah memikirkan kenyamanan hidup Anda sendiri. Setidaknya pikirkanlah keadaan generasi penerus Anda, mereka harus menjalani hidupnya dengan segala sumber daya yang sangat terbatas karena ulah orang tua, kakek nenek, dan nenek moyangnya di masa lalu. Lalu Anda akan berpikir, tetapi bukankah kita memiliki energi alternatif seperti bio fuel, hidrogen, dan lain-lain? Tetap saja semua itu tidak gratis, selalu ada yang harus dikorbankan. Bio fuel menyebabkan kerusakan lingkungan karena penanaman tanaman bahan bakar tersebut membutuhkan lahan yang tidak sedikit. Hidrogen masih mahal dan belum dapat diproduksi dengan efisien. Bagaimana seandainya planet kita sudah hancur duluan sebelum kita dapat menikmati semua kenyamanan teknologi tersebut? Saat ini kita berpacu dengan waktu. Begitu banyak orang di belahan dunia lainnya yang sangat membutuhkan tiap tetes BBM yang kita nikmati, tiap tetes air bersih yang kita nikmati, dan hal-hal mendasar lainnya untuk mendukung kehidupan mereka. Berrhematlah dalam segala bentuk yang Anda bisa. Lakukanlah untuk dunia, lakukanlah untuk generasi penerus Anda&#8230;.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/3003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/3003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/3003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/3003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/3003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/3003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/3003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/3003/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/3003/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/3003/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=3003&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/13/renungan-sumber-energi-yang-makin-menipis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:p6xLq1LJgFo_lM:http://community.kompas.com/photo/image/pombensin2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Konversi Agama ( Psikologi Agama).</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/12/konversi-agama-psikologi-agama/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/12/konversi-agama-psikologi-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 18:45:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Jiwa Agama]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=2990</guid>
		<description><![CDATA[I. Pengertian Konversi Agama
Dampak yang paling menonjol dari modernitas adalah keterasingan (alienasi) yang dialami oleh manusia. Alienasi muncul dari cara pandang dualisme, yaitu: jiwa-badan, makhluk-Tuhan, aku-yang lain, kapitalis-proletar, dll. Akhirnya terjadilah gejala reifikasi atau pembedaan antar sisi dari dualitas tersebut. Ini disebut pula objektivikasi, yaitu manusia memandang dirinya sebagai objek, seperti layaknya sebuah benda.
Dalam filsafat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=2990&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>I.</strong><strong> Pengertian Konversi Agama</strong></p>
<p><img class="alignleft" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn%3AjjnzLG4iHKgOnM%3Ahttp%3A%2F%2Fhbis.files.wordpress.com%2F2009%2F10%2Fdr-zakiah-drajat.jpg&#038;w=205&#038;h=156" alt="" width="205" height="156" />Dampak yang paling menonjol dari modernitas adalah keterasingan (alienasi) yang dialami oleh manusia. Alienasi muncul dari cara pandang dualisme, yaitu: jiwa-badan, makhluk-Tuhan, aku-yang lain, kapitalis-proletar, dll. Akhirnya terjadilah gejala reifikasi atau pembedaan antar sisi dari dualitas tersebut. Ini disebut pula objektivikasi, yaitu manusia memandang dirinya sebagai objek, seperti layaknya sebuah benda.</p>
<p>Dalam filsafat kita mengenalnya dengan aliran materialisme. Semakin kuat pengaruh materialisme, semakin kuat pula gejala alienasi (keterasingan) diderita umat manusia. Anda pasti tidak menghendaki filosofi akan berdampak sedemikian menyedihkan. Dan masyarakat dunia Barat adalah yang paling menderita karena materialisme memang berkembang biak sangat subur di sana.</p>
<p>Jika Anda membayangkan bahwa Anda terasing dengan orang-orang di sekitar Anda, mungkin Anda bisa mengalihkannya dengan sibuk dengan diri sendiri. Tetapi, bagaimana jika Anda terasing dengan diri Anda sendiri? Degradasi moral sering terjadi karena manusia tidak mampu mengatasi penyakit jiwa manusia modern ini. Narkotika, seks bebas, bahkan bunuh diri sering menjadi pelarian. Hidup tampaknya menjadi tidak berarti lagi. Mereka yang tertolong atau segera menemukan pencerahan dari kekelaman jiwa ini akan bangkit dan memeluk suatu keyakinan yang baru. Suatu keyakinan yang akan membuat hidupnya terasa lebih berarti, hidup yang bertujuan, yaitu kembali kepada Tuhannya. Terjadilah pembalikan arah, atau konversi. Dalam bahasa agama disebut pertobatan (taubat, metanoia).</p>
<p><span id="more-2990"></span></p>
<p>Ada beberapa pendapat tentang pengertian konversi agama antara lain:</p>
<ol>
<li>.Menurut Thouless (1992),</li>
</ol>
