MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for the ‘Ilmu Jiwa Agama’ Category

Agama Dan Psikologi Transpersonal

Posted by Bustamam Ismail on January 13, 2010

I. Pendahuluan

Indonesia penuh dengan kepercayaan akan paranormal yaitu tokoh-tokoh yang dipercayai memiliki kemampuan luar biasa seperti mengetahui masa depan (prakognisi), membaca pikiran orang lain (telepati) dan menggerakkan benda-benda di luar tubuhnya melalui pikiran (telekinesis) bahkan berkomunikasi dengan makhluk-makhluk gaib berupa roh orang mati atau jin. Semua pengalaman ini bagi tradisi mistisisme justru dianggap sebagai pengalaman sampingan dalam perjalanan untuk mencapai pangalaman mistik sejati yang disebut dengan nama unio mystica di kalangan mistisisme kristen, makrifat dikalangan sufisme agama Islam, moksha di kalangan Yogi agama Hindu, sunyata di kalangan Bodhisatwa agama Budha.

Tentu saja semua kepercayaan itu dianggap tahayul non-ilmiah di kalangan ilmuwan modern. Namun, pada akhir abad keduapuluh muncul sebuah mazhab psikologi yang disebut psikologi transpersonal yang mencoba mengawinkan psikologi modern yang mempelajari orang-orang normal dengan psikologi tradisional yang juga mepelajari pengalaman paranormal orang-orang yang mencari kesatuan dengan Realitas yang Mutlak seperti para kabalis Yahudi, mistikus Kristen, sufi Islam dan yogi Hindu. Psikologi transpersonal ini muncul sebagai kelanjutan dari gerakan potensi manusia seutuhnya di tahun 70-an.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama | Tagged: , | 2 Comments »

Kecerdasan Spiritual

Posted by Bustamam Ismail on January 4, 2010

Kecerdasan emosional memang membuat orang lebih mudah mencapai sukses dalam hidup. Tapi untuk menemukan kebahagiaan dan makna dari kehidupan, diperlukan kecerdasan spiritual.

Menurut DR Jalaluddin Rakhmat MSc, itu bisa terjadi karena dia tidak bahagia. Kalau meminjam istilahnya Tony Buzan, pakar tentang otak manusia dari Amerika, kemampuan seseorang untuk berbahagia dalam segala situasi berhubungan dengan kecerdasan spiritualnya. Seseorang yang dikatakan taat beragama belum tentu cerdas secara spiritual. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan kecerdasan spiritual?

Sayangnya, masih menurut DR jalaluddin Rakhmat, di Indonesia kecerdasan spiritual lebih sering diartikan rajin salat, rajin beribadah, rajin ke masjid, pokoknya yang menyangkut agama. Jadi kecerdasan spiritual dipahami secara keliru. Padahal kecerdasan spiritual itu kemampuan orang untuk memberi makna dalam kehidupan. Ada juga orang yang mengartikan kecerdasan spiritual itu sebagai kemampuan untuk tetap bahagia dalam situasi apapun tanpa tergantung kepada situasinya.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama | Tagged: | 1 Comment »

Agama dan beberapa Kepribadian insani

Posted by Bustamam Ismail on December 31, 2009

Agama vs Kejujuran  Agama dan kejujuran dihubungkan melalui ajaran agama. Setiap agama  memiliki hukum- hukum tersendiri. Salah satunya adalah tidak boleh berbohong atau harus bersikap jujur. Dalam Alkitab yang merupakan kitab suci orang Kristen dan Katolik juga dengan tegas mengatakan bahwa jika ya, hendaklah kamu katakan :ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan:tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Ajaran untuk bersikap jujur bukan hanya diajarkan dalam ajaran kristen tapi juga di agama-agama lain. Dengan begitu, dengan jelas kita diajarkan untuk bertindak dengan jujur.

