Membangun Khazanah Ilmu dan Pendidikan

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for August, 2009

Pantaskah Polisi Indonesia mencurigai Da’i sebagai Teroris, Penanganan teroris yg cendrong merugikan umat Islam ???

Posted by Bustamam Ismail on August 30, 2009

umtPerkembangan penyelesaian masalah terorisme di Indonesia, menuju arah yang sangat tidak kondusif bagi kaum Muslimin di negeri ini. Berbagai pernyataan dan statement yang dilontarkan oleh beberapa pihak, baik secara resmi atau selentingan, telah melahirkan dampak yang sangat serius bagi gerakan dakwah di negeri ini. Tentu saja perkembangan ini harus dikawal dalam koridor yang benar agar tak menimbulkan keresahan baru yang bernama kecurigaan komunal.

Bayangkan saja, jika seorang psikolog menyebutkan bahwa kegiatan-kegiatan rohis (Rohani Islam) yang ada di sekolah menengah umum adalah bahan baku dari tindak kekerasan. Ditambah lagi, dengan seorang yang mengaku pengamat, berkata dengan senyum di bibir bahwa pendanaan kegiatan terorisme juga berasal dari mobilisasi zakat, infak, dan sedekah. Semua ditayangkan di televisi dalam siaran  live yang tentu saja tanpa filter rasa keadilan bagi umat Islam.

Read the rest of this entry »

Posted in Adab/Akhlak | Leave a Comment »

Belajar dari Hikayat Kayu Ara dan Batu

Posted by Bustamam Ismail on August 27, 2009

Kayu AraAlkisah pada suatu saat di sebuah negeri di timur tengah sana. Seorang

saudagar yang sangat kaya raya tengah mengadakan perjalanan bersama

kafilahnya. Diantara debu dan bebatuan, derik kereta diselingi dengus kuda

terdengar bergantian. Sesekali terdengar lecutan cambuk sais di udara. Tepat

di tengah rombongan itu tampaklah pria berjanggut, berkain panjang dan

bersorban ditemani seorang anak usia belasan tahun. Kedua berpakaian indah

Read the rest of this entry »

Posted in Adab/Akhlak | Tagged: , | Leave a Comment »

Ormas Islam khawatir kebijakan polisi

Posted by Bustamam Ismail on August 26, 2009

didin sMEDAN – Beberapa Ormas Islam mengkhawatirkan kebijakan Polri mengawasi ceramah dan dakwah Islam merupakan konspirasi dengan musuh-musuh Islam yang sejak dini tidak menginginkan agama samawi (dari langit) tersebut tumbuh dan berkembang di Indonesia.

Pernyatan itu disampaikan ketua Ikadi (Ikatan Da’i Indonesia) Sumut, Sakira Zandi dan wakil ketua PC (Pimpinan Cabang) Muhammadiyah Medan, Rafdinal, kepada Waspada di Medan, tadi malam, menanggapi kebijakan Polri mengawasi ceramah dan dakwah Islam di Indonesia.

Sakira menegaskan, tindakan Polri keliru dan membahayakan terhadap keberadaan umat Islam di tanah air. Sebab, jika ingin memberantas pelaku tindak teroris bukan harus mengawasi ceramah Islam yang disampaikan para ustadz dan da’i, karena mereka adalah penyampai kebenaran bukan menyuruh orang berbuat mungkar.
Read the rest of this entry »

Posted in Adab/Akhlak | 1 Comment »

Pendapat Prof UIN Musdah Mulia Tentang Homosexual/lesbian Yang Kontroversional

Posted by Bustamam Ismail on August 19, 2009

musdahHarian The Jakarta Post, edisi Jumat (28/3/2008) pada halaman mukanya menerbitkan sebuah berita berjudul Islam ‘recognizes homosexuality’ (Islam mengakui homoseksualitas). Mengutip pendapat dari Prof. Dr. Siti Musdah Mulia , guru besar di UIN Jakarta, koran berbahasa Inggris itu menulis bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah alami dan diciptakan oleh Tuhan, karena itu dihalalkan dalam Islam. (Homosexuals and homosexuality are natural and created by God, thus permissible within Islam).