<p>Menurut Thoules konversi agama adalah istilah yang pada umumnya diberikan untuk proses yang menjurus kepada penerimaan suatu sikap keagamaan, proses itu bisa terjadi secara berangsur-angsur atau secara tiba-tiba.</p>
<ol>
<li>Pengertian Konversi Agama Menurutu Etimologi.</li>
</ol>
<p>Pengertian konversi agama menurut etimologi konversi berasal dari kata latin <strong><em>“conversio</em></strong>” yang berarti <strong><em>tobat, pindah, berubah</em></strong> (agama). Selanjutnya kata tersebut dipakai dalam kata Inggris “<strong><em>conversion</em></strong>” yang mengandung pengertian: berubah dari suatu keadaan, atau dari suatu agama ke agama lain (<strong><em>change from one state, or from one religion, to another)</em></strong>. Berdasarkan arti kata-kata tersebut dapat di simpulkan bahwa konversi agama mengandung pengertian: bertobat, berubah agama, berbalik pendirian (berlawanan arah) terhadap ajaran agama atau masuk ke dalam agama.</p>
<ol>
<li>Heirich.</li>
</ol>
<p>Heirich (dalam Ramayulis, 2002) mengatakan bahwa konversi agama adalah <strong><em>merupakan suatu tindakan dimana seseorang atau sekelompok orang masuk atau berpindah kesuatu sistem kepercayaan atau perilaku yang berlawanan dengan kepercayaan sebelumnya</em></strong></p>
<p>.</p>
<ol>
<li>James</li>
</ol>
<p>James (dalam Ramayulis, 2002) mengatakan konversi agama adalah dengan kata kata: “to be converted, to be regenerated, to recive grace, to experience religion, to gain an assurance, are so many phrases which denote to the process, gradual or sudden, by which a self hitherro devide, and consciously wrong inferior and unhappy, becomes unified and consciously right superior and happy, in consequence of its firmer hold upon religious realities”. <strong><em>“berubah, digenerasikan, untuk menerima kesukaan, untuk menjalani pengalaman beragama, untuk mendapatkan kepastian adalah banyaknya ungkapan pada proses baik itu berangsur-angsur atau tiba-tiba, yang di lakukan secara sadar dan terpisah-pisah, kuran bahagia dalam konsekuensi penganutnya yang berlandaskan kenyataan beragama”.</em></strong></p>
<ol>
<li>E.Clark</li>
</ol>
<p>Clark (dalam Daradjat, 1979<strong><em>), memberikan definisi konversi sebagai berikut: konversi agama sebagai suatu macam pertumbuhan atau perkembangan spiritual yang mengandung perubahan arah yang cukup berarti, dalam sikap terhadap ajaran dan tindak agama. Lebih jelas dan lebih tegas lagi, konversi agama menunjukan bahwa suatu perubahan emosi yang tiba-tiba kearah mendapat hidayah Allah SWT secara mendadak, telah terjadi, yang mungkin saja sangat mendalam atau dangkal, dan mungkin pula terjadi perubahan tersebut secara berangsur-angsur.</em></strong></p>
<ol>
<li>Kesimpulan Pengertian Konversi Agama</li>
</ol>
<p>Yang dimaksud dengan konversi agama ialah: perobahan pandangan seseorang atau sekelompok tentang agama yang dianutnya, atau perpindahan keyakinan dari agama yang dianutnya kepada agama yang lain.</p>
<ol>
<li>Ciri-ciri seseorang melakukan konversi agama, menurut Ramayulis (2002) adalah
<ol>
<li>Adanya perubahan arah pandangan dan keyakinan seseorang terhadap agama dan kepercayaan yang dianutnya.</li>
<li>Perubahan yang terjadi di pengaruhi kondisi kejiwaan sehingga perubahan dapat terjadi secara berperoses atau secara mendadak.</li>
<li>Perubahan tersebut bukan hanya berlaku bagi perpindahan kepercayaan dari suatu agama ke agama lain tetapi juga termasuk perubahan pandangan terhadap agama yang di anutnya sendiri.</li>
<li>Selain faktor kejiwaan dan kondisi lingkungan maka perubahan itupun disebabkan faktor petunjuk dari yang maha kuasa.</li>
<li>Jenis Konversi Agama</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Menurut Moqsith, jenis-jenis konversi agama di bedakan menjadi dua, yaitu:</p>
<ol>
<li>Konversi internal, terjadi saat seseorang pindah dari mazhab dan perspektif tertentu ke mazhab dan perspektif lain, tetapi masih dalam lingkungan agama yang sama.</li>
<li>Konversi eksternal, terjadi jika seseorang pindah dari satu agama keagama lain.</li>
</ol>
<p>Menurut Abdalla, senada dengan apa yang telah di ungkapkan Moqsith, konversi internal terjadi dalam satu agama, dalam artian pola pikir dan pandang seseorang berubah, ada yang dihilangkan dan tidak menutup kemungkinan banyak yang ditambahkan (ibadah), tetapi konsep ketuhanan tetap sama. Sedangkan dalam konversi eksternal pindah keyakinan ke konsep yang benar-benar berbeda dengan konsep keyakinan sebelumnya. Dari uraian di atas maka dapat di simpulkan bahwa pengertian konversi agama adalah merupakan suatu tindakan dimana seseorang atau sekelompok orang masuk atau berpindah kesuatu sistem kepercayaan atau perilaku ke system kepercayaan yang lain.</p>
<p><strong>II. Faktor-Faktor Penyebab Konversi Agama</strong></p>
<p><strong>A. Penido </strong>Penido (dalam Ramayulis, 2002), berpendapat bahwa konversi agama mengandung dua unsur:<strong> </strong></p>
<ol>
