Membangun Khazanah Ilmu dan Pendidikan

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for November, 2010

Pembebasan Kota Mekkah Bagian Pertama

Posted by Bustamam Ismail on November 23, 2010

A.Romawi Gembira Khalid bin Walid menarik mundur Pasukannya.

DI BAWAH pimpinan Khalid  bin’l-Walid  pasukan  Muslimin  kini kembali  pulang  setelah  terjadi  peristiwa Mu’ta itu. Mereka kembali  tidak  membawa   kemenangan,   juga   tidak   membawa kekalahan. Mereka kembali pulang dengan senang hati.

Penarikan  mundur ini setelah – Zaid b. Haritha, Ja’far b. Abi Talib dan Abdullah b. Rawaha tewas – telah meninggalkan  kesan yang  berlain-lainan  sekali  pada  pihak  Rumawi,  pada pihak Muslimin yang tinggal di Medinah dan  pada  pihak  Quraisy  di Mekah.  Rumawi  merasa  gembira sekali dengan penarikan mundur pasukan Muslimin itu. Mereka  sudah  merasa  bersyukur,  sebab pertempuran   itu  tidak  sampai  berlangsung  lama,  meskipun tentara Rumawi terdiri dari seratus ribu menurut satu  sumber, atau  dua  ratus ribu menurut sumber yang lain, – sementara pasukan Muslimin terdiri dari  tiga  ribu  orang.

Ketangkasan Khalid bin’l-Walid  dalam  bertahan  mati-matian  dengan  kekuatannya dalam  mengadakan  serangan, sehingga ia menghabiskan Sembilan pedang  yang  patah  di  tangannya  ketika  bertempur  setelah tewasnya   tiga   sahabatnya   itu,   atau  disebabkan   oleh kecerdikannya dalam mengatur dan membagi-bagi pasukannya  pada hari  kedua  dan  yang  telah menimbulkan hiruk-pikuk sehingga pihak Rumawi mengira bahwa bala bantuan telah didatangkan dari Medinah namun   kabilah-kabilah  Arab  yang  tinggal  di perbatasan dengan Syam sangat kagum  sekali  melihat  tindakan Muslimin ketika itu.

B. Farwa b. ‘Amr al-Judhami, seorang komandan pasukan Rumawi masuk Islam

Karena peristiwa itu pula salah seorang pemimpin mereka (Farwa b. ‘Amr al-Judhami, seorang komandan pasukan Rumawi)  langsung menyatakan  diri  masuk  Islam.  Akan  tetapi,  atas  perintah Heraklius dia kemudian ditangkap  dengan  tuduhan  berkhianat.

Read the rest of this entry »

Posted in Fathu Makkah | Leave a Comment »

Pesona Warna Kawah Kelimutu

Posted by Bustamam Ismail on November 21, 2010

Inilah sebuah gunung yang menyimpan misteri sekaligus pesonanya. Gunung Kelimutu terletak di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan puncak berketinggian 1.690 m dari atas permukaan laut, gunung itu memiliki keunikan karena ada tiga buah danau kawah berbeda warna.

Photo credits – Arif Fadillah

Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring perjalanan waktu. Tak kurang sudah 12 kali perubahan warna terjadi dalam waktu 25 tahun terakhir ini. Danau pertama dan kedua letaknya sangat berdekatan, sedangkan danau ketiga terletak menyendiri sekitar 1,5 km di bagian Barat. Perubahan warna ini diduga akibat adanya pembiasan cahaya matahari, adanya mikro biota air, terjadinya zat kimiawi terlarut, dan akibat pantulan warna dinding dan dasar danau.

Read the rest of this entry »

Posted in Keluarga | Leave a Comment »

A. Ekspedisi Mu’ta awal Pembuka Risalah menuju Seluruh Penjuru Dunia.

Posted by Bustamam Ismail on November 16, 2010

A.Ekspedisi ke  Syam untuk membuka dakwah bagian Utara

MUHAMMAD belum merasa perlu: tergesa-gesa  membebaskan  Mekah. Dia mengetahui sekali, bahwa soalnya hanya tinggal soal waktu saja. Perjanjian Hudaibiya baru setahun berjalan.  Juga  bukan maksudnya  akan  mengadakan  pelanggaran.  Muhammad orang yang sangat setia tiada sebuah  kata  yang  pernah  diucapkan  atau perjanjian  yang pernah dibuat, akan dilanggarnya. Oleh karena itu tatkala ia kembali ke Medinah selama beberapa bulan  tidak terjadi   bentrokkan-bentrokan,  kecuali  kecil-kecilan  saja, seperti pengiriman 50 orang kepada Banu  Sulaim  dengan  tugas dakwah  mengajak  mereka menganut Islam, yang kemudian dibunuh oleh Banu Sulaim secara gelap dan  dengan  tidak  semena-mena, sehingga   pemimpinnya   yang   berhasil  lolos  hanya  karena kebetulan saja. Begitu juga Banu Laith dan  Zafar  yang  telah menyerang  dan  merampas  mereka itu.