Agama vs Sopan-santun

agama secara umum juga mengajarkan kita untuk bisa menjadi berkat atau teladan bagi orang lain. Dengan tingkah laku kita yang sopan, tutur kata yang baik, tidak memaki orang dan segala tindakan kita yang baik orang disekitar kita akan diberkati oleh kita. Dalam 10 perintah Allah(Kristen dan Khatolik), pada hukum ke-lima juga dikatakan bahwa hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut usiamu. Kita bukan hanya harus menghormati kedua orang tua kita saja, tetapi pada semua orang yang ada disekitar kita.

Read the rest of this entry »

Posted in Adab/Akhlak, Ilmu Jiwa Agama | Tagged: | Leave a Comment »

Ibu Bentuk Kepribadian Anak.

Posted by Bustamam Ismail on December 30, 2009

Prof.DR.Zakiah Darajat, mengatakan bahwa seorang ibu sangat berperan dalam membentuk kepribadian anak-anak yang dilahirkannya, yang kemudian akan terus berkembang hingga mereka dewasa. “Tanpa bermaksud mengabaikan peran kaum bapak, tetapi harus diakui bahwa seorang ibu adalah sosok yang secara langsung membentuk kepribadian anak-anaknya,” katanya ketika berbicara pada dialog interaktif “Perempuan Dalam Pers dan Paradigma Perjuangan Perempuan di Masa Datang” yang digelar Padang Press Club (PPC) di Bukittinggi

Pengaruh Ibu dimulai dari Kandungan dan pengalaman hidup bersamanya,

Pada kegiatan yang dilangsungkan bersamaan dengan peluncuran buku “Roehana Koeddoes Perempuan Sumatera Barat” karangan Fitriyanti itu, ia menyebutkan bahwa kepribadian terbentuk melalui semua pengalaman hidup yang diperoleh anak sejak ia dilahirkan, bahkan sejak ibunya mengandung.
Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama | Tagged: , | Leave a Comment »

Konversi Agama ( Psikologi Agama).

Posted by Bustamam Ismail on December 12, 2009

I. Pengertian Konversi Agama

Dampak yang paling menonjol dari modernitas adalah keterasingan (alienasi) yang dialami oleh manusia. Alienasi muncul dari cara pandang dualisme, yaitu: jiwa-badan, makhluk-Tuhan, aku-yang lain, kapitalis-proletar, dll. Akhirnya terjadilah gejala reifikasi atau pembedaan antar sisi dari dualitas tersebut. Ini disebut pula objektivikasi, yaitu manusia memandang dirinya sebagai objek, seperti layaknya sebuah benda.

Dalam filsafat kita mengenalnya dengan aliran materialisme. Semakin kuat pengaruh materialisme, semakin kuat pula gejala alienasi (keterasingan) diderita umat manusia. Anda pasti tidak menghendaki filosofi akan berdampak sedemikian menyedihkan. Dan masyarakat dunia Barat adalah yang paling menderita karena materialisme memang berkembang biak sangat subur di sana.

Jika Anda membayangkan bahwa Anda terasing dengan orang-orang di sekitar Anda, mungkin Anda bisa mengalihkannya dengan sibuk dengan diri sendiri. Tetapi, bagaimana jika Anda terasing dengan diri Anda sendiri? Degradasi moral sering terjadi karena manusia tidak mampu mengatasi penyakit jiwa manusia modern ini. Narkotika, seks bebas, bahkan bunuh diri sering menjadi pelarian. Hidup tampaknya menjadi tidak berarti lagi. Mereka yang tertolong atau segera menemukan pencerahan dari kekelaman jiwa ini akan bangkit dan memeluk suatu keyakinan yang baru. Suatu keyakinan yang akan membuat hidupnya terasa lebih berarti, hidup yang bertujuan, yaitu kembali kepada Tuhannya. Terjadilah pembalikan arah, atau konversi. Dalam bahasa agama disebut pertobatan (taubat, metanoia).