Menurut Musdah, para sarjana Muslim moderat berpendapat, bahwa tidak ada alasan untuk menolak homoseksual. Dan bahwasanya pengecaman terhadap homoseksual atau homoseksualitas oleh kalangan ulama arus utama dan kalangan Muslim lainnya hanyalah didasarkan pada penafsiran sempit terhadap ajaran Islam.

Read the rest of this entry »

Posted in Umum | Tagged: | 13 Comments »

Kegundahan Prabowo pada detik-detik peralihan kekuasan dari Pak Harto ke Pak Habibie.

Posted by Bustamam Ismail on August 18, 2009

prabw”Baca sajalah buku itu. Baca saja.” Sintong Panjaitan terus berkelit ketika dihujani pertanyaan mengenai peristiwa ”pertemuan panas” antara BJ Habibie dan Letjen Prabowo Subianto pada Jumat siang, 22 Mei 1998.
Telah lama, publik penasaran atas teka-teki isi pertemuan kedua tokoh itu. Para jurnalis yang hadir pada peluncuran buku Detik-Detik yang Menentukan karya BJ Habibie di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis malam (21/9), pun sibuk meminta keterangan Sintong perihal adanya pengepungan pasukan Kostrad di sekitar Istana Negara.
”Pak Sintong, apa benar waktu itu suasana tegang sekali?” tanya wartawan kepada Sintong. Tapi, Sesdalopbang pada masa peralihan dari Soeharto ke Habibie itu hanya menjawab dengan senyuman. ”Sudahlah, baca saja. Di situ jelas kan,” ujar Sintong seraya beranjak dari tempat duduknya, kendati berbagai pertanyaan terus menghujani.

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air | Tagged: | Leave a Comment »

Mengenal Habibie, Bacharuddin Jusuf (tokoh kita).

Posted by Bustamam Ismail on August 18, 2009

habibie

Mantan Presiden RI Ketiga, Si Jenius ilmuwan konstruksi pesawat terbang, ini selalu menjadi berita hangat . Pada masa emas kejayaan dengan segudang jabatan diemban, dialah manusia paling multidimensional di Indonesia. Ia manusia cerdas ajaib yang sempat menghadirkan selaksa harapan kemajuan teknologi demi kejayaan negeri ini.

Agak aneh, memang, anak bangsa yang satu ini. Dia hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.

Di Indonesia dia 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Presiden RI ke-2 Soeharto

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air | Tagged: | Leave a Comment »

Kajian Akhlaq

Posted by Bustamam Ismail on August 14, 2009

Pengertian Akhlak Ada   dua   pendekatan   untuk   mendefenisikan   akhlak,   yaitu   pendekatan linguistik (kebahasaan) dan pendekatan terminologi (peristilahan). Akhlak   berasal dari bahasa arab yakni  khuluqun    yang menurut loghat diartikan:   budi  pekerti, perangai,   tingkah   laku   atau   tabiat.   Kalimat   tersebut   mengandung   segi-segi persesuaian denga perkataan khalakun yang berarti kejadian, serta erat hubungan dengan khaliq yang berarti pencipta dan makhluk yang berarti diciptakan. Perumusan pengertian akhlak timbul sebagai media yang memungkinkan adanya hubungan baik antara khaliq dengan makhluk dan antara makhluk dengan makhluk.

1.2  Secara terminologi kata “budi pekerti” yang terdiri dari kata budi dan pekerti. Budi adalah yang ada pada manusia, yang berhubungan dengan kesadaran, yang didorong oleh pemikiran, rasio atau character. Pekerti adalah apa yang terlihat pada manusia karena didorong oleh hati, yang disebut behavior. Jadi budi pekerti adalah merupakan perpaduan dari hasil rasio dan rasa yang termanifestasikan pada karsa dan tingkah laku manusia.

