MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for the ‘Aqidah’ Category

Hanya Satu Jalan Menuju Allah ‘Azza wa Jalla Oleh Syaikh Abdul Malik bin Ahmad Ramdhani

Posted by Bustamam Ismail on March 7, 2011

Ketahuilah –semoga Allah merahmatimu- bahwa jalan yang menjamin nikmat Islam bagimu hanya satu, tidak bercabang. Allah telah menetapkan keberuntungan hanya untuk satu golongan saja. Allah berfirman.

أُوْلاَئِكَ حِزْبُ اللهِ أَلآَإِنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung. [Al Mujadalah:22].

Dan Dia (Allah) menetapkan kemenangan hanya untuk mereka pula. Allah berfirman.

وَمَن يَتَوَلَّ اللهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللهِ هُمُ الْغَالِبُونَ

Dan barangsiapa mengambil Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang. [Al Maidah:56].

Bagaimanapun, jika anda mencari dalam kitab Allah dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka anda tidak akan menemukan di dalamnya (dalil, Red.) pengkotak-kotakan umat kepada jama’ah-jama’ah, partai-partai atau golongan-golongan, kecuali perbuatan itu dicela dan tercela. Allah berfirman.

Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah | 2 Comments »

TANDA-TANDA MENJELANG HARI KIAMAT

Posted by Bustamam Ismail on May 29, 2010

Rasulullah S.A.W. “Sesungguhnyakiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda :

Dajjal maksudnya ialah bahayabesar yang tidak ada bahaya sepertinya sejak Nabi Adam A.S sampai harikiamat. Dajjal boleh membuat apa sahaja perkara-perkara yang luar biasa.Dia akan mendakwa dirinya Tuhan, sebelah matanya buta dan di antara keduamatanya tertulis perkataan ‘Ini adalah orang kafir’. Read the rest of this entry »

Posted in Aqidah | Tagged: , | 5 Comments »

Berlebih-lebihan terhadap kuburan orang-orang sholeh menjadi sebab dijadikannya sesembahan selain Alloh

Posted by Bustamam Ismail on March 6, 2010

Imam Malik meriwayatkan dalam kitabnya Al Muwatto’, bahwa  Rasululloh ShallAllohu’alaihi wasallam bersabda :

“اللهم لا تجعل قبري وثنا يعبد، اشتد غضب الله على قوم اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد”

“Ya Alloh, janganlah Engkau jadikan kuburanku sebagai berhala yang disembah. Alloh sangat murka kepada orang-orang yang telah menjadikan kuburan para Nabi mereka sebagai tempat ibadah”.

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, dengan sanadnya dari sufyan dari Mansur dari Mujahid, berkaitan dengan ayat : [أفرأيتم اللات والعزى] “Jelaskan kepadaku (wahai kaum musyrikin)  tentang (berhala yang kamu anggap sebagai anak perempuan Alloh) Al lata dan Al Uzza” (QS. An Najm, 19)

Ia  (Mujahid) berkata : “Al latta adalah orang yang dahulunya tukang mengaduk tepung (dengan air atau minyak) untuk dihidangkan kepada jamaah haji. setelah meninggal, merekapun senantiasa mendatangi kuburannya.”

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | 1 Comment »

Upaya Rasululloh dalam menjaga Tauhid dan menutup setiap jalan yang menuju kepada syirik

Posted by Bustamam Ismail on March 6, 2010

Firman Alloh Subhanahu wa Subhanahu wa Ta’ala :

]لقد جاءكم رسول من أنفسكم عزيز عليه ما عنتم حريص عليكم بالمؤمنين رؤوف رحيم[

“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sediri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) untukmu, amat belas kasihan lagi penyayang kepada orang-orang mu’min.” (QS. At Taubah, 128).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RadhiAllohu’anhu  bahwa Rasululloh ShallAllohu’alaihi wa Sallam bersabda :

“لا تجعلوا بيوتكم قبورا، ولا تجعلوا قبري عيدا، وصلوا علي فإن صلاتكم تبلغني حيث كنتم” رواه أبو داود بإسناد حسن ورواته ثقات.