Sama pula dengan hukuman yang telah dijatuhkan kepada Banu Murra  karena  pengkhianatan mereka  itu tadinya. Demikian juga adanya limabelas orang yang telah dikirim ke Dhat’t-Talh di perbatasan Syam  dengan  tugas dakwah   mengajak   mereka   mengikut  Islam,  dibalas  dengan pembunuhan  juga,  sehingga  tak  ada  yang  selamat   kecuali pemimpinnya. Read the rest of this entry »

Posted in Sirah Muhammad | Leave a Comment »

Melaksanakan Umrah Qadho

Posted by Bustamam Ismail on November 15, 2010

SETELAH  berjalan  setahun  sejak  berlakunya  isi  perjanjian Hudaibiya Muhammad  dan  sahabat-sahabatnya sudah bebas dapat melaksanakan isi perjanjian  dengan  pihak  Quraisy  itu  guna memasuki  Mekah  dan  berziarah  ke  Ka’bah.  Atas  dasar  itu Muhammad  lalu  memanggil  orang   agar   bersiap-siap   untuk berangkat  melakukan  ‘umrat’l-qadha,  (umrah  pengganti) yang sebelum itu telah teralang.

Dengan mudah  orang  sudah  dapat  memperkirakan  betapa  kaum Muslimin  menyambut  panggilan  itu.  Ada diantara mereka kaum Muhajirin yang sudah  tujuh  tahun  meninggalkan  Mekah,  kaum Anshar  yang  sudah  memang punya hubungan dagang dengan Mekah dan sudah  rindu  sekali  hendak  berziarah  ke  Ka’bah.  Oleh karenanya anggota rombongan itu telah bertambah sampai duaribu orang dari 1400 orang pada tahun yang lalu. Sesuai dengan  isi perjanjian  Hudaibiya tidak seorang pun dari mereka dibolehkan membawa senjata selain pedang tersarung. Tetapi Muhammad masih selalu kuatir akan adanya pengkhianatan. Seratus orang pasukan berkuda  di  bawah  komando  Muhammad  bin  Maslama  disiapkan berangkat  lebih dulu dengan ketentuan jangan melampaui Mekah, dan bila sampai di Marr’z-Zahran  supaya  mereka  menyusur  ke sebuah wadi tidak jauh dari sana.

Read the rest of this entry »

Posted in Surat Ke Raja-Raja & Khaibar | Leave a Comment »

Memberi Makna Kunjungan Obama

Posted by Bustamam Ismail on November 11, 2010

DATANG di tengah suasana duka Indonesia yang sedang dilanda bencana, Presiden Amerika Serikat Barack Husein Obama mengalihkan sejenak perhatian publik di Tanah Air. Berita mengenai kehadirannya, terhidang silih berganti dengan bencana Merapi.

Pada hari yang sama, Presiden Austria Heinz Fischer juga berkunjung ke Jakarta, beritanya tenggelam seperti kabar mengenai penanganan korban bencana tsunami di Mentawai, Sumatera Barat, dan korban banjir bandang di Wasior, Papua.

Media cetak mengulas berita dan mengantarkan opini publik mengenai Obama. Nyaris tiap menit televisi menyiarkan apa pun yang terkait dengan gerak-gerik tokoh itu dalam kunjungannya ke Jakarta. Termasuk keberhasilannya ‘mengundang’ Megawati duduk satu meja saat santap malam dengan Yudhoyono.

Read the rest of this entry »

Posted in Kejadian aneh | 1 Comment »

Utusan kepada Raja-Raja dan Khaibar bagian IV.

Posted by Bustamam Ismail on November 8, 2010

A. Surat Rasul untuk Raja Persia

Ada pun Kisra Maharaja  Persia,  begitu  surat  Muhammad  yang mengajaknya menganut Islam itu dibacakan, baginda murka sekali dan surat itu  disobeknya.

Sepucuk  surat  segera  dikirimnya kepada  Bazan,  penguasanya  di  Yaman  dengan perintah supaya kepala itu laki-laki yang di Hijaz  segera  dibawa  kepadanya. Barangkali  menurut perkiraannya ini akan meringankan pengaruh kekalahannya berhadapan dengan Heraklius.

