MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan …….

Ayat Al-Qur’an pelembut hati yang keras( Kisah Umar r.a)

Posted by Bustamam Ismail on February 16, 2008

umar.jpgSeorang sahabat namanya hingga kini sangat membuat bangga kaum muslimin adalah Umar bin Khaththab r.a. Nama itu pulalah yang  menyebabkan adanya semangat keimanan yang tinggi, sehingga membuat gentar hati kaum kafirin selama seribu empat ratus yag lalu hingga kini. Pada hal mulanya sebelum ia sendiri masuk Islam, ia sering mengganggu dan memerangi orang-orang yang masuk Islam. Ia sering menentang Nabi saw, bahkan ia pernah hendak membunuhnya.

Pada suatu hari, orang-orag kafir sedang mengadakan musyawarah sesame mereka. Mereka memusyawarahkan apakah ada orang yang siap untuk membunuh Muhammad saw . Umar menyahut, “Saya yang akan membunhnya.” Orang-orang menanggapi, “Benar engkaulah yang dapat melakukannhya.” Umar langsung menghunus pedangnya dan meninggalkan tempatnya. Ia berjalan dengan pikiran untuk membunuh Rasulullah saw. Ditengah perjalanan, ia bertemu dengan salah seorang sahabat dari kabilah Zuhrah yang bernama Sa’ad bin Abi Waqas. Ia bertanya kepada Umar, “Hai Umar, engkau mau kemana?” Umar Menjawab “ Saya mau membunuh Muhammad saw,” Na’uzdubillah min zalik “Sa,ad menjawab. “ Jika demikian maka banu Hasyim, Banu Zuhrah dan Banu Abdi Manaf tidak akan tenang dengan tindakan kamu. Mereka akan menuntut balas dengan cara membunuhmu.”  Umar terkejut dan gelisah dengan ancaman itu. Kemudian ia berkata,” Wahai, jadi nampaknya engkau juga sudah tidak menganut agama nenek moyang lagi.” Kalau begitu, engkaulah yang akan aku bunuh terlebih dahulu.” Setelah mengucapkan kata-kata itu Umar menarik pedangnya dan Sa’ad r.a pun menyahut,” Ya, saya telah memeluk Islam.” Iapun langsung menghunus pedangnya.

Sebulum keduanya memainkan pedang masing-masing, Sa’ad .r.a sempat berkata,” Hai Umar,dengarkanlah terlebih dahulu khabar dari rumahmu, Saudara perempuanmu dan adik iparmu telah masuk Islam.” Mendengar berita ini, Umar r.a sangat marah dan langsung pergi menuju rumah saudara perempuannya.

Pada saat itu disana sedang ada sahabat Khabbab r.a . Dengan meutup pintu dan jendela, suami isteri sedang membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an. Umar r.a  berteriak minta dibukakan pintu. Mendengar suara Umar, Khabbab r.a langsung berlari untuk sembunyi. Ia segera meninggalkan lembaran-lembaran yang didalamnya tertulis ayat-ayat Al-Qur’an. Isterinya membukakan pintu rumah. Dengan tangan kosong Umar memukul kepala saudaranya sehingga kepala wanita itu mengeluarkan darah segar. Umar berkata,” Kamu telah berkhianat terhadap dirimu sendiri, Kamu telah mengikuti agama yang jelek itu.” Kemudian Umar memasuki rumah tersebut dan bertanya kepada saudara perempuannya,” Apa yang sedang kamu lakukan, suara siapakah yang terdengar tadi?” Saudara perempuannya menjawab, “ Kami sedang mengobrol biasa.” Umar berkata” Apakah kamu telah meninggalkan agama nenek moyangmu dan masuk agama yang baru?” Saudara iparnya menjawab, “ Bagaimana jika agama baru itu ternyata lebih baik?” Mendengar jawaban ini, Umar langsung menarik janggutnya dan mendorong hingga saudara iparnya terjatuh ditanah, Umar memukulinya sejadinya. Saudara perempuannya berusaha melerai tetapi justeru mendapatkan tanparan keras dari Umar di mukanya sehingga keluar darah segar dari bibirnya. Pada hal ia adalah saudara perempuan Umar sendiri.