<li>Unsur dari dalam diri (endogenos origin), yaitu proses perubahan yang terjadi dalam diri seseorang atau kelompok. Konversi yang terjadi dalam batin ini membentuk suatu kesadaran untuk mengadakan suatu transformasi disebabkan oleh krisis yang terjadi dan keputusan yang di ambil seseorang berdasarkan pertimbangan pribadi. Proses ini terjadi menurut gejala psikologis yang bereaksi dalam bentuk hancurnya struktur psikologis yang lama dan seiring dengan proses tersebut muncul pula struktur psikologis baru yang dipilih.</li>
<li>Unsur dari luar (exogenous origin), yaitu proses perubahan yang berasal dari luar diri atau kelompok sehingga mampu menguasai kesadaran orang atau kelompok yang bersangkutan. Kekuatan yang berasal dari luar ini kemudian menekan pengaruhnya terhadap kesadaran mungkin berupa tekanan batin, sehingga memerlukan penyelesaian oleh yang bersangkutan. Sedangkan berbagai ahli berbeda pendapat dalam menentukan factor yang manjadi pendorong konversi (Motivasi konversi). James dan Heirich (dalam<br />
Ramayulis, 2002), banyak menguraikan faktor yang mendorong terjadinya konversi agama tersebut menurut pendapat dari para ahli yang terlibat dalam berbagai disiplin ilmu, masing-masing mengemukakan pendapat bahwa konversi agama di sebabkan faktor yang cenderung didominasi oleh lapangan ilmu yang mereka tekuni.</li>
</ol>
<p><strong>B. Para Ahli Agama</strong>,</p>
<p>Para ahli agama menyatakan bahwa yang menjadi faktor pendorong terjadinya konversi agama adalah petunjuk ilahi. Pengaruh supernatural berperan secara dominan dalam proses terjadinya konversi agama pada diri seseorang atau kelompok.</p>
<p><strong>C. Para Ahli Sosiologi</strong>,</p>
<p>Para ahli sosiologi berpendapat bahwa yang menyebabkan terjadinya konversi agama karena pengaruh sosial. Pengaruh sosial yang mendorong terjadinya konversi itu terdiri dari adanya berbagai faktor antara lain:</p>
<ol>
<li>Pengaruh hubungan antara pribadi baik pergaulan yang bersifat keagamaan maupun non agama (kesenian, ilmu pengetahuan, ataupun bidang keagamaan yang lain).</li>
<li>Pengaruh kebiasaan yang rutin. Pengaruh ini dapat mendorong seseorang atau kelompok untuk berubah kepercayaan jka dilakukan secara rutin hingga terbiasa. Misal, menghadiri upacara keagamaan.</li>
<li>Pengaruh anjuran atau propaganda dari orang-orang yang dekat, misalnya: karib, keluarga, famili dan sebagainya.</li>
<li>Pengaruh pemimpin keagamaan. Hubungan yang baik dengan pemimpin agama merupakan salah satu pendorong konversi agama.</li>
<li>Pengaruh perkumpulan yang berdasarkan hobi. Perkumpulan yang dimaksud seseorang berdasarkan hobinya dapat pula menjadi pendorong terjadinya konversi agama.</li>
<li>Pengaruh kekuasaan pemimpin. Yang dimaksud disini adalah pengaruh kekuasaan pemimpin berdasarkan kekuatan hukum. Misal, kepala Negara, raja. Pengaruh-pengaruh tersebut secara garis besarnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu pengaruh yang mendorong secara pesuasif (secara halus) dan pengaruh yang bersifat koersif (memaksa).</li>
</ol>
<p><strong>D. Para Ahli Ilmu Jiwa</strong>,</p>
<p>Para ahli ilmu jiwa berpendapat bahwa yang menjadi pendorong terjadinya konversi agama adalah faktor psikologis yang ditimbulkan oleh factor intern maupun faktor ekstern. Faktor-faktor tersebut apabila mempengaruhi seseorang atau kelompok hingga menimbulkan semacam gejala tekanan batin, maka akan terdorong untuk mencari jalan keluar yaitu ketenangan batin. Dalam kondisi jiwa yang demikian itu secara psikologis kehidupan seseorang itu menjadi kosong dan tak berdaya sehingga ia mencari perlindungan kekuatan lain yang mampu memberinya kehidupan jiwa yang tenang dan tentram.</p>
<p><strong>E.James,</strong></p>
<p>Dalam uraiannya James (dalam Ramayulis, 2002) yang berhasil meneliti pengalaman berbagai tokoh yang mengalami konversi agama menyimpulkan sebagai berikut:1.Konversi terjadi karena adanya suatu tenaga jiwa yang menguasai pusat kebiasaan seseorang sehingga pada dirinya muncul persepsi baru, dalam bentuk suatu ide yang bersemi secara mantap.2.Konversi agama dapat terjadi oleh karena suatu krisis ataupun secara mendadak (tanpa suatu proses).</p>
<p>Kemudian James mengembangkan Faktor Penyebab konversi itu mengembangkan menjadi tipe Volitional (perubahan bertahap), konversi agama ini terjadi secara berproses sedikit demi sedikit sehingga kemudian menjadi seperangkat aspek dan kebiasaan rohaniah yang baru. Konversi yang demikian itu terjadi sebagai suatu proses perjuangan batin yang ingin menjauhkan diri dari dosa karena ingin mendatangkan suatu kebenaran. Kedua, tipe Self-Surrender (perubahan drastis), konversi agama tipe ini adalah konversi yang terjadi secara mendadak. Seseorang tanpa mengalami suatu proses tertentu tiba-tiba berubah pendiriannya terhadap<br />
suatu agama yang dianutnya. Pada konversi agama tipe kedua ini James (dalam, Ramayulis, 2002) mengakui adanya pengaruh petunjuk dari Yang Maha Kuasa terhadap seseorang, karena gejala konversi ini terjadi dengan sendirinya pada diri seseorang sehingga ia menerima kondisi yang baru dengan penyerahan jiwa sepenuh-penuhnya. Masalah-masalah yang menyangkut terjadinya konversi agama tersebut berdasarkan tinjauan psikologi tersebut yaitu dikarenakan beberapa faktor antara lain:</p>
