Membangun Khazanah Ilmu dan Pendidikan

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for August, 2011

Arkeolog Arab Temukan Peradaban Kuno 9.000 Tahun yang Lalu

Posted by Bustamam Ismail on August 31, 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH–Penemuan arkeologis terbaru di Dubai kemungkinan bakal merubah sejarah. Arkeolog Arab mengatakan, mereka menemukan situs baru di mana ada indikasi domestikasi hewan sekitar 9.000 tahun yang lalu.

Situs yang disebut Al Maqar itu, bila terbukti memiliki data domestikasi hewan kuda sembilan milenium itu akan mengubah sejarah dunia. Karena sebelumnya diketahui domestikasi hewat tertua ada di Turki atau Asia Tengah, 5.500 tahun yang lalu.

“Temuan ini akan menantang temuan situs tertua sebelumnya,” kata Ali Al Ghabban, wakil presiden Museum dan Purbakala dari Komisi Wisata dan Purbakala Arab Saudi.

Ia lanjutkan, “Penemuan ini akan mengubah pengetahuan manusia soal hubungannya dengan hewan. Karena di situs ini terbukti manusia sudah memelihara hewan di era Neolitik muda,” kata dia saat jumpa pers.

Ia tegaskan, selain kuda, ditemukan juga rangka manusia yang sudah termumifikasi, mata panah, serpih, alu, alat menjahit dan lain sebagainya. “Ini menunjukkan manusia 9.000 tahun lalu sudah mahir membuat kerajinan tangan,” katanya.

Posted in berita | Leave a Comment »

Tipps menghindari pembiusan dan Hipnotis…..

Posted by Bustamam Ismail on August 19, 2011

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bagi anda yang akan pulang kampung saat lebaran harap berhati-hati dan harus pintar-pintar menjaga diri dari pelaku-pelaku kejahatan dengan jalan pembiusan.

Seketika anda akan tidak sadar dan saat tersadar harta anda bisa raib dibawa kabur penjahat.

Berikut tips Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar supaya anda tidak menjadi korban pembiusan dan hipnotis baik saat mudik atau pun balik.

Pertama, pemudik sebaiknya jangan lekas percaya kepada orang yang sama sekali yang belum anda kenal.

Kedua, selama perjalanan pulang ke kampung halaman, pemudik harus banyak dzikir, jangan jalan sendirian, dan saling mengingatkan satu dengan yang lain.

Ketiga, jangan mudah menerima makanan atau minuman kaleng, sebab bisa saja makanan dan minuman itu sudah diracun.

Keempat, kenali modus-modus pelaku pembiusan. Pelaku biasanya beraksi di tempat yang ramai pemudik. Modus operandinya berpura-pura mengajak bicara. Setelah merasa akrab, pelaku biasanya menawarkan minuman kaleng atau makanan yang sudah diberi obat tidur. Setelah anda meminumnya, anda akan tidak sadarkan diri, lalu harta anda akan dibawa lari pelaku.

Kelima, bila ada masyarakat yang mengetahui korban pembiusan, segeralah laporkan ke kantor polisi atau ke posko keamanan terdekat.

Menurut, Baharudin pelaku pembiusan dan hipnotis merupakan pemain lama yang biasa beraksi. Jadi modusnya sebenarnya sudah bisa diketahu.

“Tapi tidak tertutup kemungkinan pula, wajah-wajah pelaku baru bermunculan. Untuk bisa mengetahuinya, tentu para pelaku pembiusan harus ditangkap lebih dulu,” jelas Baharudin.

Berdasarkan data yang dihimpun, kasus kejahatan denga cara membius korbanya terakhir kali terjadi di Tanjungpriok. Dua orang kuli yang hendak mudik ke Indramayu tak sadarkan diri setelah meminum kopi yang dicampur obat tidur sama pelakunya.

Posted in berita | Leave a Comment »

Bulan Madu berakhir di mulut ikan hiu…..

Posted by Bustamam Ismail on August 19, 2011

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Baru sebulan menyandang status sebagai istri, Gemma Redmond harus menjanda. Suaminya, Ian Redmond, tewas diserang ikan hiu di sebuah resort di Seychelles, tempat mereka berbulan madu.

Kini, guru sekolah dasar berusia 27 tahun ini masih terpukul. Ian dan Gemma berpacaran selama sembilan tahun sebelum akhirnya memutuskan menikah bulan ini.

“Saya sangat mencintainya dan dia adalah seorang suami yang sangat khusus, seorang putra yang bijaksana, dan seorang saudara setia. Dia bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan impiannya membentuk kehidupan rumah tangga yang indah,” katanya.

Serangan hiu datang saat pasangan ini pada minggu kedua bulan madu mereka di Pulau Praslin memutuskan menikmati keindahan pantai Anse Lazio berdua. Suaminya berenang di pantai, dan Gemma sibuk merekamnya dengan kamera video. Perairan itu relatif dangkal, dan hanya 20 meter dari pantai. Ia baru saja duduk untuk berjemur ketika mendengar teriakan minta tolong suaminya.