“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, dan janganlah kalian jadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, ucapkanlah sholawat untukku, karena sesungguhnya ucapan sholawat kalian akan sampai kepadaku dimana saja kalian berada” (HR. Abu Daud dengan sanad yang baik, dan para perowinya tsiqoh).

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Leave a Comment »

TUJUAN POKOK AKIDAH ISLAM

Posted by Bustamam Ismail on January 2, 2010

Akidah Islam mempunyai banyak tujuan yang baik yang harus dipegang teguh, yaitu :

1. Untuk mengikhlaskan niat dan ibadah kepada Allah  semata. Karena Dia adalah pencipta yang tidak ada sekutu bagi-Nya, maka tujuan dari ibadah haruslah diperuntukkan hanya kepada-Nya.

2. Membebaskan akal dan pikiran dari kekeliruan yang timbul karena jiwa yang kosong dari akidah. Dan orang yang jiwanya kosong dari akidah, terkadang ia menyembah (menjadi budak) materi yang nyata saja, dan adakalanya terjatuh pada berbagai kesesatan akidah dan khurafat.

3. Ketenangan jiwa dan pikiran, terhindar dari kecemasan dalam jiwa dan kegoncangan pikiran. Karena akidah akan menghubungkan orang mukmin dengan Penciptanya, lalu meridhai Dia sebagai Tuhan yang mengatur, Hakim yang membuat syari`at. Oleh karena itu jiwanya menerima takdir, dadanya lapang, menyerah lalu tidak mencari Tuhan pengganti.

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Tagged: | 2 Comments »

PRINSIP IMAN KEPADA TAKDIR

Posted by Bustamam Ismail on January 2, 2010

Al qadar adalah takdir Allah  untuk seluruh makhluk yang ada sesuai dengan ilmu dan hikmah-Nya. Iman kepada takdir mencakup empat hal:

1. Mengimani bahwa Allah mengetahui segala sesuatu secara global maupun terperinci, azali dan abadi, baik yang berkaitan dengan perbuatan-Nya maupun perbuatan para hamba-Nya.

2. Mengimani bahwa Allah telah menulis hal itu di “Lauh Mahfudz”.

Tentang kedua hal tersebut Allah berfirman:

“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfudzh)? Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.” (QS. Al Hajj: 70).

Abdullah bin Umar Berkata, “Aku pernah mendengar Rasululah bersabda:

“Allah telah menulis (menentukan) takdir seluruh makhluk lima puluh ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.” (HR. Muslim).

3. Mengimani bahwa seluruh yang terjadi, tidak akan terjadi kecuali dengan kehendak Allah  Baik yang berkaitan dengan perbuatan Allah sendiri maupun yang berkaitan dengan perbuatan makhlukmakhlukNya.

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Tagged: | Leave a Comment »

PRINSIP IMAN KEPADA HARI AKHIR

Posted by Bustamam Ismail on January 2, 2010

Hari Akhir adalah hari kiamat, dimana seluruh manusia dibangkitkan pada hari itu untuk dihisab

dan dibalas. Hari itu disebut hari akhir, karena tidak ada hari lagi setelahnya. Pada hari itu penghuni surga dan penghuni neraka masing-masing menetap di tempatnya. Iman kepada hari Akhir mencakup tiga hal:

1. Beriman kepada ba’ts (kebangkitan), yaitu menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati ketika tiupan sangkakala yang kedua kali. Di saat itu semua manusia bangkit untuk menghadap Rabb alam semesta dengan tidak beralas kaki, bertelanjang, dan tidak disunat.

Allah berfirman:

Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.” (QS. Al Anbiya’: 104).

