Membangun Khazanah Ilmu dan Pendidikan

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for April, 2011

Ibarat sebatang “Pensil”

Posted by Bustamam Ismail on April 19, 2011

Dikisahkan bahwa pada awal pembuatan sebuah pensil, Si Pensil telah menerima pesan dari Sang Pembuatnya. Pesannya sebagai berikut: “Ada lima hal yang harus engkau ketahui sebelum Aku mengirimkanmu untuk berkarya. Ingatlah kelima hal itu, maka Engkau akan menjadi pinsil yang terbaik”

Apa kelima hal itu?.

Pertama: Bahwa Engkau akan mampu membuat karya-karya besar hanya bila Engkau membiarkan diri mu berada di tangan seseorang “Besar” yang memegang-mu;

Kedua:     Bahwa dari waktu ke waktu, Engkau akan mengalami pengalaman yang menyakitkan yang akan mempertajam diri mu,… dan, pengalaman itu adalah tuntutan mutlak untuk menjadi pensil yang terbaik;

Ketiga:   Bahwa Engkau memiliki kemampuan untuk memperbaiki kesalahan apapun yang pernah Engkau lakukan;

Keempat:  Bahwa bagian terpenting dari diri-mu adalah sesuatu yang ada pada bagian terdalam pada dirimu;

Kelima:  Bahwa apapun kondisinya, Engkau harus terus menulis. Engkau harus tetap meninggalkan jejak dan tanda yang jelas, sekalipun dalam kondisi yang sangat sulit.

Read the rest of this entry »

Posted in mutiara akhlak | 1 Comment »

PENDELEGASIAN TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB KEPALA SEKOLAH oleh A. Fatah Munzali

Posted by Bustamam Ismail on April 16, 2011

Berdasarkan tugas dan fungsi Kepala sekolah, bahwa seseorang yang menjadi kepala sekolah akan mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab yang berat dan cukup banyak. Oleh kerena itu agar semua tugas dan tanggung jawab yang dijalankan dapat terlaksana, maka pendelegasaian tugas dan wewenang tertentu perlu dilakukan

A. PENGERTIAN PENDELEGASIAN

1.1.    Pendelegasian dapat diartikan :
Kegiatan seseorang untuk menugaskan stafnya/bawahannya untuk melaksanakan bagian dari tugas manajer yang bersangkutan dan pada waktu bersamaan memberikan kekuasaan kepada staf/bawahan tersebut, sehingga bawahan itu dapat melaksanakan tugas-tugas itu sebaik baiknya serta dapat mempertanggung jawabkan hal-hal yang didelegasikan kepadanya, ( Manulang,1988)
Pendelegasian merupakan proses penugasan, wewenang dan tanggung jawab kepada bawahan. ( Sujak, 1990)

Dari pengertian diatas dapat kita simpulkan bahwa tugas dan wewenang bisa didelegasikan. Pertanyaan yang timbul adalah apakah tanggung jawab bisa didelegasikan. Pertanyaan ini kalau direnungkan bahwa wewenang pimpinan tingkat atas/kepala sekolah dapat meletakkan tanggung jawab kepada manajer lini (wakil, kaprog, guru pembina dan/atau staf lainnya) untuk mencapai tujuan tertentu, hanya barangkali dianalisis, pimpinan tingkat atas/kepala sekolah tetap bertanggung jawab atas hasil yang menyeluruh. Jadi untuk mengatakan bahwa tanggung jawab tidak dapat didelegasikan, barang kali perlu dievaluasi kembali,
Delegasai wewenang adalah proses yang paling fundamental dalam organisasi, sebab pimpinan tak kan sanggup melakukan segala sesuatu dan membuat setiap keputusan. Jadi pimpinan/kepala sekolah harus memberikan kepada orang lain wewenang membuat keputusan dan melaksanakan beberapa fungsi. Pimpinan/kepala sekolah yang enggan mendelegasikan tugas dan wewenang acapkali disebabkan oleh dirinya sendiri yang kurang percaya terhadap orang lain. Read the rest of this entry »

Posted in Manaj. Pendidikan | 3 Comments »

Briptu Norman Kamaru yang mengdongkrak citra Polisi.

Posted by Bustamam Ismail on April 14, 2011

Anda mungkin sudah begitu mengenal video seorang polisi diatas yang sedang menyanyikan lipsing lagu ’Chaiyya, Chaiyya’ yang dinyanyikan Shahrukh Khan di film Dil Se tahun 1998. Video tersebut diambil saat polisi tersebut sedang bertugas jaga di posnya.

Banyak pro-kontra terhadap peristiwa ini. Atasan dari Briptu Noorman (nama penyanyi lipsing tersebut) sedang berencana memberikan sanksi akibat perilakunya tersebut. Menurut saya hal ini terlalu berlebihan, memang melanggar kode etik dan disiplin Polri karena bersikap ‘lalai’ saat sedang bertugas. Namun, hal tersebut masih manusiawi dan tidak substansial. Teguran mungkin sudah cukup untuk mengatasinya.

Adapun masyarakat yang telah menyaksikan video tersebut malah banyak yang menyukainya. Kesan polisi yang seenaknya, angker dan sebagainya serasa hilang dalam video ini. Nah, sepertinya akan bertambah lagi Artis Dadakan setelah sebelumnya diawali dengan fenomena Keong Racun Sinta-Jojo, lalu beberapa bulan kemarin Indonesia sempat dihebohkan dengan kehadiran Udin. Apakah kali ini Briptu Noorman bakalan menjadi artis dadakan juga? Kita lihat saja nanti.

Yang jelas, videonya cukup menghibur kok.

Posted in berita | Leave a Comment »