Read the rest of this entry »

Posted in Adab/Akhlak | Tagged: | Leave a Comment »

Mengenal Adaik Rang Talu!!!

Posted by Bustamam Ismail on August 12, 2009

tl

Adat basandi syarak,
syarak basandi Kitabullah
syarak mangato, adat mamakai
camin nan indak kabua
palito nan indak padam

Adat bersendikan agama,
agama bersendikan Kitabullah,
agama mengatakan adat memakai,Ust H Bustamam
cermin yang tidak kabur,
pelita yang tidak padam

Gadang jaan malendo
panjang jaan malindih.

Besar jangan melanda
panjang jangan melindih

Barek samo dipikua
ringan samo dijinjiang
ka bukik samo mandakiHalal b  Halal IKT b wkl Bupati
ka lurah samo manurun
tatungkui samo makan tanah
tatilantang samo minum ambun
ka mudiak saantak galah
ka hilia sarangkuah dayuang
maelo karajo jo usao
mairik parang jo barani

Berat sama dipikul
ringan sama dijinjing
ke bukit sama mendaki
ke lurah sama menurun
tertelungkup sama makan tanah
tertelentang sama minum embun
ke mudik sehentak galah
ke hilir serangkuh dayung
menghela kerja dengan usaha
menghela perang dengan berani

Read the rest of this entry »

Posted in Adat Minang Kabau | Tagged: | 2 Comments »

Si Burung Merak Telah Terbang jauh!!!

Posted by Bustamam Ismail on August 8, 2009

Sang Penyair ( si burung Merak)

Sang Penyair ( si burung Merak)

Nama Pena: WS Rendra, Nama Lengkap: Willibrordus Surendra Broto Rendra Tgl  Lahir: Solo, 7 Nopember 1935 Agama: Islam Isteri: Ken Zuraida. Kabarnya, inisial W.S berubah menjadi Wahyu Sulaiman, setelah Rendra menjadi seorang muslim.

Rendra adalah anak dari pasangan R. Cyprianus Sugeng Brotoatmodjo dan Raden Ayu Catharina Ismadillah. Ayahnya adalah seorang guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa pada sekolah Katolik, Solo, di samping sebagai dramawan tradisional; sedangkan ibunya adalah penari serimpi di keraton Surakarta. Masa kecil hingga remaja Rendra dihabiskannya di kota kelahirannya itu

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air | Tagged: | Leave a Comment »

Mengenang Mbah Surip

Posted by Bustamam Ismail on August 4, 2009

mbah_suripMbah Surip

Urip Ariyanto
Laki-Laki
Mojokerto, 05 Mei 1949

Tanggal Meninggal:
04 Agustus 2009

Biografi :
Namanya menjadi populer berkat lagu Tak Gendong yang sering diputar di televisi. Penampilan Mbah Surip, demikian ia biasa dipanggil yang unik juga jadi salah satu ciri khasnya. Dengan rambut rasta ala penyanyi reggae dan tawanya yang lepas menjadi ciri dari Mbah Surip.

Dilahirkan di Mojokerto, 5 Mei 1949 dengan nama asli Urip Ariyanto adalah duda dengan empat orang anak sekaligus kakek dari empat cucu. Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian bahkan lelaki yang memiliki gelar Drs, Insinyur dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California.

Dalam perjalanan bermusiknya, ia telah mengeluarkan beberapa album yang dimulainya sejak 1997. Beberapa albumnya antara lain, IJO ROYO-ROYO (1997), INDONESIA I (1998), REFORMASI (1998), TAK GENDONG (2003) dan BARANG BARU (2004).

Tak Gendong sendiri ia ciptakan pada 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip lagu ini memiliki makna filosofi tersendiri, yakni belajar salah.

Pada hari Selasa, 4 Agustus 2009, Mbah Surip meninggal. Menurut kabar yang beredar, Mbah Surip yang kerap mengatakan ‘I Love You Full’ ini menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.30 wib, setelah sebelumnya sempat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur.

Posted in Umum | Tagged: | Leave a Comment »