MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Archive for August, 2008

Mengenal Syeh Muhammad Jambek…….

Posted by Bustamam Ismail on August 28, 2008

Ulama pelopor pembaruan Islam dari Sumatra Barat awal abad 20 ini dikenal juga sebagai ahli ilmu falak terkemuka. Nama Syekh Muhammad Jamil Jambek lebih dikenal dengan sebutan Syekh Muhammad Jambek, dilahirkan dari keluarga bangsawan. Dia juga merupakan keturunan penghulu. Ayahnya bernama Saleh Datuk Maleka, seorang kepala nagari Kurai, sedangkan ibunya berasal dari Sunda.

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air, ulama besar | Tagged: , , | Leave a Comment »

Renungan!!! anda siapa?, Mas berapa sisa umurmu?

Posted by Bustamam Ismail on August 28, 2008

Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn (mayoritas)
Pukul rata manusia meninggal ± 65 th, beruntung yg diberikan umur panjang dan dimanfaatkan sisa umurnya.? Baligh: Start untuk seseorang di perhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia?,Laki-laki Baligh ± 15 tahun, Wanita Baligh ± 12 tahun
Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus:


Read the rest of this entry »

Posted in Adab/Akhlak | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Mengenal Pahlawan Pangeran Diponegoro

Posted by Bustamam Ismail on August 26, 2008


Pangeran Diponegoro (lahir Yogyakarta, 11 November 1785Makassar, wafat 8 Januari 1855) adalah salah seorang pahlawan nasional Republik Indonesia. Makamnya berada di Makassar.

Asal-usul Diponegoro

Diponegoro adalah putra sulung Hamengkubuwana III, seorang raja Mataram di Yogyakarta. Lahir pada tanggal 11 November 1785 di Yogyakarta dari seorang garwa ampeyan (selir) bernama R.A. Mangkarawati, yaitu seorang garwa ampeyan (istri non permaisuri) yang berasal dari Pacitan. Pangeran Diponegoro bernama kecil Bendoro Raden Mas Ontowiryo.

Menyadari kedudukannya sebagai putra seorang selir, Diponegoro menolak keinginan ayahnya, Sultan Hamengkubuwana III untuk mengangkatnya menjadi raja. Beliau menolak mengingat ibunya bukanlah permaisuri. Mempunyai 3 orang istri, yaitu: Bendara Raden Ayu Antawirya, Raden Ayu Ratnaningsih, & Raden Ayu Ratnaningrum.

Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan merakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo tempat tinggal eyang buyut putrinya, permaisuri dari HB I Ratu Ageng Tegalrejo daripada di keraton. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan Hamengkubuwana V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi Hamengkubuwana V yang baru berusia 3 tahun, sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danurejo bersama Residen Belanda. Cara perwalian seperti itu tidak disetujui Diponegoro.

Riwayat Perjuangan

Perang Diponegoro berawal ketika pihak Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo. Saat itu, beliau memang sudah muak dengan kelakuan Belanda yang tidak menghargai adat istiadat setempat dan sangat mengeksploitasi rakyat dengan pembebanan pajak.

Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya, Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo, dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa perlawanannya adalah perang sabil, perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat “perang sabil” yang dikobarkan Diponegoro membawa pengaruh luas hingga ke wilayah Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja, ikut bergabung dengan pasukan Diponegoro di Goa Selarong.

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air, ulama besar | Tagged: , , , | 4 Comments »

Tuanku Imam Bonjol

Posted by Bustamam Ismail on August 26, 2008

Tuanku Imam Bonjol dilahirkan di Bonjol, Pasaman, Indonesia pada tahun 1772.Beliau kemudiannya meninggal dunia di Manado, Sulawesi pada 6 November 1864 dalam usia 92 tahun dan dimakamkan di Khusus Lotak, Minahasa.Tuanku Imam Bonjol bukanlah seorang Minahasa. Dia berasal dari Sumatera Barat.”Tuanku Imam Bonjol” adalah sebuah gelaran yang diberikan kepada guru-guru agama di Sumatra. Nama asli Imam Bonjol

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air, ulama besar | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

Zikir bersama Keluarga Besar Dikmenti DKI di SMKN 45.

Posted by Bustamam Ismail on August 23, 2008

Zikir bersama Kelaurga Besar Dinas Dikmenti DKI Jakarta di SMKN 45 Jalan KPBD Jakarta Barat.Acara mulai melantunkan ayat-ayat Al-Qur,an, Siraman Rohani Yang disampaikan Oleh Ustaz Saifulla :1)Siapa ya ng gembira dengan kedatang bulan Romadhon diharamkan jasadnya dari Api Neraka, 2)Bulan Rajab bulan Allah, Sya’ban bulan bulanku dan Romadhon bulan umatku.3)Bulan Romadhon bulan pendidikan. 4)Siapa yang mendirikan Romadhon dengan Iman dan keikhlasan diampuni dosa-dosanya yang lalu.