<ol>
<li>Faktor Intern meliputi, <strong><em>pertama</em></strong>, Kepribadian. Secara psikologis tipe kepribadian tertentu akan mempengaruhi kehiduan jiwa seseorang. Dalam penelitiannya, James (dalam Ramayulis, 2002) menemukan bahwa tipe melankolis (orang yang bertipe melankolis memiliki sifat mudah sedih, mudah putus asa, salah satu pendukung seseorang melakukan konversi agama adalah jika seseorang itu dalam keadaan putus asa) yang memiliki kerentanan perasaan lebih mendalam dapat menyebabkan terjadinya konversi agama dalam dirinya. <strong><em>Kedua,</em></strong> faktor pembawaan. Menurut Sawanson (dalam Ramayulis, 2002) ada semacam kecenderungan urutan kelahiran mempengaruhi konversi agama. Anak sulung dan anak bungsu biasanya tidak mengalami tekanan batin, sedangkan anak-anak yang dilahirkan pada urutan antara keduanya sering mengalami stress jiwa, karena pada umumnya anak tengah kurang mendapatkan perhatian orangtua. Kondisi yang dibawa berdasarkan urutan kelahiran itu banyak mempengaruhi terjadinya konversi agama.</li>
<li>Faktor Ekstern meliputi, <strong><em>pertama </em></strong>faktor keluarga. keretakan keluarga, ketidakserasian, berlainan agama, kesepian, kesulitan seksual, kurang mendapatkan pengakuan kaum kerabat dan alinnya. Kondisi yang demikian menyebabkan seseorang akan mengalami tekanan batin sehingga sering terjadi konversi agama dalam usahanya untuk meredakan tekanan batin yang menimpa dirinya. <strong><em>Kedua</em></strong>, Lingkungan tempat tinggal. Orang yang merasa terlempar dari lingkungan tempat tinggal atau tersingkir dari kehidupan di suatu tempat merasa dirinya hidup sebatang kara. Keadaan yang demikian menyebabkan seseorang mendambakan ketenangan dan mencari tempat untuk bergantung hinggakegelisahan batinnya hilang. <strong><em>Ketiga,</em></strong> Perubahan status. Perubahan status terutama yang berlangsung secara mendadak akan banyak mempengaruhi terjadinya konversi agama, misalnya: perceraian, keluar dari sekolah atau perkumpulan, perubahan pekerjaan, menikah dengan orang yang berbeda agama dan sebagainya. <strong><em>Keempat,</em></strong> Kemiskinan. Kondisi sosial ekonomi yang sulit juga merupakan factor yang mendorong dan mempengaruhi terjadinya konversi agama.</li>
</ol>
<p><strong>F.Para Ahli Ilmu Pendidikan</strong>,</p>
<p>Para ahli ilmu pendidikan berpendapat bahwa konversi agama dipengaruhi oleh kondisi pendidikan. Penelitian ilmu sosial menampilkan data dan argumentasi bahwa suasana pendidikan ikut mempengaruhi konversi agama. Walaupun belum dapat dikumpulkan data secara pasti tentang pengaruh lembaga pendidikan terhadap konversi agama namun berdirinya sekolah-sekolah yang bernaung di bawah yayasan agama tentunya mempunyai tujuan keagamaan pula.</p>
<p><strong><em>G. MenurutProf.DR.Zakiah. Daradjat (1986),</em></strong></p>
<p>Faktor-faktor terjadinya konversi agama  meliputi:</p>
<ol>
<li>Pertentangan batin (konflik jiwa) dan ketegangan perasaan, orang-orang yang gelisah, di dalam dirinya bertarung berbagai persoalan, yang kadang-kadang dia merasa tidak berdaya menghadapi persoalan atau problema, itu mudah mengalami konversi agama. Di samping itu sering pula terasa ketegangan batin, yang memukul jiwa , merasa tidak tenteram, gelisah yang kadang-kadang terasa tidak ada sebabnya dan kadang-kadang tidak diketahui. Dalam semua konversi agama, boleh dikatakan, latar belakang yang terpokok adalah konflik jiwa (pertentangan batin) dan ketegangan perasaan, yang mungkin disebabkan oleh berbagai keadaan</li>
<li>Pengaruh hubungan dengan tradisi agama, diantara faktor-faktor penting dalam riwayat konversi itu, adalah pengalaman-pengalaman yang mempengaruhinya sehingga terjadi konversi tersebut. Diantara pengaruh yang terpenting adalah pendidikan orang tua di waktu kecil mempunyai pengaruh yang besar terhadap diri orang-orang, yang kemudian terjadi padanya konflik konversi agama, adalah keadaan mengalami ketegangan yang konflik batin itu, sangat tidak bisa, tidak mau, pengalaman di waktu kecil, dekat dengan orang tua dalam suasana yang tenang dan aman damai akan teringat dan membayang-bayang secara tidak sadar dalam dirinya. Keadaan inilah yang dlam peristiwa-peristiwa tertentu menyebabkan konversi tiba-tiba terjadi. Faktor lain yang tidak sedikit pengaruhnya adalah lembaga-lembaga keagamaan, masjid-masjid atau gerejagereja. Melalui bimbingan lembaga-lembaga keagamaan itu, termasuk salah satu faktor penting yang memudahkan terjadinya konversi agama jika pada umur dewasanya ia kemudian menjadi acuh tak acuh pada agama dan mengalamkonflik jiwa atau ketegangan batin yang tidak teratasi.</li>
<li>Ajakan/seruan dan sugesti, banyak pula terbukti, bahwa diantara peristiwa konversi agama terjadi karena pengaruh sugesti dan bujukan dari luar. Orang-orang yang gelisah, yang sedang mengalami kegoncangan batin, akan sangat mudah menerima sugesti atau bujukan-bujukan itu. Karena orang-orang yang sedang gelisah atau goncangan jiwanya itu, ingin segera terlepas dari penderitaannya, baik penderitaan itu disebabkan oleh keadaan ekonomi, sosial, rumah tangga, pribadi atau moral.</li>