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama | Tagged: | 10 Comments »

Pengaruh agama bagi Orang Dewasa!!!

Posted by Bustamam Ismail on December 4, 2009

A. Latar Belakang
Dengan melihat pengertian psikologi dan agama serta objek yang dikaji, dapatlah diambil pengertian bahwa psikologi agama adalah cabang dari psikologi yang meneliti dan menelaah kehidupan beragama pada seseorang dan mempelajari seberapa besar pengaruh keyakinan agama itu dalam sikap dan tingkah laku sehari-hari serta keadaan hidup pada umumnya.
Dengan ungkapan lain, psikologi agama adalah ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap sikap dan tingkah laku seseorang atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang yang menyangkut tata cara berpikir, bersikap, berkreasi dan bertingkah laku yang tidak dapat dipisahkan dari keyakinannya, karena keyakinan itu masuk dalam konstruksi kepribadiannya.
Maka dalam kesempatan ini kami melihat fenomena dan sekaligus mengkaji serta memaksimalkan untuk memamparkan apa yang dialami oleh orang dewasa yang semakin merugikan diri sendiri dan ada juga yang beruntung. Karena pengalaman sejarah menunjukkan bahwa akibat dari memisahkan antara psikologi dan agama, telah terjadi kerugian yang tak dapat ditutup. Agama tanpa psikologi berakhir dengan kemandekan dan prasangka buta, dan tak dapat mencapai tujuan. Kalau tak ada psikologi, agama menjadi alat bagi orang-orang pandai yang munafik. Kasus kaum Khawarij pada zamah awal Islam dapat kita lihat sebagai salah satu contoh kemungkinan ini.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama, Pendidikan | Tagged: , | 3 Comments »

Perkembangan Filsafat dan Agama Bangsa Yunani

Posted by Bustamam Ismail on November 11, 2009

PitagorasKebudayaan Yunani purba berkembang pesat sebelum kontak dengan kebudayaan asing yang berasal dari Mesir, India dan lain-lainnya. Pada suatu titik masa, hal ini telah memicu perkembangan filsafat dan agama.

Artikel ini membahas perkembangan awal dari konsep keagamaan yang berkaitan dengan Tuhan, jiwa, akhlak dan masyarakat di Yunani purba serta peranan Socrates dan rekan-rekan kontemporernya.

Budaya bangsa Yunani merupakan salah satu dari kebudayaan awal yang berjalan bersamaan dengan kebudayaan bangsa Mesir, Persia dan India, dimana manusia sudah mulai berfikir tentang kehidupan, perilaku, keyakinan, kehidupan setelah kematian dan tentang alam semesta dimana mereka eksis bersama dengan para pengisi alam lainnya.

Dalam periode beberapa abad sebelum Nabi Isa.a.s. bangsa Yunani sudah mencapai kemajuan luar biasa di bidang matematika, filsafat, kesenian, astronomi, kedokteran, musik dan politik. Hasil kinerja mereka diakui sampai sekarang ini, hanya saja semuanya kemungkinan telah sirna dari muka bumi jika tidak karena pertolongan budaya Islamiah yang telah memelihara dan menterjemahkan hasil karya mereka dan membawanya ke ufuk cakrawala baru.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama, Perintis dunia | Tagged: , , , | 1 Comment »