Read the rest of this entry »

Posted in berita, Pendidikan | Tagged: , | 2 Comments »

Mengenal KH Ahmad Dahlan Pembangun Muhammadiyah…

Posted by Bustamam Ismail on August 20, 2008

Kyai Haji Ahmad Dahlan (Yogyakarta, 1 Agustus 1868Yogyakarta, 23 Februari 1923) adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Beliau adalah putera keempat dari tujuh bersaudara dari keluarga K.H. Abu Bakar. KH Abu Bakar adalah seorang ulama dan khatib terkemuka di Masjid Besar Kasultanan Yogyakarta pada masa itu, dan ibu dari K.H. Ahmad Dahlan adalah puteri dari H. Ibrahim yang juga menjabat penghulu Kasultanan Yogyakarta pada masa itu.

Latar belakang keluarga dan pendidikan

Nama kecil K.H. Ahmad Dahlan adalah Muhammad Darwisy. Ia merupakan anak keempat dari tujuh orang bersaudara yang keseluruhanya saudaranya perempuan, kecuali adik bungsunya.

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air, ulama besar | Tagged: , , | 1 Comment »

Mengenal Abdul Harris Nasution( Jendral Besar).

Posted by Bustamam Ismail on August 20, 2008

Abdul Harris Nasution (Kotanopan, Sumatera Utara, 3 Desember 1918Jakarta, 6 September 2000) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia yang merupakan salah satu tokoh yang menjadi sasaran dalam peristiwa Gerakan 30 September, namun yang menjadi korban adalah putrinya Ade Irma Suryani Nasution

Karir Militer

Sebagai seorang tokoh militer, Nasution sangat dikenal sebagai ahli perang gerilya. Pak Nas demikian sebutannya dikenal juga sebagai penggagas dwifungsi ABRI. Orde Baru yang ikut didirikannya (walaupun ia hanya sesaat saja berperan di dalamnya) telah menafsirkan konsep dwifungsi itu ke dalam peran ganda militer yang sangat represif dan eksesif.

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air | Tagged: , , , | Leave a Comment »

Mengenal KH Agus Salim. Menteri Luar Negeri Pertama RI..

Posted by Bustamam Ismail on August 20, 2008

Haji Agus Salim (lahir dengan nama Mashudul Haq (yang bermakna “pembela kebenaran”); Koto Gadang, Bukittinggi, Minangkabau, 8 Oktober 1884Jakarta, 4 November 1954) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia.Agus Salim lahir dari pasangan Angku Sutan Mohammad Salim dan Siti Zainab. Ayahnya adalah seorang kepala jaksa di Pengadilan Tinggi Riau.Pendidikan dasar ditempuh di Europeesche Lagere School (ELS), sekolah khusus anak-anak Eropa,

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air | Tagged: , , , | 3 Comments »

Mengenang Proklamator RI yang sudah tiada….

Posted by Bustamam Ismail on August 20, 2008

Bangsa ini tidak bisa melupakan dua nama Soekarno dan Hatta. Tanpa mereka Indonesia barangkali akan sulit meraih Kemerdekaan. Mereka lahir dari keluarga mampu dan terdidik sehingga tidak heran mereka lahir menjadi seorang nasionalis yang berpengaruh. Kami akan mengajak Anda kembali ke kehidupan kedua tokoh ini beberapa tahun sebelum merdeka. Dimana mereka harus melewati masa – masa yang sulit ?

Read the rest of this entry »

Posted in Orang Besar Tnh Air, Pendidikan | Tagged: , , | Leave a Comment »

PENGIBAR SANG SAKA MERAH PUTIH PERTAMA TERANCAM GUSURAN….

Posted by Bustamam Ismail on August 20, 2008

Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini sudah mencapai 63 tahun, namun masih ada saja mantan pejuang yang tidak bisa mengecap kehidupan masa tua dengan tenang. Pengibar pertama sang saka Merah Putih Ilyas Karim, misalnya rumah sempitnya dipinggiran rel kereta api yang didirikan tahun 1985 lalu kini terancam digusur untuk dijadikan rumah susun.

Read the rest of this entry »

Posted in berita | Tagged: , , , | 4 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 44 other followers