<li>Faktor-faktor emosi, orang-orang yang emosionil (lebih sensitif atau banyak dikuasai oleh emosinya), mudah kena sugesti, apabila ia sedang mengalami kegelisahan. Kendatipun faktor emosi, secara lahir tampaknya tidak terlalu banyak pengaruhnya, namun dapat dibuktikan bahwa, emosi adalah salah satu faktor yang ikut mendorong kepada terjadinya konversi agama, apabila ia sedang mengalami kekecewaan.</li>
<li>Kemauan, kemauan yang dimaksudkan adalah kemauan seseorang itu sendiri untuk memeluk kepercayaan yang lain Selain faktor-faktor diatas, Sudarno (2000) menambahkan empat factor pendukung, yaitu:</li>
<li>Cinta, cinta merupakan anugrah yang harus dipelihara, tanpa cinta hidup tidak akan menjadi indah dan bahagia, cinta juga merupakan salah satu fungsi sebagai psikologi dan merupakan fitrah yang diberikan kepada manusia ataupun binatang yang banyak mempengaruhi hidupnya, seseorang dapat melakukan konversi agama karena dilandaskan perasaan cinta kepada pasangannya.</li>
<li>Pernikahan, adalah salah suatu perwujudan dari perasaan saling mencintai dan menyayangi.</li>
<li>Hidayah “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang-orang yang dikendaki- Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” (QS. Al-Qasas:56) “Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang<br />
siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki kelangit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman”. (QS. Al An’am: 125) Ayat-ayat Al-Qur’an diatas dapat diambil kesimpulan bahwa bagaimanapun usaha orang untuk mempengaruhi seseorang untuk mengikuti keyakinannya, tanpa ada kehendak dari Allah SWT tidak akan bisa. Manusia diperintah oleh Allah SWT untuk berusaha, namun jangan sampai melawankehendak Allah SWT dengan segala pemaksaan.</li>
<li>Kebenaran agama, menurut Djarnawi (Sudarno, 2000) agama yang benar adalah yang tepat memilih Tuhannya, tidak keliru pilih yang bukan Tuhan dianggap Tuhan. Kebenaran agama yang dimaksud tidak karena paksaan, bujukan dari orang lain, akan tetapi lewat kesadaran dan keinsyafan antara lain melalui dialog-dialog, ceramah, mempelajari literatur, buku-buku dan media lain.</li>
</ol>
<p><strong>III. Proses Konversi Agama</strong></p>
<p>Perubahan yang terjadi tetap melalui tahapan yang sama dalam bentuk kerangka proses secara umum, kerangka proses itu dikemukakan:</p>
<p><strong>A.Carrier </strong></p>
<p>Carrier (dalam Ramayulis, 2002<strong>)</strong>membagi proses tersebut dalam tahapan-tahapan sebagai berikut:<strong></strong></p>
<ol>
<li>Terjadi desintegrasi sintesis kognitif (kegoncangan jiwa) dan motivasi sebagai akibat dari krisis yang dialami.</li>
<li>Reintegrasi (penyatuan kembali) kepribadian berdasarkan konsepsi agama yang  .Dengan adanya reintegrasi ini maka terciptalah kepribadian baru yang berlawanan dengan struktur yang lama.</li>
<li>Tumbuh sikap menerima konsepsi (pendapat) agama yang baru serta peranan yang di tuntut oleh ajarannya.</li>
<li>Timbul kesadaran bahwa keadaan yang baru itu merupakan panggilan suci petunjuk Tuhan.</li>
</ol>
<p><strong>B. Prof.Dr.Zakiah Daradjat</strong></p>
<p>Prof.Dr. Zakiah. Daradjat (1979) memberikan pendapatnya yang berdasarkan proses kejiwaan yang terjadi melalui 5 tahap, yaitu:</p>
<ol>
<li>Masa tenang, disaat ini kondisi seseorang berada dalam keadaan yang tenang karena masalah agama belum mempengaruhi sikapnya. Terjadi semacam sikap apriori (belum mengetahui) terhadap agama. Keadaan yang demikian dengan sendirinya tidak akan mengganggu keseimbangan batinnya, hingga ia berada dalam keadaan tenang dan tentram. Segala sikap dan tingkah laku dan sifat-sifatnya acuh tak acuh atau menentang agama.</li>
<li>Masa ketidaktenangan, tahap ini berlangsung jika masalah agama telah mempengaruhi batinnya. Mungkin di karenakan suatu krisis, musibah ataupun perasaan berdosa yang di alami.Hal tersebut menimbulkan semacam kegoncangan dalam kehidupan batin sehingga menyebabkan kegoncangan yang berkecamuk dalam bentuk rasa gelisah, panik, putus asa, ragu, tegang dan bimbang. Perasaan tersebut menyebabkan seseorang lebih sensitif dan hampirhampir putus asa dalam hidupnya dan mudah terkena sugesti. Pada tahap ini terjadi proses pemilihan terhadap ide atau kepercayaan baru untuk mengatasi konflik batinnya.</li>
<li>Masa konversi, tahap ketiga ini terjadi setelah konflik batin mengalami keredaan karena kemantapan batin telah terpenuhi berupa kemampuan menentukan keputusan untuk memilih yang dianggap serasi ataupun timbulnya rasa pasrah. Keputusan ini memberikan makna dalam menyelesaikan pertentangan batin yang terjadi, hidup yang tadinya seperti dilamun ombak atau di porak porandakan oleh badai topan persoalan, tiba-tiba angin baru berhembus, sehingga terciptalah ketenangan dalam bentuk kesediaan menerima kondisi yang dialami sebagai petunjuk ilahi. Karena disaat ketenangan batin itu terjadi dilandaskan atas suatu perubahan sikap kepercayaan yang bertentangan dengan sikap kepercayaan sebelumnya, maka terjadilah proses konversi agama.</li>