Perkembangan Jiwa Beragama Pada Remaja

Posted by Bustamam Ismail on November 3, 2009

remajaSebelum membicarakan agama pada remaja, kiranya lebih baik kita mengetahui apa yang dimaksud dengan remaja, umur berapakah seseorang itu dipandang sebagai remaja?, apakah ciri-ciri dari seorang remaja?, bagaimana jiwa mereka? apakah problema-problema pokok yang sedang meliputi kehidupan seorang remaja?, setelah itu barulah kita meninjau, bagaimana agama seorang remaja, apa pengaruh keyakinan agama terhadap remaja.
Tanpa kita mengetahui masalah tersebut kitakita akan sukar memahami sikap dan tingkah laku remaja. Berapa banyaknya orang tua yang mengeluh, bahkan bersusah hati, karena anak-anaknya yang telah menjadi remaja itu kini menjadi keras kepala, sukar diatur, mudah tersinggung, sering melawan dan sebagainya. Bahkan ada orang tua yang benar-benar panic memikirkan kelakuan anak-anaknyayang telah remaja, seperti sering bertengkar, membuat kelakuan-kelakuan yang melanggar aturanatau nilai-nilai moral dan norma-norma agama. Sehingga timbul anak-anak yang oleh masyarakat dikatakan nakal. “cross boy” atau “cross girl”. Disamping itu tidak sedikit pula jumlahnya remaja-remaja yang merasa tidak mendapat tempat dalam masyarakat dewasa, bahkan diantara mereka ada yang merasa sedih dan penuh penderitaan dalam hidupnya, mereka merasa tidak dihargai, merasa tidak disayangi oleh orang tuanya, bahkan merasa dibenci dan dihina. Sehingga mereka mecoba mencari jalan sendiri untuk membela dan mempertahankanharaga dirinya, maka di tentangnya segala nilaiyang dijunjung tinggi oleh masyarakat, mereka ingin hidup lepas, bebas dari segala ikatan, maka timbulah golongan-golongan remaja seperti hippies dan sebagainya.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama, Pendidikan | Tagged: | Leave a Comment »

PERKEMBANGAN ASPEK FISIK, MOTORIK, KOGNITIF, BAHASA, MORAL, SOSIAL, EMOSI DAN AGAMA DARI BAYI HINGGA KANAK-KANAK

Posted by Bustamam Ismail on October 24, 2009

A. Perkembangan Aspek Fisik

jiwa anakDaur Pertumbuhan Fisik

Petumbuhan fisik tidak dapat dikatakan mengikuti pola ketetapan yang tertentu. Pertumbuha tesebut terjadi secara bertahap atau dengan kata lain seperti naik turunnya gelombang adakalanya cepat adakalanya lambat.

Daur Pertumbuha Utama

Studi tentang pertumbuhan fisik telah menunjukkan bahwa pertumbuha aak dapat di bagi menjadi 4 periode utama, dua periode ditandai dengan pertumbuhan yang cepat da dua periode lainnya dicirikan oleh pertumbuhan yang lambat. Selama periode pralahir dan 6 bulan setelah lahir, pertumbuhan tubuhnya sagat cepat. Pada akhir tahu pertama kehidupan pascalahirnya, pertumbuhan memperlihatkan tempo yang sedikit lambat dan kemudian menjadi stabil sampai si anak memasuki tahap remaja, atau tahap kemataga kehidupa seksualnya.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama | Tagged: | 5 Comments »

PSIKOLOGI AGAMA SEBAGAI DISIPLIN ILMU

Posted by Bustamam Ismail on October 10, 2009

DR Zakiah DrajatA. Pengertian Psikologi Agama
Dengan melihat pengertian psikologi dan agama serta objek yang dikaji, dapatlah diambil pengertian bahwa psikologi agama adalah cabang dari psikologi yang meneliti dan menelaah kehidupan beragama pada seseorang dan mempelajari seberapa besar pengaruh keyakinan agama itu dalam sikap dan tingkah laku serta keadaan hidup pada umumnya. Dengan ungkapan lain, psikologi agama adalah ilmu yang meneliti pengaruh agama terhadap sikap dan tingkah laku seseorang atau mekanisme yang bekerja dalam diri seseorang yang menyangkut tata cara berpikir, bersikap, berkreasi dan bertingkah laku yang tidak dapat dipisahkan dari keyakinannya, karena keyakinan itu masuk dalam konstruksi kepribadiannya.

Read the rest of this entry »

Posted in Ilmu Jiwa Agama | Tagged: , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 69 other followers