Setelah kata-kata Kisra serta perbuatannya merobek-robek surat itu disampaikan kepada Nabi, ia berkata: “Allah telah merobek-robek kerajaannya.” Ternyata  Bazan  ini  telah  pula  mengirimkan  utusan  dengan sepucuk surat kepada Muhammad dan dalam  pada  itu  Kisra  pun telah  pula  digantikan  oleh  puteranya  Syiruya (Kavadh II).

Peristiwa ini telah diketahui oleh Nabi sehingga sekaligus  ia dapat  memberitahukan  kejadian ini kepada utusan-utusan Bazan itu. Kepada mereka dimintanya pula supaya mereka  ini  menjadi utusan-utusannya  kepada  Bazan  dengan  mengajaknya  menganut Islam. Sebenarnya penduduk Yaman sudah mengetahui bencana yang telah  menimpa Persia itu dan sudah merasa pula akan hancurnya kerajaan itu.  Juga  berita-berita  kemenangan  Muhammad  atas Quraisy  dan  hancurnya  kekuasaan  Yahudi  sudah  pula sampai kepada mereka.

Read the rest of this entry »

Posted in Surat Ke Raja-Raja & Khaibar | Leave a Comment »

Sejarah Eropsi Merapi Yogyakarta

Posted by Bustamam Ismail on November 4, 2010

Berdasarkan sejarah, Gunung Merapi mulai tampil sebagai gunung api sejak tahun 1006, ketika itu tercatat sebagai letusannya yang pertama (Data Dasar Guungapi Indonesia, 1979). Sampai Letusan Februari 2001, sudah tercatat meletus sebanyak 82 kejadian. Secara rata-rata Merapi meletus dalam siklus pendek yang terjadi setiap antara 2 – 5 tahun, sedangkan siklus menengah setiap 5 – 7 tahun. Siklus terpanjang pernah tercatat setelah mengalami istirahat selama >30 tahun, terutama pada masa awal keberadaannya sebagai gunungapi. Memasuki abad 16 catatan kegiatan Merapi mulai kontinyu dan terlihat bahwa, siklus terpanjang pernah dicapai selama 71 tahun ketika jeda antara tahun 1587 dan kegiatan 1658.

Eropsi Gunung Merapi selalu dilalui dengan proses yang panjang yang dimulai dengan pembentukan kubah, guguran lava pijar, awanpanas yang secara definisi sesungguhnya awal dari erupsi tipe efusif. Di bawah ini ditampilkan tabel yang memuat waktu letusan dan lamanya letusan tersebut yang dihitung sejak masa awal proses erupsi hingga letusan puncak secara menyeluruh Read the rest of this entry »

Posted in Kejadian aneh | Leave a Comment »

Utusan kepada Raja-Raja dan Khaibar bagian III.

Posted by Bustamam Ismail on November 2, 2010

A. Pengepungan Benteng Khaibar

Sekarang  pihak Muslimin mengepung benteng Zubair. Pengepungan ini tampaknya cukup  lama  disertai  dengan  pertempuran  yang sengit  pula.  Sungguh  pun  begitu mereka tidak juga berhasil menaklukkannya. Baru setelah akhirnya saluran air  ke  benteng itu  diputuskan,  pihak  Yahudi  terpaksa  keluar  dan  dengan mati-matian mereka memerangi kaum  Muslimin  sekalipun  mereka itu  akhirnya  lari  juga. Dengan demikian benteng-benteng itu satu demi satu jatuh ke tangan  Muslimin  yang  berakhir  pada benteng  Watih dan Sulalim dalam kelompok perbentengan Katiba, dua buah benteng terakhir yang kukuh dan kuat.

Sejak itulah perasaan putus-asa mulai merayap  ke  dalam  hati mereka.  Kini  mereka  minta  damai.  Semua harta-benda mereka didalam  benteng-  benteng   asy-Syiqq,   Natat   dan   Katiba diserahkan   kepada  Nabi  untuk  disita,  asal  nyawa  mereka diselamatkan.   Permohonan   ini   oleh   Muhammad   diterima. Dibiarkannya  mereka  itu  tinggal  di kampung halaman mereka, yang  menurut  hukum  penaklukan   sudah   berada   di   bawah kekuasaannya.  Mereka  akan mendapat separoh hasil buah-buahan daerah itu sebagai imbalan atas tenaga kerja mereka.