<li>Masa tenang dan tentram, masa tenang dan tentram yang kedua ini berbeda dengan tahap yang sebelumnya. Jika pada tahap pertama keadaan itu dialami karena sikap yang acuh tak acuh, maka ketenangan dan ketentraman pada tahap ketiga ini di timbulkan oleh kepuasan terhadap keputusan yang sudah di ambil. Ia timbul karena telah mampu membawa suasana batin menjadi mantap sebagai pernyataan menerima konsep baru. Setelah krisis konversi lewat dan masa menyerah di lalui, maka timbullah perasaan atau kondisi jiwa yang baru, rasa aman dan damai di hati, tiada lagi dosa yang tidak diampuni Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada kesalahan yang patut di sesali, semuanya telah lewat, segala persoalan menjadi mudah dan terselesaikan. lapang Dada, menjadi pemaaf dan dengan mudah untuk memaafkan kesalahan orang lain.</li>
<li>Masa ekspressi konversi, sebagai ungkapan dari sikap menerima, terhadap konsep baru dari ajaran agama yang diyakininya, maka tindak tanduk dan sikap hidupnya diselaraskan dengan ajaran dan peraturan agama yang dipilih tersebut. Pencerminan ajaran dalam bentuk amal perbuatan yang serasi dan relevan sekaligus merupakan pernyataan konversi agama itu dalam kehidupan.</li>
</ol>
<p><strong>C. Wasyim.</strong></p>
<p>Menurut Wasyim (dalam Sudarno, 2000) secara garis besar membagi proses konversi agama menjadi tiga, yaitu:</p>
<ol>
<li>Masa Gelisah (unsert), kegelisahan atau ketidaktenangan karena adanya gap antara seseorang yang beragama dengan Tuhan yang di sembah. Ditandai dengan adanya konflik dan perjuangan mental aktif.</li>
<li>Adanya rasa pasrah</li>
<li>Pertumbuhan secara perkembangan yang logis, yakni tampak adanya<br />
realisasi dan ekspresi konversi yang dialami dalam hidupnya.</li>
</ol>
<p><strong>IV. Kessimpulan</strong></p>
<ol>
<li>Kesimpulan Pengertian Konversi Agama</li>
</ol>
<p>Yang dimaksud dengan konversi agama ialah: perobahan pandangan seseorang atau sekelompok orang tentang agama yang dianutnya, atau perpindahan keyakinan dari agama yang dianutnya kepada agama yang lain.</p>
<ol>
<li>Jenis konversi agama dapat di bedakan menjadi dua, yaitu:
<ol>
<li>Konversi internal, terjadi saat seseorang pindah dari mazhab dan perspektif tertentu ke mazhab dan perspektif lain, tetapi masih dalam lingkungan agama yang sama.</li>
<li>Konversi eksternal, terjadi jika seseorang pindah dari satu agama keagama lain.</li>
<li>Faktor penyebab konversi agama pertama, faktor Intern, meliputi kepribadian, emosi, kemauan, konflik jiwa, kebenaran agama, hidayah. kedua, faktor ekstern, meliputi, factor keluarga, lingkungan tempat tinggal, pengaruh hubungan dengan tradisi agama, cinta, pernikahan.</li>
<li>Tahap Proses Konversi Agama meliputi: masa tenang, masa ketidaktenangan,  masa konversi,  masa tenang dan tentram, masa ekspressi konversi.</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>DAFTAR BACAAN</p>
<p>Jalaludin drs, Cs<em> : Pengantar Ilmu Jiwa Agama; </em>Penerbit Kalam Mulia, Jakarta,1987.</p>
<p>Sujanto, Agus Drs :<em>Psikologi Umum; </em>Penerbit Aksara Baru, Cet Ketujuh, Jakarta,1989</p>
<p><a title="View all posts in setiyo purwanto" href="http://en.wordpress.com/tag/setiyo-purwanto/">setiyo purwanto</a> http://<em>klinis.wordpress.com</em>/2007/12/27/konversi-agama</p>
<p>Zakiah Daradjat, <em>Ilmu Jiwa Agama</em>; Penerbit Bulan Bintang 1970</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/2990/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/2990/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/2990/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/2990/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/2990/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/2990/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/2990/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/2990/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/2990/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/2990/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=2990&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/12/konversi-agama-psikologi-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:jjnzLG4iHKgOnM:http://hbis.files.wordpress.com/2009/10/dr-zakiah-drajat.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SMKN 7di Samarinda Akan Produksi 2.000 Laptop</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/06/smkn-7di-samarinda-akan-produksi-2-000-laptop/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/06/smkn-7di-samarinda-akan-produksi-2-000-laptop/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 01:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[smkn 7 samarinda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=2984</guid>
		<description><![CDATA[






Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) akan mengajukan anggaran senilai Rp600 juta pada RAPBD 2010 untuk mendanai pengadaan 2.000 unit laptop yang akan diproduksi oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 7 Samarinda.