Kebangkitan adalah kebenaran yang pasti ada, bukti keberadaannya diperkuat oleh Al Kitab, sunnah dan ijma’ umat Islam.

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Tagged: , | Leave a Comment »

PRINSIP IMAN KEPADA PARA RASUL

Posted by Bustamam Ismail on January 2, 2010

Rasul” berarti orang yang diutus untuk menyampaikan sesuatu. Namun yang dimaksud “Rasul” disini adalah orang yang diberi wahyu syara’ untuk disampaikan kepada umatnya. Rasul yang pertama adalah Nabi Nuh , dan yang terakhir adalah Nabiyullah Muhammad .

Allah berfirman:“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan Nabi-nabi yang berikutnya…”(QS. An Nisa’: 163).

Diriwayatkan dari Anas bin Malik dalam hadits tentang syafaat, bahwa Nabi bersabda,

nanti orang-orang akan datang kepada Nabi Adam untuk meminta syafaat, tetapi Nabi Adam meminta maaf kepada mereka seraya berkata , “Datangilah Nuh, Rasul pertama yang diutus Allah..(HR. Bukhari ).

Allah berfirman tentang Nabi Muhammad :

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup Nabi-nabi dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Ahzab: 40).

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Tagged: , | Leave a Comment »

PRINSIP IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH

Posted by Bustamam Ismail on January 2, 2010

“Kitab” berarti, “sesuatu yang ditulis”. Namun yang dimaksud disini adalah kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para Rasul-Nya sebagai rahmat dan hidayah bagi seluruh manusia agar mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.  Iman kepada kitab mencakup empat hal:

1. Mengimani bahwa kitab-kitab tersebut benarbenar diturunkan oleh Allah.

2. Mengimani kitab-kitab yang sudah kita kenali namanya seperti Al Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad , Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa , Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa, dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud. Adapun kitab-kitab yang tidak kita ketahui namaya, kita mengimaninya secara global.

3. Membenarkan hal-hal yang diberitakan oleh kitab-kitab tersebut, seperti berita-berita yang ada di dalam Al Qur’an, dan berita kitab-kitab terdahulu yang belum diganti atau belum diselewengkan.

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Tagged: | Leave a Comment »

KAJIAN IMAN KEPADA PARA MALAIKAT

Posted by Bustamam Ismail on January 2, 2010

Malaikat adalah makhluk ghaib yang selalu beribadah kepada Allah . Malaikat sama sekali tidak

memiliki keistimewaan rububiyah dan uluhiyah. Allah menciptakannya dari cahaya, lalu memberikan kekuatan yang sempurna kepada mereka untuk tunduk dan selalu melaksanakan ketaatan kepada- Nya.

Allah berfirman:“… dan Malaikat yang ada di sisi-Nya, mereka tidak angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula)merasa letih, mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (QS. Al Anbiya’: 19-20).

Jumlah Malaikat sangat banyak, tidak ada yang dapat menghitungnya, kecuali Allah. Dalam hadits Bukhari dan Muslim diriwayatkan dari Anas  tentang kisah isra-mi’raj bahwa Allah telah

memperlihatkan Al-Baitul Ma’mur yang ada di langit kepada Nabi . Di dalamnya selalu ada 70.000 Malaikat yang setiap hari melakukan shalat. Siapa yang keluar dari tempat itu, tidak kembali lagi.

Iman kepada Malaikat mencakup empat hal:

  1. Mengimani wujud (keberadaan) mereka.
  2. Mengimani mereka yang kita kenali namanamanya, seperti Jibril, dan juga mengimani secara global Malaikat yang tidak kita kenal nama-namanya.
  3. Mengimani sifat-sifat mereka yang kita kenali, seperti sifat bentuk Jibril, sebagaimana yang pernah dilihat Nabi , ia memiliki 600 sayap yang menutupi ufuk.

Read the rest of this entry »

Posted in Prinsip Keimanan | Tagged: | Comments Off

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 71 other followers