Dalam waktu singkat ia telah kehilangan lengan dan menderita luka-luka mengerikan pada kaki kirinya, serta bekas gigitan pada tubuh dan pinggulnya.

Wisatawan lainnya berusaha keras untuk menyelamatkannya saat ia berbaring dalam kondisi mengalami perdarahan hebat. Namun nyawanya tak tertolong.

Untuk berita terbaru, ikuti Yahoo! Indonesia di Twitter dan

Posted in berita | Leave a Comment »

Nazaruddin Ditangkap di Bandara Bandara Cartagena

Posted by Bustamam Ismail on August 10, 2011

Setelah melalui tiga bulan incvestigasi Interpol dan Badan Investigas Kolombia (DIJIN)  berhasil menangkap Muhamad Nazaruddin, buronan yang paling dicari oleh Pemerintah Indonesia.

Muhamad Nazaruddin, mantan anggota DPR yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pembangunan wisma Atlet SEA Games, Jakabaring, ditangkap kelpolisian Kolombia di Bandara Internasional Rafael Nunez, di kota Cartagena.

Seperti dikutip lamaan www.policia.gov.co, mantan bendahara umum Partai Demokrat ini, ditangkap ketika mencoba untuk naik pesawat menuju Bogota dari Bandara Internasional Cartagena, Kolombia. Kepada polisi Nazaruddin mengaku akan menonton pertandingan sepakbola FIFA U-20. Menurut kepolisian Kolombia, Nazaruddin memasuki negara itu menggunakan pesawat sewaan dari Washinton, DC, Amerika Serikat. Polisi segera mencocokkan identitas Nazarudin lewat sidik jari dan foto, buronan Intepol.

Setelah memastikan yang bersangkutan adalah adalah buronan yang paling dicari di Indonesia, pihak kepolisian Kolombia kini menunggu tim dari Jakarta untuk proses ekstradisi. (ARI)

Liputan6.com, Bogota, DC:

Posted in berita | Leave a Comment »

Auto Biografi Ismael Hasan SH( Orang Tua PanutanKu) bagian 2

Posted by Bustamam Ismail on August 6, 2011

2. Jaman Jepang

Tatkala Jepang masuk Bukittinggi, Maret 1942, perang terjadi, Belanda dalam sekejap mata bertekuk lutut, suasana tidak menentu, saya pulang kampong sebentar kembali ke sawah, ronda malam saya ikuti sebagaimana layaknya di kampung. Karena tak tahan lama-lama di kampong, saya pinjam sepeda Kakak sepupu dan terus mendayung lebih kurang 130 km menuju Bukittinggi, singgah di Lubuk Sikaping, dua hari satu malam perjalanan.  Kembali aku mencari orang tua angkatku HMS Soelaiman yang langsung menerimaku tinggal dan bekerja  kembali di Percetakan dan Toko Bukunya, alangkah baikbudinya. Disela-sela pekerjaan, saya ikuti berbagai macam pendidikan, mulai dari sekolah di kelas, sampai baris berbaris”bogodan” namanya, dan sekolah bahasa Jepang.

Selama pendudukan Jepang saya melaksanakan tugas Kepala Wek Belakang Pasar, dimana kota Bukittinggi dikala itu dibagi pada 5 Wek, Yaitu Jl. Komidi, Belakang Pasar, Pasar Bawah, Jirek dan Atas ngarai. Kepala Wek sesungguhnya adalah orang tua angkat saya HMS Soelaiman – Orang terhormat di Bukittinggi. Read the rest of this entry »

Posted in Ismael Hassan | Leave a Comment »

Auto Biografi Ismael Hasan SH( Orang Tua PanutanKu) bagian 1

Posted by Bustamam Ismail on August 5, 2011

  1. DARI KAKI GUNUNG KELABU

Rumah amat sederhana di pinggir sawah dekat Bukit Tak Jadi tak jauh dari Kaki Gunung Kelabu Kanagarian Simpang Tonang dengan  Raja dubalangnya, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman sumatera Barat lebih kurang 130 km di utara kota Bukittinggi disitu orang tua saya Hasan Pinto Kari bin H. Moh. Nur dan Ibu saya Siti Fatimah bt Tuangku Mudo mengasuh kami 12 bersaudara, 3 orang meninggal diwaktu usia balita dan saya adalah anak yang ke 11 dari keluarga besar ini,  Lahir 20 Juni 1926. Hidup Paspasan dengan orang tua sebagai guru mengaji sekaligus tukang kayu . Setiap kali rumah baru yang akan dibangun ( di kampong membangun rumah dengan cara gotong royong), saya didukung di punggung sampai di tempat kerja. Dan dalam usia lebih kurang 10 tahun, beliau pergi meninggalkanku, meninggalkan kami semua sekeluarga. Bahkan saya  sendiri tak sempat menyaksikan kepergiannya karena saya sedang mengikuti Kakak kandung saya Sjihabuddin Hassan guru ngaji di Sigalangan Padang Sidempuan. Setiap ingat air mata saya menetes tanpa saya sadari dan saya berucap” kita semua milik Allah dan satu waktu kita semua akan kembali kepada Nya” Read the rest of this entry »

Posted in Ismael Hassan | Leave a Comment »