&#8220;Sasaran program ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim,&#8221; kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Abdul Rachim di Samarinda, Selasa.
Peningkatan kualitas pendidikan dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=2984&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table border="0" cellpadding="7" align="right">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img class="alignleft" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn%3ASVq8wDzMz9MHhM%3Ahttp%3A%2F%2Ftalkinstuff.files.wordpress.com%2F2009%2F05%2Flaptop.jpg&#038;w=213&#038;h=181" alt="" width="213" height="181" />Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) akan mengajukan anggaran senilai Rp600 juta pada RAPBD 2010 untuk mendanai pengadaan 2.000 unit laptop yang akan diproduksi oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 7 Samarinda.</p>
<p>&#8220;Sasaran program ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim,&#8221; kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Abdul Rachim di Samarinda, Selasa.</p>
<p>Peningkatan kualitas pendidikan dilakukan dengan meningkatkan kualitas tenaga pendidik melalui program pembagian laptop cuma-cuma kepada 2.000 guru.</p>
<p>&#8220;Selain itu, membuktikan bahwa pelajar SMK 7 Samarinda memiliki prestasi yang membanggakan, yaitu mampu memproduksi laptop sehingga harganya lebih murah ketimbang di pasaran,&#8221; katanya.</p>
<p>Pembagian laptop yang dilengkapi dengan peralatan akses internet itu merupakan tindak lanjut dari saran Mendiknas Bambang Sudibyo saat berkunjung ke Kaltim belum lama ini untuk menyaksikan penandatanganan MoU (nota kesepahaman) antara Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dengan 14 bupati/walikota seKaltim.</p>
<p><span id="more-2984"></span></p>
<p>Isi MoU itu antara lain komitmen pemberian insentif Rp1 juta/guru/bulan, serta wajib belajar (Wajar) 12 tahun atau setingkat lebih tinggi dari program nasional yang baru jalankan Wajib Belajar sembilan tahun.</p>
<p>Mendiknas memuji perkembangan pendidikan di Kaltim dan menyarankan agar daerah kaya seperti Kalimantan Timur bisa membagikan laptop ke semua guru secara gratis untuk meningkatkan kualitas pendidikan.</p>
<p>&#8220;Memang tidak semua guru mendapatkan laptop gratis ini. Tahap awal hanya sekitar 20 persen dari total guru di Samarinda atau sebanyak 2.000 guru,&#8221; kata Abdul Rachim.</p>
<p>Pihaknya sengaja membeli laptop produksi SMK 7 untuk mendukung kurikulum praktikum pada sekolah kejuruan di Samarinda meskipun diakui laptop itu tidak begitu canggih dibanding buatan luar negeri. Namun, kata dia, sudah bisa memenuhi kebutuhan informasi bagi para guru.</p>
<p>&#8220;Jadi pemanfaatan uang rakyat yang dianggarkan dalam RAPBD 2010 tersebut benar-benar bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan di Samarida. Prinsip lain yakni bukan membeli merek namun lebih melihat manfaatnya,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menilai warga &#8220;Kota Tepian&#8221; patut merasa bangga dengan prestasi siswa SMK 7 Samarinda yang mampu memproduksi peralatan elektronik cukup canggih meskipun baru tahap perakitan.</p>
<p>Menyinggung tentang persyaratan bagi guru yang mendapatkan laptop gratis itu, ia mengatakan sampai kini masih merumuskan persyaratan bagi tenaga pendidik yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.</p>
<p>&#8220;Memang harus ada persyaratan, mengingat untuk tahap awal hanya 20 persen dari total guru di Samarinda yang mendapatkannya. Mengenai kualifikasi atau kretaria tersebut masih kami rumuskan,&#8221; kata Abdul Rachim.</p>
<p>Sekolah Berstandar Internasional</p>
<p>Ia mengatakan Disdik Samarinda tidak membagikan laptop gratis itu kepada guru yang mengajar di Sekolah Berstandar Internasional (SBI) karena sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota maka pengelolaan SBI diserahkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi.</p>
<p>&#8220;Namun, untuk Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) masih menjadi tanggungjawab Pemkot atau Disdik Samarinda karena masih menjadi kewenangan Pemkot Samarinda, ya tentu saja kami akan anggarkan,&#8221; kata Abdul Rachim.</p>
<p>Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi pihak yang langsung merespons wacana yang digulirkan oleh Mendiknas tentang program bantuan laptop yang dilengkapi peralatan akses internet kepada sejumlah guru di daerah itu, dengan mengalokasikan anggaran dalam APBD Perubahan Kaltim 2009.</p>
<p>Jumlah guru yang akan mendapat bantuan laptop dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur sekitar 20 persen dari 58.829 guru seKaltim.</p>
<p>Bantuan tersebut difokuskan kepada guru yang mengajar di SBI. Di Kaltim kini terdapat 31 SBI dan RSBI dengan rincian 11 SMK, tujuh SMA, delapan SMP, dan lima SD.</p>
<p>Dinas Pendidikan Kaltim selain memprioritas pembagian laptop kepada SBI, juga bagi guru yang mengajar di SMK dengan alasan memiliki kompetensi lebih besar ketimbang sekolah umum.(Afz/Ant)</p>