Muhammad  memperlakukan  Yahudi  Khaibar  tidak  sama  seperti terhadap  Yahudi  Banu  Qainuqa dan Banu Nadzir tatkala mereka dikosongkan dari kampung halaman itu;  sebab  dengan  jatuhnya Khaibar ini ia sudah merasa terjamin dari adanya bahaya Yahudi dan yakin pula bahwa mereka samasekali tidak  akan  bisa  lagi mengadakan  perlawanan.  Di  sainping  itu di Khaibar terdapat pula beberapa perkebunan, ladang dan kebun-kebun kurma.  Semua ini  masih  memerlukan  tenaga-tenaga  ahli  yang cukup banyak untuk mengolahnya dan yang akan dapat pula mengurus pengolahan itu    dengan    cara    yang    sebaik-baiknya.    Kendatipun pengikut-pengikut Medinah terdiri dari penduduk yang  bercocok tanam,  tanah mereka pun sangat pula memerlukan tenaga mereka, namun mengingat, bahwa Nabi  juga  sangat  memerlukan  tentara untuk angkatan perangnya, maka ia tidak suka membiarkan mereka semua itu dalam bercocok tanam.  Dalam  pada  itu  orang-orang Yahudi Khaibar tetap bekerja meskipun kekuasaan politik mereka sudah runtuh demikian rupa  yang  juga  mempengaruhi  kegiatan mereka,  sehingga dari segi pertanian dan perkebunan pun cepat sekali Khaibar mengalami kemunduran  dan  kehancuran;  padahal sudah  begitu  baik Nabi memperlakukan penduduk daerah itu, di samping Abdullah b. Rawaha  utusan  Nabi  kepada  mereka  yang cukup  adil,  setiap  tahun  mengadakan pembagian hasil dengan mereka. Read the rest of this entry »

Posted in Surat Ke Raja-Raja & Khaibar | Leave a Comment »

Tsunami Mentawai, Dunia berduka!!!

Posted by Bustamam Ismail on November 1, 2010

Dunia berduka kembali setelah terjadinya goncangan tsunami yang terjadi di Mentawai, tsunami yang berkekuatan lebih dari 7 skala richter. Korban akibat tsunami tersebut ternyata bukan hanya warga di sekitar tempat tersebut melainkan banyak warga asing juga, dan kabarnya ada sekitar sembilan orang peselancar yang ikut menjadi korban tsunami tersebut.

Mereka dinyatakan hilang setelah kapal yang ditumpanginya itu diterjang gelombang pasang tsunami, saat kejadian tersebut para peselancar tersebut sedang berada di Mentawai untuk berselancar. Menurut kabar yang didapat dari korban yang selamat, dua kapal yang ditumpangi warga Australia birtu berbenturan setelah diterjang gelombang tsunami sampai, sampai kedua kapal tersebut terbakar sampai penumpangnya hilang, dan sampai sejauh ini belum ada kabar tentang korban tersebut.

Dan sejauh ini korban diperkirakan sudah mencapai puluhan orang dan masih banyak ratusan orang yang belum ditemukan, akibat bencana tsunami tersebut. Label: Bencana

Posted in Kejadian aneh | Leave a Comment »

Keanehan di Letusan Merapi, Apakah ini peringatan untuk supaya mawas diri dan bertobat???

Posted by Bustamam Ismail on November 1, 2010

Letusan Gunung Merapi tahun ini sangat berbeda dengan letusan yang terjadi pada 2006, 2001, dan 1997. Ada yang tidak biasa pada letusan kali ini. “Memang, Merapi tahun ini aneh,” Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Kementerian ESDM, Surono, kepada VIVAnews.com, Senin 1 November 2010.

Keanehan itu terlihat pada saat letusan besar kedua yang terjadi pada Sabtu dini hari 30 Oktober 2010. Merapi mengeluarkan suara. Suara dentuman yang keras yang membuat semua orang panik. Termasuk tentara, polisi, petugas evakuasi, apalagi pengungsi. Semua panik. “Dalam sejarahnya, Merapi memang tidak pernah mengeluarkan suara dentuman,” ujar Surono.

Apa penyebabnya? Menurut Surono, itu adalah proses eksplosif biasa. Dan suara keras itu diduga berasal dari kandungan gas yang terkandung dalam magma di perut Merapi. Surono mengakui, karakter Merapi itu bukan seperti gunung berapi lainnya yang mengeluarkan suara seperti petasan saat meletus.

Apakah ini karena energi yang sangat besar terkandung di dalam Merapi? “Saya sudah prediksi sejak awal, energi Merapi kali ini memang lebih besar dari 1997, 2001, dan 2006. Apakah ini salah satu bentuknya? Saya belum bisa pastikan,” Surono menjelaskan.

Bencana Merapi yang terjadi pada Selasa 26 Oktober 2010 petang, sekitar pukul 18.02 WIB, menewaskan 34 orang termasuk Redaktur Senior VIVAnews.com, Yuniawan Wahyu Nugroho. Saat ini, jumlah pengungsi letusan gunung Merapi sekitar 29 ribu orang yang terbagi di 28 titik tempat penampungan akhir (TPA).

Read the rest of this entry »

Posted in Kejadian aneh | Leave a Comment »