Kemudian saudara perempuannya berkata,” hai Umar, Kami telah dipukuli hanya karena kami telah memeluk Islam. Memang benar bahwa kami telah memeluk Islam. Apa yang akan kamu lakukan terhadap kami, lakukanlah!. Setelah itu, pandanga Umar r.a tertuju kepada lembaran-lembaran ayat-ayat Al-Qur’an yang terletak begitu saja karena tertinggal. Umar yang pulanya sangat marah, sekarang sudah sedikit mereda dan ia merasa malu atas perbuatannya terhadap saudara perempuannya yang telah menyebabkan darah menetes di wajahnya.

Umar r.a berkata,” bagus,sekarang katakan, apakah ini?” Saudara perempuannya menjawab, “ Kamu tidak suci, Lembaran ini tidak boleh disentuh oleh tangan yang tidak suci.”  Untuk beberapa saat Umar belum siap untuk mandi dan berwudhu. Tetapi kemudian Umar bersedia untuk melakukannya.

Setelah mandi dan berwudhu, Umar mengambil lembaran-lembaran tersebut dan membacanya. Ternyata di dalamnya terdapat surat Thaaha, ia terus membacanya sampai ayat:

اننى انا الله لا اله الا انا فاعبدنى واقم الصلوة لذكرى (طه)

Artinya” Aku Allah. Tidak ada Tuhan melainkan Aku.Oleh karena itu sembahlah Aku, dan dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku

Setelah selesai membaca ayat-ayat tersebut, keadaan Umar r.a langsung berubah dan ia berkata,” Sekarang antarkan aku kepada Muhammad saw. “ Mendengar perkataan itu, Khabbab r.a langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan berkata,” Hai Umar,aku sampaikan kabar  gembira untukmu. Kemaren pada malam Jum’at aku mendengar  Rasulullah saw berdo’a, “ Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan Umar atau Abu Jahal, Siapa saja yang lebih engkau sukai di antara keduanya. Umar dipertemukan pada shubuh hari Jum’at

Islamnya Umar r.a merupakan pukulan berat bagi kaum kafir Quresy. Meskipun demikian kaum muslimin barulah merupakah jama’ah yang sangat sedikit jumlahnya dibandingkan  dengan kaum musyrkin di Makkah, apalagi bila dibandingkan dengan orang-orang kafir di seluruh Arab. Islamnya Umar r.a telah melahirkan semangat baru bagi kaum muslimin. Sedangkan kaum musyrikin semakin meningkatkan usaha mereka untuk menghentikannya. Berbagai  macam cara telah mereka tempuh. Tetapi pada akhirnya  kaum muslimin semakin bertambah keberaniannya sehingga mereka sudah berani shalat di Masjidil-Haram di Makkah.

Abdullah bin Mas’ud r.a  menceritakan bahwa masuk Islamnya Umar merupakan suatu kemenangan bagi kaum muslimin, hijrahnya Umar adalah suatu pertolongan bagi kaum muslimin dan  ke khalifahan Umar r.a  adalah suatu rahmat bagi kaum muslimin. (Asadul ghabah)

About these ads

9 Responses to “Ayat Al-Qur’an pelembut hati yang keras( Kisah Umar r.a)”

  1. trijokobs said

    Assalamu’alaikum.
    numpang menimba ilmunya pak..

    Wassalam.

  2. Man said

    kalifah yg sangat kuat,sangat keras .Sangat di takuti iblis.

  3. assalamualaikum . .
    saya shamsiah bte abul kadir.di sini saya ingin bertanyakan tentang ayat pelembut hati.bolehkah saudara/saudari emailkan saya ayat itu.

    sekian terima kasih. . .

  4. Untuk bak Shamsiah binti Abdul Kadir
    Ayat Al-Qur’an pelembut hati, semua ayat Al-Qur’an pelembeut hati penjelasannya lihat surat Az-Zumar ayat 23 yang artinya:”Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi lembut kulit (lidahnya) dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. “

  5. hadi said

    Ijin share/copy-paste ya utk kepentingan dakwah?
    Jazzakkallah khrn ktsrn,,, salam silaturahim dari Bandung “Heart of Islam” (insha-ALLAH). ^_^

  6. addra said

    Disini gak ada jemponya ya? padahal aku punya lho,,, 4 jempol… kurang satu yang mau jadi Fardhu… hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers

%d bloggers like this: