Muammar Gaddafi, seorang mantan pemimpin Libya yang menurut pemberitaan di media massa beberapa hari ini, telah tewas dibunuh oleh rakyatnya sendiri. Seorang kolonel yang lahir di Kota Surte pada tanggal 7 Juni 1942 ini, harus mati menggenaskan di tanah kelahirannya itu. Ia digorong, dianiaya dan ditembaki oleh para pemberontak Libya yang menginginkan runtuhnya rezim Gaddafi yang sudah berlangsung sejak 1 September 1969 yang lalu, sebuah rezim yang sangat panjang masa kekuasaannya.
Akan tetapi, ada sesuatu yang mengganjal dari peristiwa kematian Muammar Gadaffi ini menurut an. Meskipun mengikuti perkembangan berita mengenai kisruhnya situasi politik dan keamanan di negara tersebut secara detail, akan tetapi setelah anda mendengar pemberitaan akan kematian yang dialaminya 20 Oktober lalu itu, sungguh diluar batas kewajaran. Dalam peristiwa pembunuhan itu, ada beberapa fakta yang seharusnya membuat rakyat Libya dan umat muslim menyesali perbuatan itu. Read the rest of this entry »