<p>sumber: http://www.berita8.com/news.php?tgl=2009-06-09&amp;cat=7&amp;id=11710</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/2984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/2984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/2984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/2984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/2984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/2984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/2984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/2984/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/2984/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/2984/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=2984&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/06/smkn-7di-samarinda-akan-produksi-2-000-laptop/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:SVq8wDzMz9MHhM:http://talkinstuff.files.wordpress.com/2009/05/laptop.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>SMKN 29 Jakarta Produksi Pesawat Jabiru:J200</title>
		<link>http://hbis.wordpress.com/2009/12/06/smkn-29-jakarta-produksi-pesawat-jabiruj200/</link>
		<comments>http://hbis.wordpress.com/2009/12/06/smkn-29-jakarta-produksi-pesawat-jabiruj200/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 00:50:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bustamam Ismail</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat terbang]]></category>
		<category><![CDATA[smkn 29]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hbis.wordpress.com/?p=2980</guid>
		<description><![CDATA[






Indonesia kini boleh bangga, selain menjadi juara internasional olimpiade Fisika, Matematika dan Biologi, kini siswa SMK N 29 Jakarta juga mampu membuat pesawat terbang.
Jabiru:J200 itulah salah satu produksi pesawat terbang bermesin tunggal yang dirakit oleh para siswa SMKN 29 Jakarta secara berkelompok dan bekerjasama dengan SMK Penerbangan Kartika Aqsa Bhakti Semarang.
Menurut Kepala Sekolah SMKN 29 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=2980&subd=hbis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table style="height:36px;" border="0" cellpadding="7" width="23" align="right">
<tbody>
<tr>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><img class="alignleft" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:t6aCknpLVU0bMM:http://cdn-www.airliners.net/aviation-photos/photos/6/8/7/1070786.jpg" alt="" width="249" height="181" />Indonesia kini boleh bangga, selain menjadi juara internasional olimpiade Fisika, Matematika dan Biologi, kini siswa SMK N 29 Jakarta juga mampu membuat pesawat terbang.</p>
<p>Jabiru:J200 itulah salah satu produksi pesawat terbang bermesin tunggal yang dirakit oleh para siswa SMKN 29 Jakarta secara berkelompok dan bekerjasama dengan SMK Penerbangan Kartika Aqsa Bhakti Semarang.</p>
<p>Menurut Kepala Sekolah SMKN 29 Jakarta, H. Wurdono mengatakan produksi pesawat Jabiru:J200 hanya pada panel horizontal, stabilizer dan engine cowling sedangkan untuk komponen lainnya d import dari luar negeri.</p>
<p>Tapi demikian untuk perakitannya dari tangan-tangan para siswa SMK tersebut yang membuat bangga dunia dirgantara di Indonesia.</p>
<p>Jabiru:J200 yang hanya berkapasitas dua tempat duduk ini pada PRJ lalu telah dipamerkan, kini disimpan pada lapangan Pondok Cabe, Tangerang Selatan.</p>
<p>Pesawat Jabiru:J200 hasil buatan para siswa SMKN Indonesia tersebut telah diuji  terbang oleh para instruktur para siswa dari FASI sampai ke Riau dan Kuala lumpur.(Nis)</p>
<p>Sumber: http://www.berita8.com/news.php?tgl=2009-07-25&amp;cat=7&amp;id=13462</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hbis.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hbis.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hbis.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hbis.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hbis.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hbis.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hbis.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hbis.wordpress.com/2980/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hbis.wordpress.com/2980/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hbis.wordpress.com/2980/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hbis.wordpress.com&blog=699588&post=2980&subd=hbis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hbis.wordpress.com/2009/12/06/smkn-29-jakarta-produksi-pesawat-jabiruj200/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4c17efad95300cdec6c05333e0e24319?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hbis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:t6aCknpLVU0bMM:http://cdn-www.airliners.net/aviation-photos/photos/6/8/7/1070786.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>